Pengertian Hotel

Posted on

Pengertian Hotel – Bagi pecinta pariwisata atau travel, hotel menempati urutan kedua setelah rumah mereka. Hotel sering dijadikan akomodasi alternatif bagi wisatawan atau pengunjung yang sedang berlibur atau berwisata ke suatu daerah.

Mendengar kata hotel kebanyakan orang akan membayangkan sebuah bangunan megah dan mewah dengan harga sewa kamar yang mahal. Padahal hotel memiliki kelas yang berbeda-beda, ada yang harganya 1 milyar semalam seperti Royal Penthouse Suite di Swiss, ada juga hotel yang harga kamarnya ramah di kantong.

Pengertian Hotel

Hotel adalah suatu bentuk bangunan, lambang, perusahaan atau badan usaha yang menyediakan jasa akomodasi, penyedia makanan dan minuman serta fasilitas pelayanan lainnya yang kesemuanya diperuntukkan bagi masyarakat umum, baik bagi yang ingin bermalam di hotel maupun bagi yang hanya ingin menggunakan fasilitas tertentu yang dimiliki hotel tersebut.

Hotel merupakan bangunan yang dimanfaatkan untuk melayani jasa penginapan dengan berbagai pilihan kamar kepada wisatawan. Hotel berasal dari kata Perancis kuno yaitu “hostel”, yang berarti tempat penampungan bagi para pendatang.

Hotel bukan hanya melayani jasa penginapan, namun juga dilengkapi dengan berbagai layanan seperti kolam renang, spa, gym, ruang pertemuan, dan restoran. Namun perlu Anda ketahui bahwa bangunan penginapan tidak bisa disebut hotel jika kondisi dan kriteria masih kurang sesuai dengan standar yang ditentukan.

Pengertian Hotel Menurut Para Ahli

Berikut adalah definisi hotel menurut beberapa para ahli:

1. Endar Sri

Menurut Endar Sri, yang dimaksud dengan hotel adalah bangunan yang dibangun dan dioperasikan untuk tujuan komersial serta memberikan akomodasi kepada masyarakat umum dengan rincian fasilitas seperti jasa penginapan, jasa penitipan barang, jasa catering, jasa furniture dan dekorasi, dan jasa mencuci pakaian.

2. Lawson

Menurut Lawson, hotel adalah properti yang dapat digunakan wisatawan untuk berbagai layanan, seperti layanan kamar, penyedia makanan dan minuman, serta layanan akomodasi lainnya, dengan ketentuan berupa reward atau pembayaran.

3. Richard Sihite

Hotel menurut Richard Sihite adalah suatu bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial yang tersedia bagi semua orang untuk menerima layanan dan akomodasi, serta makanan dan minuman.

4. Keputusan menteri Paspostel no Km 94/HK103/MPPT (1987)

Menurut Keputusan Menteri Paspostel, hotel adalah fasilitas akomodasi yang menggunakan sebagian atau seluruh bagiannya sebagai jasa akomodasi, penyedia jasa catering, serta berbagai jasa lain untuk masyarakat yang dikelola secara komersial (dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan).

5. Wikipedia

Menurut anonimous (dalam wikipedia), hotel berasal dari kata hostel (bahasa Prancis kuno) yang berarti tempat perlindungan sementara bagi pengunjung / pendatang. Biasanya gedung ini menyediakan pondokan dan fasilitas untuk penyediaan makanan dan minuman.

Baca juga: Memahami Arti Otonomi Daerah Sesuai Dasar Hukumnya

Sejarah Singkat Hotel

Menurut beberapa pendapat, hotel berasal dari kata hostel, yang merupakan kata kuno dalam kosakata bahasa Prancis. Kata tersebut berarti rumah atau bangunan yang menyediakan perumahan dan makanan untuk umum.

Selama Kekaisaran Romawi, istana dibangun di sepanjang jalan utama yang berjarak 4 km. Bahkan pada Abad Pertengahan, di Eropa, aturan diberlakukan untuk membangun akomodasi semalam di sepanjang jalan yang sering digunakan oleh orang-orang yang disebut sebagai penginapan samping.

Dalam perkembangan selanjutnya, muncul bangunan yang berfungsi sebagai tempat peristirahatan bagi orang percaya. Saat ini, pengunjung bebas untuk menginap dan mendapatkan fasilitas lainnya, hanya meminta sumbangan sukarela.

Seiring berjalannya waktu, hotel meninggalkan misi sosial mereka dan menjadi bisnis komersial. Setiap tamu yang datang harus membayar sejumlah uang untuk mendapatkan layanan dan fasilitas hotel.

Agar para tamu merasa nyaman dan betah berlama-lama di hotel, bangunan hotel juga didesain sesuai konsep tertentu dan kamar didesain sesuai konsep yang dipilih. Namun, sifat layanan yang ditawarkan oleh hotel tidak berubah secara signifikan.

Tahun 1793 menandai dimulainya perubahan konsep hotel menjadi lebih sempurna, yaitu pembangunan City Hotel di tempat yang sekarang disebut Kota New York. Hotel ini tidak hanya memperhitungkan lokasinya yang strategis, tetapi juga mengutamakan tempat istirahat yang sesuai.

The Tremont House di Boston adalah hotel modern pertama dan dibangun pada tahun 1829. Hotel ini memiliki 270 kamar yang terbagi menjadi tipe single dan double serta memiliki ruang pertemuan. Hotel ini juga merupakan hotel yang menerima karyawan berdasarkan pilihan.

Setelah mengenal fungsi, jenis, dan klasifikasi hotel, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengambil keputusan saat tidak perlu berada di dalam kota atau di luar negeri. Ketepatan dalam memilih hotel sangat penting karena mempengaruhi kenyamanan Anda saat berpergian.

Klasifikasi Hotel (Berdasarkan Bintang)

Tergantung pada kelasnya, hotel dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu hotel berbintang, hotel melati, wisma dan guest house. Perbedaan keempat kelas hotel tersebut terletak pada jumlah dan jenis kamar serta layanan yang ditawarkan.

Hotel berbintang sendiri terbagi dalam beberapa tingkatan yang ditandai dengan lambang bintang dari 1 sampai 5, sesuai dengan SK Dirjen Parpostel No. 22 / U / VI / 1978. Hotel-hotel dievaluasi oleh Direktur Jenderal Pariwisata setiap 3 tahun berdasarkan kriteria berikut.

1. Hotel Bintang 1

  • Jumlah minimal kamar standar adalah 15 dengan luas minimal 20 m2
  • Kamar mandi dalam.

2. Hotel Bintang 2

  • Jumlah minimal kamar standar adalah 20 dengan luas minimal 20 m2
  • Jumlah minimal suite adalah 1 dengan luas minimal 44 m2
  • Kamar mandi pribadi, TV, telepon, AC, penerangan, jendela, aula, fasilitas olahraga, dan bar.

3. Hotel Bintang 3

  • Jumlah kamar standar minimal 30 dengan luas minimal 24 m2
  • Jumlah minimal suite adalah 2 dengan luas minimal 48 m2
  • Kamar mandi dalam, toilet sendiri, TV, telepon, AC, penerangan, jendela, lobi, fasilitas olahraga dan rekreasi, bar, restoran, parkir valet.

4. Hotel Bintang 4

  • Jumlah minimal kamar standar adalah 50 dengan luas minimal 24 m2
  • Jumlah minimal suite adalah 3 dengan luas minimal 48 m2
  • Luas lobby minimal 100 m2
  • Kamar mandi dengan air panas / dingin, TV, telepon, AC, penerangan, jendela, fasilitas olah raga dan rekreasi, bar, restoran.

5. Hotel Bintang 5

  • Jumlah minimal kamar standar adalah 100 dengan luas minimal 26 m2
  • Jumlah minimal suite adalah 4 dengan luas minimal 52 m2
  • Tempat tidur dan furnitur berkualitas di dalam kamar
  • Kamar mandi dengan air panas / dingin, TV, telepon, AC, penerangan, jendela, lobi, fasilitas olah raga dan rekreasi, bar, restoran 24 jam dan layanan pengiriman makanan di dalam kamar, tempat parkir aman.

Baca juga: Terbaru Dan Lengkap! Pengertian Cerpen Berikut Kaidah Kebahasaannya

Karakteristik Hotel

Dari segi definisi, hotel adalah sejenis bisnis. Artinya para pelaku bisnis perhotelan memberikan pelayanan dengan tujuan memperoleh manfaat ekonomi. Namun, hotel berbeda dari unit bisnis lain dalam hal-hal berikut.

  • Pelanggan atau tamu diperlakukan sebagai raja dan mitra bisnis, karena keuntungan yang didapat tergantung pada jumlah pelanggan.
  • Hotel buka 24 jam penuh dalam sehari untuk tamu hotel atau masyarakat umum yang akan menggunakan fasilitas hotel.
  • Keberlangsungan bisnis hotel dipengaruhi oleh situasi ekonomi, politik, sosial, budaya dan keamanan hotel tempat beroperasi, atau di tingkat nasional dan global.
  • Hotel memproduksi dan memasarkan layanannya di tempat hotel berada.
  • Hotel adalah unit perusahaan yang padat modal dan padat karya, karena membutuhkan modal perusahaan yang besar dan banyak karyawan dalam manajemennya.

Fungsi Hotel

Dengan adanya perubahan gaya hidup, maka fungsi hotel pun berubah, tidak hanya sebagai tempat menginap tetapi juga sebagai tempat pertemuan, konvensi, resepsi pernikahan, seminar, pameran, bahkan pertunjukan.

Selain kegunaannya, fungsi hotel juga dapat dilihat dari sisi penerima manfaatnya yaitu pemilik, karyawan, tamu dan pemerintah sebagai berikut.

  • Bagi pemerintah, keberadaan hotel berperan penting dalam menarik tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan daerah. dan membantu mempromosikan objek wisata setempat.
  • Bagi para tamu, hotel bertindak sebagai akomodasi sementara yang dirancang untuk memberikan layanan yang nyaman, aman dan memuaskan.
  • Bagi karyawan, hotel adalah tempat mereka dapat mencari nafkah, mencari penghasilan, memenuhi kebutuhan hidup yang layak bagi diri sendiri dan keluarganya, serta tempat di mana mereka dapat meningkatkan keterampilan dan pengalamannya.
  • Bagi pemiliknya, hotel merupakan instrumen keuntungan finansial, serta untuk tabungan dan keamanan modal yang diinvestasikan dalam pembangunannya.

Baca juga: Apa Yang Dimaksud K3? Perusahaan Wajib Menerapkannya

Jenis-jenis Hotel

Jenis hotel dapat dibedakan menjadi empat. Berikut adalah jenis-jenis hotel:

1. City Hotel

Hotel di perkotaan, biasanya dikhususkan untuk orang yang ingin menginap sementara (untuk waktu yang singkat). City Hotel juga dikenal sebagai hotel transit karena biasanya dihuni oleh para pebisnis yang menggunakan fasilitas dan layanan bisnis yang ditawarkan oleh hotel tersebut.

2. Residential Hotel

Hotel ini terletak di daerah perkotaan yang penting, jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kota tetapi mudah diakses dari kantor. Hotel ini berada di daerah yang tenang terutama karena memang untuk orang yang ingin tinggal lama. Hotel ini otomatis dilengkapi dengan akomodasi yang lengkap untuk seluruh keluarga.

3. Resort Hotel

Hotel yang berlokasi di daerah pengunungan (mountain hotel) atau di tepi pantai (beach hotel), di tepi danau atau di tepi aliran sungai. Hotel yang satu ini diperuntukkan bagi keluarga yang ingin beristirahat saat berlibur atau untuk yang ingin bersantai.

4. Motel (Motor Hotel)

Hotel di pinggiran atau di sepanjang jalan raya yang menghubungkan satu kota ke kota lain, atau di tepi jalan raya dekat gerbang utama atau batas kota, hotel ini dirancang sebagai tempat peristirahatan sementara bagi mereka yang bepergian dengan kendaraan umum atau mobil sendiri. Oleh karena itu, hotel ini menawarkan layanan garasi untuk mobil.

Demikianlah artikel tentang Hotel ini semoga bisa memberi manfaat dan menambah wawasan bagi kalian, terimakasih.