Pengertian Literasi

Posted on

Pengertian Literasi – Di saat informasi dapat diakses dengan begitu mudah dan cepat, mengandalkan keterampilan membaca dan menulis tentu saja tidak cukup. Orang juga membutuhkan kemampuan untuk berhati-hati dan waspadai dengan informasi yang mereka terima.

Memang, kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh tingkat melek huruf dari penduduknya. Karena kemampuan literasi inilah yang nantinya akan menentukan peradaban dan bagaimana kontribusi negara tersebut bagi kemajuan dunia.

Pengertian Literasi

Literasi adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan potensi dan kemampuannya untuk mengolah dan memahami informasi selama kegiatan membaca dan menulis.

Pendapat lain mengatakan literasi adalah kemampuan individu untuk mengolah dan memahami informasi selama kegiatan membaca dan menulis. Dengan kata lain, literasi adalah seperangkat keterampilan dan kemampuan yang dapat digunakan seseorang untuk membaca, menulis, berhitung, dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Literasi Menurut Para Ahli

Berikut adalah pengertian literasi menurut beberapa para ahli:

1. Alberta

Literasi menurut Alberta adalah kemampuan membaca dan menulis, menambah pengetahuan dan keterampilan, berpikir kritis sambil memecahkan masalah, dan berkomunikasi secara efektif untuk mengembangkan potensi dan berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat.

2. Elizabeth Sulzby

Literasi menurut Elizabeth Sulzby yaitu kemampuan berbahasa seseorang untuk berkomunikasi dengan cara yang berbeda (membaca, berbicara, mendengar dan menulis) tergantung pada tujuannya. Jika diartikan secara singkat, definisi literasi adalah kemampuan menulis dan membaca.

3. Harvey J. Graff

Literasi menurut Harvey J. Graff merupakan kemampuan seseorang dalam menulis dan membaca secara efektif.

4. Merriam – Webster

Menurut kamus online Merriam-Webster, literasi adalah kemampuan atau kualitas literasi dalam diri seseorang di mana ide secara visual dapat dibaca, ditulis, dikenali dan dipahami.

5. UNESCO

Menurut UNESCO (The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) literasi berarti serangkaian keterampilan yang nyata, terutama keterampilan membaca dan menulis, terlepas dari konteks di mana keterampilan tersebut diperoleh dan oleh mereka yang memperolehnya.

Baca juga: Pengertian Software

Jenis-jenis Literasi

Meskipun penggunaan istilah literasi sangat umum, namun pada dasarnya istilah ini mengacu pada keterampilan membaca dan menulis dasar seseorang. Dari segi pentingnya literasi, ada beberapa jenis literasi, yaitu:

1. Literasi Visual

Literasi visual adalah pemahaman yang mampu menginterpretasikan informasi dalam bentuk gambar atau citra dengan lebih baik dan memberikan makna. Literasi visual muncul dari gagasan bahwa suatu gambar dapat “dibaca” dan maknanya dapat dikomunikasikan melalui proses membaca.

2. Literasi Teknologi

Literasi teknologi adalah kemampuan untuk mengetahui dan memahami masalah yang terkait dengan teknologi (misalnya perangkat keras dan perangkat lunak), memahami cara menggunakan Internet dan memahami etika penggunaan teknologi.

3. Literasi Dasar

Literasi dasar adalah keterampilan dasar dalam membaca, menulis, menyimak dan berhitung. Tujuan dari Literasi dasar adalah mengoptimalkan kemampuan membaca, menulis, berkomunikasi dan berhitung.

4. Literasi Perpustakaan

Literasi perpustakaan adalah kemampuan memahami dan membedakan karya tulis dalam bentuk fiksi dan non fiksi, memahami penggunaan katalog dan indeks, serta memahami informasi saat menulis dan mencari karya.

5. Literasi Media

Literasi media adalah kemampuan untuk mengetahui dan memahami berbagai bentuk media (media elektronik, media cetak, dll) dan memahami bagaimana media tersebut digunakan.

Baca juga: Pengertian Aplikasi

Prinsip-prinsip Literasi

Ada beberapa prinsip penting dalam mengembangkan literasi di sebuah lembaga pendidikan. Beberapa prinsip untuk mengembangkan literasi sekolah adalah:

1. Bersifat Berimbang

Setiap siswa memiliki kebutuhan yang berbeda. Sekolah perlu menerapkan prinsip ini dengan menerapkan strategi membaca dan varian membaca.

2. Bahasa Lisan

Setiap siswa harus dapat mendiskusikan informasi dalam diskusi terbuka yang memperhitungkan perbedaan pendapat. Dengan cara ini diharapkan siswa dapat memberikan pendapat dan melatih kemampuan berpikir kritisnya.

3. Berlangsung Pada Semua Kurikulum

Menurut Kylene Beers, program literasi harus berlaku untuk semua siswa dan tidak boleh dikaitkan dengan kurikulum tertentu. Dengan kata lain, kegiatan literasi merupakan suatu keharusan bagi semua guru dan fakultas.

4. Pentingnya Keberagaman

Keberagaman adalah sesuatu yang patut dihargai dan dirayakan di setiap sekolah. Hal tersebut dapat dicapai dengan menyediakan berbagai buku tentang kekayaan budaya Indonesia agar mahasiswa dapat mengetahui dan berpartisipasi dalam pelestarian budaya bangsa.

Manfaat Literasi

Manfaat literasi adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan keterampilan analitis dan berpikir siswa.
  • Mendapatkan banyak wawasan dan informasi baru.
  • Keterampilan interpersonal seseorang akan meningkat.
  • Kemampuan memahami makna informasi akan meningkat.
  • Menambah perbendaharaan kata (kosa kata) seseorang.
  • Meningkatkan kemampuan siswa untuk membaca dan menulis kata-kata yang bermakna.
  • Meningkatkan keterampilan verbal seseorang.
  • Membantu meningkatkan konsentrasi dan kemampuan berkonsentrasi.
  • Mengoptimalkan kinerja otak karena banyak digunakan untuk membaca dan menulis.

Baca juga: Pengertian Media Pembelajaran

Tujuan Literasi

Tentunya setelah memahami apa itu literasi, kita sudah memiliki gambaran tentang tujuan literasi. Tujuan literasi adalah sebagai berikut:

  • Membantu meningkatkan kualitas penggunaan waktu agar lebih bermanfaat.
  • Meningkatkan nilai kepribadian siswa melalui membaca dan menulis.
  • Meningkatkan kemampuan untuk memberikan tinjauan kritis atas karya tertulis.
  • Membantu menumbuhkan dan mengembangkan karakter yang baik dalam diri seseorang.
  • Membantu meningkatkan pemahaman dengan menarik kesimpulan dari informasi yang siswa baca.
  • Menumbuhkan dan mengembangkan budaya literasi di tengah masyarakat luas.
  • Membantu tingkatkan kesadaran publik dengan membaca berbagai informasi yang bermanfaat.

Contoh Literasi

Sementara itu, penggunaan dan peningkatan keterampilan membaca dan menulis di sekolah telah dikembangkan secara pasif. Salah satu alasannya adalah Indonesia masih berada pada level terendah dalam hal kecenderungan membaca buku, menurut sebuah survei.

Tujuan literasi di semua institusi pendidikan di berbagai tingkatan adalah untuk mempromosikan budaya literasi. Contoh dari kebiasaan membaca dan menulis adalah membuat aturan tentang waktu wajib masuk perpustakaan.

Siswa memiliki pilihan untuk memilih buku yang mereka sukai dan membuat resume atau review untuk mengukur kemampuan mereka mengambil informasi dari buku bacaan dan menaruhnya kembali dengan kata-kata mereka sendiri.

Selain membaca buku, contoh literasi dalam konteks digital lainnya adalah memberikan sosialisasi di website atau halaman yang kredibel dan terpercaya yang dapat dijadikan referensi informasi dan mengutip informasi di internet tanpa terjebak dalam plagiat.

Terkait literasi digital, penting juga untuk mengedukasi masyarakat melalui lembaga pendidikan formal dan informal di beberapa komunitas tentang cara menyampaikan pendapat dan menyebarkan informasi yang baik di internet, khususnya di media sosial.

Jangan izinkan informasi yang tidak jelas tetapi dibagikan secara sembarangan atau mengunggah opini yang provokatif dan penuh kebencian. Pemahaman ini dapat membantu menciptakan dunia maya yang sehat, informatif, dan bersahabat bagi semua orang.

Contoh lainnya adalah sifat literasi keuangan. Literasi keuangan ini dapat dibina melalui pemahaman tentang pengelolaan uang yang sehat. Anda dapat mencatat pengeluaran dan pendapatan bulanan Anda. Intinya adalah Anda dapat mengetahui rincian item pengeluaran dan berapa banyak yang dapat Anda hemat.

Demikianlah artikel tentang Literasi ini semoga bisa memberi manfaat dan menambah wawasan bagi kalian, Terimakasih.