Pengertian Motherboard

Posted on

Pengertian Motherboard – Perkembangan teknologi dan globalisasi yang ada saat ini, pasti tidak dapat lepas dari namanya laptop, komputer ataupun smartphone. Banyaknya komputer yang ada saat ini pun diprovokasi oleh permintaan pasar yang ada. Di samping itu, kualitas dan spesifikasi yang terdapat pada komputer juga mampu dipakai multifungsi.

Komputer sendiri sudah paling mudah didatangi dalam kehidupan sehari-hari. Namun meskipun anda sering menjumpainya di kehidupan sehari-hari, tetapi anda paham atau tidak faedah dari bagian-bagian komputer?

Salah satu unsur terpenting dari komputer merupakan hardware atau perangkat keras. Perangkat keras ini adalah bagian komputer yang dapat kamu lihat secara langsung. Hardware pada komputer juga terbagi atas sejumlah komponen penting. Akan tetapi komponen pada hardware yang sangat utama yaitu motherboard.

Jika anda anak IT pasti paham dong apa faedah motherboard dan bagian-bagiannya. Motherboard sendiri pertama kali diciptakan pada tahun 1977. Motherboard ini diciptakan oleh Apple. Namun jika kamu belum memahami apa faedah motherboard dan bagian-bagiannya, tak perlu khawatir. Karena RuangPengetahuan.Co.Id telah mencakup dari sekian banyak sumber mengenai faedah motherboard dan bagian-bagiannya.

Pengertian Motherboard

Papan induk (bahasa Inggris: Motherboard) merupakan papan sirkuit tempat sekian banyak komponen elektronik saling terhubung laksana pada PC atau Macintosh dan biasa disingkat dengan kata mobo.

Pengertian beda dari Motherboard atau dengan kata beda mainboard ialah papan utama berupa pcb yang mempunyai chip bios (program penggerak), jalur-jalur dan konektor sebagai penghubung akses setiap perangkat.

Motherboard yang tidak sedikit ditemui dipasaran ketika ini ialah Motherboard kepunyaan PC yang kesatu kali diciptakan dengan dasar supaya dapat cocok dengan spesifikasi PC IBM.

Motherboard atau disebut pun dengan Papan Induk adalah komponen utama dari suatu PC, sebab pada Motherboard lah seluruh komponen PC kamu akan disatukan. Bentuk Motherboard seperti suatu papan sirkuit elektronik. Motherboard adalah tempat selesai lalangnya data. Motherboard menghubungkan semua perlengkapan komputer dan membuatnya bekerja sama sampai-sampai komputer berlangsung dengan lancar.

Sejarah Motherboard

Sebelum timbulnya mikroprosesor, komputer seringkali dibangun dalam permasalahan kartu-sangkar atau mainframe dengan komponen dihubungkan oleh suatu backplane terdiri dari satu set slot sendiri terhubung dengan kabel, dalam desain yang paling tua kabel koneksi yang diskrit antara konektor kartu pin, namun papan sirkuit tercetak segera menjadi standar praktek.

Para Central Processing Unit, kenangan dan periferal ditempatkan pada pribadi papan sirkuit cetak yang dicolokkan ke backplate. Selama akhir 1980-an dan 1990-an, menjadi hemat untuk mengalihkan meningkatkan jumlah faedah periferal ke motherboard.

Pada akhir 1990-an, tidak sedikit komputer individu motherboard mendukung sekian banyak audio, video, penyimpanan, dan faedah jaringan tanpa butuh untuk masing-masing kartu perluasan sama sekali; tinggi akhir-sistem guna 3D game dan komputer grafis seringkali tetap melulu kartu grafis sebagai komponen terpisah.

Para pionir mula dari manufaktur motherboard yang Micronics, Mylex, AMI , DTK, Hauppauge, Orchid Technology, Elitegroup, DFI, dan sebanyak Taiwan berbasis manufaktur. Komputer yang sangat populer laksana Apple II dan IBM PC sudah diterbitkan skema diagram dan arsip lainnya yang diperbolehkan cepat reverse engineering dan pihak ketiga motherboard pengganti. Biasanya ditujukan untuk membina komputer baru yang kompatibel dengan contoh-contoh, motherboard yang ditawarkan kinerja ekstra atau fitur lainnya dan dipakai untuk meng-upgrade perlengkapan asli pabrikan

Istilah mainboard diterapkan ke perlengkapan dengan satu papan dan tidak ada ekstra atau keterampilan expansions. Dalam istilah canggih ini akan merangkum embedded system dan pengendalian papan di televisi, mesin cuci, dan lain-lain Sebuah motherboard eksklusif merujuk ke papan sirkuit cetak dengan keterampilan ekspansi.

Baca juga: Pengertian APBN

Fungsi Motherboard

Fungsi utama Motherboard merupakan sebagai pusat penghubung antara satu perlengkapan keras dengan perlengkapan keras yang lainnya. Artinya, Motherboard di sini melaksanakan tugas guna menghubungkan bahasa kode antarperangkat keras guna disinergikan menjadi sebuah kegiatan kerja perlengkapan komputer.

Sebagai contoh, Motherboard bermanfaat menghubungkan sejumlah perangkat keras laksana Prosesor, RAM, harddisk, power supply, dan lain-lain. Dengan kegunaannya seperti ini, maka wajar bilamana Motherboard memang adalahsalah satu komponen urgen di dalam sistem komputer, sebab merpakan lokasi tinggal tempat tinggal untuk para komponen komputer tersebut.

Komponen Motherboard

Motherboard komputer terutama Motherboard dikomputer PC dibentuk atas sekian banyak komponen yang dibutuhkan dalam membina sebuah system computer, komponen-komponen yang lazimnya ada dalam suatu Motherboard merupakan:

1. Konektor Power

Konektor power merupakan pin yang menyambungkan Motherboard dengan power supply di casing suatu komputer. Pada Motherboard tipe AT, casing yang dibutuhkan ialah tipe AT juga. Konektor power tipe AT terdiri dari dua bagian, di mana dua kabel dari power supply bakal menancap di situ.

Pada tipe ATX, kabel power supply menyatu dalam satu header yang utuh, sampai-sampai Anda bermukim menancapkannya di Motherboard. Kabel ini terdiri dari dua kolom cocok dengan pin di Motherboard yang terdiri atas dua larik pin juga. Ada sejumlah Motherboard yang meluangkan dua tipe konektor power, AT dan ATX. Kebanyakan Motherboard terbaru telah bertipe ATX.

2. Socket atau Slot Prosesor

Terdapat sejumlah tipe colokan guna menancapkan prosesor. Model sangat lama ialah ZIF ( Zero Insertion Force) Socket 7 atau popular dengan istilah Socket 7. Socket ini kompatibel guna prosesor buatan Intel, AMD, atau Cyrix. Biasanya dipakai untuk prosesor model lama (sampai dengan generasi 233 MHz). Ada lagi socket yang disebut Socket 370. Socket ini serupa dengan Socket 7 namun jumlah pinnya cocok dengan namanya, 370 biji. Socket ini kompatibel guna prosesor buatan Intel.

Sementara AMD menamai sendiri socketnya dengan istilah Socket A, di mana jumlah pinnya juga bertolak belakang dengan socket 370. Istilah A dipakai AMD guna menunjuk brand prosesor Athlon. Untuk family prosesor Intel Pentium II dan III, slot yang dipakai disebut dengan Slot 1, sedangkan Motherboardyang menunjang prosesor AMD memakai Slot A guna jenis slot yang laksana itu.

3. Chipset

Komponen Motherboard yang mempunyai peran paling penting ialah chipset. Perangkat cerdas yang satu ini pada dasarnya bermanfaat sebagai jembatan arus data yang menghubungkan processor dengan macam-macam komponen eksternal dan buses. Biasanya jenis chipset berikut yang menjadi patokan guna menilai dan menilai fitur dan keterampilan sebuah Motherboard.

  • Northbridge / MCH

Northbridge adalah nama yang dipakai oleh AMD, VIA dan sejumlah perusahaan pencetak hardware lainnya, sedangkan pabrikan Intel lebih suka menyebutnya dengan nama MCH yang adalah singkatan dari Memory Controller Hub. Disebut dengan istilah apapun, pada dasarnya faedah Northbridge tetap sama, yakni beraksi sebagai unsur dari chipset dalam menata pertukaran data yang mempunyai sifat internal, laksana pada video card, prosesor dan memori.

Dalam sistem kerjanya, Northbridge berkolaborasi dengan chip southbridge. Jika diurai lebih jauh lagi, Northbridge bertugas mengendalikan atau menangani komunikasi antara CPU, RAM, AGP atau PCI Express, dan southbridge. Northbridge pun berperan menilai jumlah, tipe dan kecepatan CPU yang bisa dipasangkan pada Motherboard, tergolong menilai jumlah, kecepatan dan tipe RAM yang bisa digunakan.

  • Southbridge

Southbridge adalah sebutan guna komponen penolong northbridge yang menghubungkan northbridge dengan komponen atau periferal yang lainnya. Sebenarnya tugas dua komponen ini dapat dikatakan nyaris sama, melulu saja andai Northbridge cenderung bermanfaat sebagai pengatur masalah internal, Southbridge malah difungsikan sebagai pengatur masalah eksternal yang bersangkutan dengan I/O dan manusia.

Jika diurai lebih jauh, Southbridge memiliki sejumlah fungsi urgen seperti mengontrol bus IDE, USB, sokongan Plug and Play, menjembatani PCI dan Isa, mengontrol keyboard dan mouse, mengontrol fitur power management dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Selain tersebut perbedaan antara Southbridge dan Northbridge ialah jalur penghubung yang mereka pakai masing-masing untuk bersangkutan dengan perlengkapan keras komputer lainnya. Jika Southbridge memakai jalur penghubung yang kecepatannya (kecepatan bus) lebih lambat (misalnya bus PCI dan bus ISA), Northbridge malah menggunakan jalur penghubung yang djauh lebih cepat.

  • System-on-Chip

Di samping chipset yang terdiri dari kombinasi antara Northbridge dan Southbridge, terdapat pula chipset yang telah memakai konsep chip sistem atau system-on-chip. Biasanya chipset jenis ini telah meluangkan komponen hardware yang telah on-board dalam Motherboard, contohnya VGA dan modem.

Baca juga: Pengertian Komunitas

4. Socket Memori

Ada dua tipe socket kenangan yang sekarang beredar ketika ini. Memang ada pun socket teranyar untuk Rambus-DRAM namun sampai sekarang belum tidak sedikit pemakai yang memakainya. Socket lama yang masih lumayan populer ialah SIMM. Socket ini terdiri dari 72 pin modul. Socket yang kedua mempunyai 168 pin modul, yang dirancang satu arah. kita tidak barangkali memasangnya terbalik, sebab galur di Motherboard telah disesuaikan dengan socket kenangan tipe DIMM.

5. Konektor Floppy dan IDE

Bagian Motherboard yang satu ini memiliki faedah untuk menghubungkan Motherboard dengan media penyimpanan laksana hardisk atau floppy disk. Konektor IDE seringkali terdiri dari dua bagian yakni :

  • Primary IDE

Berfungsi menghubungkan Motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master.

  • Secondary IDE

Berfungsi menghubungkan piranti-piranti guna slave laksana CDROM dan harddisk slave.

6. Basic Input Output System (BIOS) Chip

BIOS adalah singkatan dari Basic Input-Ouput System, namun pun sering dikaitkan dengan suatu kata dalam bahasa Yunani ‘bioc’ yang berarti ‘kehidupan’. Makna ini sejalan dengan faedah BIOS yang pada hakikatnya memang menjadi di antara unsur ‘kehidupan’ untuk sebuah komputer.

Sederhanya, BIOS ialah adalah suatu chip yang menyimpan perangkat empuk untuk mengontrol hardware dan bermanfaat sebagai interface antara hardware dan operating system (OS). BIOS dipakai oleh komputer guna mempersiapkan prosess booting (startup) dan memeriksa kesiapan sistem dan hardware sebelum komputer dijalankan.

Untuk mengetahuinya tidak banyak lebih jauh, inilah sejumlah fungsi BIOS secara umum:

  • BIOS menjalankan inisialisasi serta pengujian terhadap perlengkapan keras komputer yang eksis, dimana dalam bahasa proses faedah BIOS itu dikenal dengan istilah Power On Self Test alias POST.
  • Ketika komputer mulai dihidupkan, BIOS bakal memuat perintah itu dan segera menjalankan sistem operasi supaya komputer dapat berlangsung dengan sebagaimana harusnya.
  • BIOS mempunyai andil besar terhadap sistem penataan konfigurasi dasar pada komputer seperti penataan tanggal dan waktu. Serta turut berperan pula dalam urusan konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, dan mengawal komputer supaya tetap stabil.
  • Dengan memakai sebuah sistem yang dinamakan BIOS Runtime Services, BIOS menolong sistem operasi dan software dalam proses penataan perangkat keras komputer secara terorganisir.BIOS meluangkan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan bisa mengendalikan sejumlah jenis perlengkapan keras komputer lainnya laksana keyboard.

7. Baterai CMOS (Complimentary Metal Oxide Semicondutor Battery)

Komponen pada Motherboard berikutnya ialah Complimentary Metal Oxide Semicondutor (CMOS) Battery. Sesuai dengan namanya, perlengkapan ini bermanfaat sebagai baterai atau sumber tegangan untuk BIOS (Basic Input-Ouput System), sekaligus mempunyai peran dalam menyimpan konfirgurasi setting BIOS yang mencakup settingan komputer, waktu, tanggal, dan lain-lain.

Sebagai contoh, dengan adanya CMOS Battery maka konfigurasi yang telah disetting laksana waktu dan tanggal tidak bakal berubah masing-masing komputer dimatikan dan dikobarkan kembali keesokan harinya. Informasi tentang tanggal dan masa-masa pada komputer tetap merasakan update dengan meneruskan jenjang masa-masa yang terjadi semenjak komputer dimatikan sampai akhirnya dikobarkan kembali.

Seandainya perlengkapan ini tidak ada, itu dengan kata lain komputer Anda bakal tetap memperlihatkan tanggal dan masa-masa yang sama dengan hari kemarin (saat komputer dimatikan), sebenarnya kenyataannya jenjang masa-masa yang terjadi telah memakan sejumlah momen yang berjalan lumayan lama.

8. Slot PCI (PCI Slot)

Komponen Motherboard berikutnya ialah slot PCI. PCI sendiri adalahsingkatan dari Peripheral Component Interconnect, atau dalam bahasa Indonesia dapat ditafsirkan sebagai interkoneksi komponen periferal. Pada dasarnya PCI adalahbus yang didesain guna menangani sejumlah perangkat keras.

Konsep PCI kesatu kali diwujudkan pada bulan Juni 1992 dengan nama PCI vesi 1.0. Semenjak saat tersebut komponen ini masih terus dipakai hingga sekarang, pastinya dengan sebanyak pengembangan mutakhir yang menjadikannya makin efektif.

Salah satu pengembangan dari slot PCI ialah PCI Express yang dipakai sebagai slot perluasan (slot ekstra atau eksternal) pada suatu komputer. PCI Express sendiri terbagi menjadi dua yang dicocokkan menurut kegunaannya masing-masing, diantaranya yakni :

  • Slot PCI Express x16

Adalah slot eksklusif yang dapat digunakan atau dipasangi kartu VGA generasi terbaru.

  • Slot PCI Express x1

Adalah slot guna memasang periferal (card) lainnya di samping kartu VGA.

9. Slot AGP (AGP Slot)

Komponen Motherboard berikutnya ialah AGP slot, lokasi untuk memasang AGP yang menurut keterangan dari definisi dapat diartikan sebagai Accelerted Graphics Port. Perangkat ini bermunculan dari pertumbuhan yang terjadi pada slot PCI, dimana secara faedah AGP adalahslot perluasan yang dipakai untuk mengggantikan slot PCI yang telah tidak memadai lagi dalam menangani kemudian lintas data antara CPU dengan kartu video (video card).

10. Konektor Penghubung (Connectors For Integrated Peripherals)

Komponen Motherboard berikutnya ialah konektor yang bermanfaat sebagai penghubung antara Motherboard dengan perlengkapan keras komputer ekstra lainnya. Dalam bahasa Inggris, komponen ini dinamakan dengan istilah ‘Connectors For Integrated Peripherals

Berikut ini sejumlah jenis konektor penghubung atau I/O port yang biasa ada pada suatu Motherboard :

  • Port paralel (LPT1 atau LPT2) : Port yang bermanfaat untuk perlengkapan yang bekerja dengan transmisi data secara paralel. Biasanya digunakan untuk memasang printer atau scanner sebelum generasi USB.
  • Port Serial (Com 1, Com 2) : Port yang bermanfaat untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Akan tetapi ketika ini jarang sekali digunakan.
  • Port AT/PS2 : Port yang bermanfaat untuk menghubungkan mouse dengan komputer.
  • Port USB (Universal Serial Bus) : Port yang bermanfaat untuk antarmuka dengan periferal / perlengkapan eksternal generasi teranyar yang menggantikan port paralel dan port serial. Contoh perlengkapan yang memakai port ini contohnya camera digital, scanner, printer USB, handycam, dan peraltan ekstra eksternal.
  • Port VGA : Port yang bersangkutan langsung dengan layar. Port ini ada pada Motherboard yang memakai chipset VGA on board atau memakai VGA card yang ditaruh pada slot AGP.
  • Port Audio : Port yang bermanfaat untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio laksana speaker, mikrofon, line-in dan pun line-out. Tapi Motherboard kini sudah tidak sedikit yang memakai chipset audio on-board.
  • Port LAN : Port yang bermanfaat untuk menghubungkan komputer dengan jaringan komputer laksana LAN (Local Area Network).
  • Port SPDIF : Port yang bermanfaat untuk menghubungkan komputer dengan periferal audio laksana home theatre.
  • Port Firewire : Port yang bermanfaat untuk menghubungkan perlengkapan eksternal kecepatan tinggi laksana video capture atau laksana streaming video.

Baca juga: Pengertian Kreativitas

Jenis-jenis Motherboard

Adapun jenis-jenis Motherboard diantaranya yaitu:

1. Motherboard AT Baby/AT

Motherboard ini adalah tipe komputer kesatu yang masih menggunakan bentuk 386 serta 486. Lalu bentuk inipun kemudian diolah menjadi tipe ATX dengan destinasi memberi sirkulasi udara yang lebih baik.

2. Motherboard ATX

Motherboard ini pun dapat diolah menjadi AT Baby andai kalian menginginkan fasilitas dalam teknik pemakaian, kalian bisa memasukkan sekian banyak perangkat pripheral laksana konektor IDE yang terletak disamping disk. ATX sendiri terbagi menjadi sejumlah kategori laksana Standar ATX, micro ATX, mini-ATX, nano-ATX dan pico-ATX.

3. Motherboard BTX

Motherboard jenis ini dirancang supaya kompatibel dengan produk intel serta di desain guna mengoptimalkan sirkulasi udara, akustik serta pengendalian panas. Penggunaan mobo jenis ini puan pun menggunakan daya yang sama dengan daya yang digunakan mobo ATX.

4. Motherboard ITX

Motherboard jenis ini merupakan tipe mobo yang sudah memakai Teknologi Informasi Extended, dimana ia paling kompatibel menggunakan bentuk VIA sehingga sesuai untuk dijadikan mini PC, mobo ini pun mempunyai jenis yang sama laksana mini-ITX atau nano ITX.

Demikianlah penjelasan tentang Motherboard dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa.