Pengertian Minat

Posted on

Pengertian Minat – Untuk menjangkau prestasi yang baik, disamping kecerdasan ada juga minat, karena tanpa adanya minat segala pekerjaan akan dilaksanakan kurang efektif dan efesien. Dalam pembicaraan sehari-hari definisi perhatian dikacaukan dengan minat dalam pengamalan perhatian seakan-akan kita menonjolkan faedah pikiran.

Sementara dalam minat seakan-akan menonjolkan faedah rasa, namun kenyataanya apa yang unik minat mengakibatkan pula anda kita berperhatian, dan apa yang mengakibatkan perhatian anda tertarik minatpun menyertai kita.

Pengertian Minat

Minat merupakan gejala psikologis yang menunjukan pemusatan perhatian terhadap sebuah obyek karena ada perasaan senang. Dari definisi itu jelaslah bahwa minat tersebut sebagai pemusatan perhatian atau reaksi terhadap sebuah obyek laksana benda tertentu atau kondisi tertentu yang didahului oleh perasaan senang terhadap obyek tersebut.

Sedangkan menurut keterangan dari Drs. Dyimyati Mahmud (1982), Minat yaitu sebagai karena yaitu kekuatan pendorong yang memaksa seseorang membubuhkan perhatian pada orang kondisi atau kegiatan tertentu dan bukan pada yang lain, atau minat sebagai dampak yaitu empiris efektif yang distimular oleh hadirnya seseorang atau sesuatu obyek, atau sebab berpartisipasi dalam sebuah aktifitas.

Secara umum, definisi minat ini yakni perhatian yang berisi unsur-unsur perasaan. Minat ini merupakan desakan atau kemauan dalam diri seseorang pada objek tertentu. Contohnya seperti, minat terhadap pelajaran, olahraga, atau pun hobi.

Minat mempunyai sifat individu (individual). Artinya, tiap-tiap orang mempunyai minat yang bisa saja bertolak belakang dengan minat orang lain. Minat tersebut bersangkutan erat dengan semangat seseorang, sesuatu yang dipelajari.

Dan juga dapat berubah-ubah tergantung pada kebutuhan, pengalaman, serta pun mode yang sedang trend, bukan bawaan semenjak lahir. Faktor yang memprovokasi munculnya minat seseorang tergantung pada keperluan fisik, sosial, emosi, dan pun pengalaman. Minat dimulai oleh perasaaan senang dan pun sikap positif.

Dari definisi minat di atas bisa disimpulan bahwa minat ini bukanlah sesuatu yang statis atau pun berhenti, namun dinamis dan pun mengalami pasang surut. Minat tersebut pun bukan bawaan lahir, namun sesuatu yang bisa dipelajari. Artinya, sesuatu yang sebelumnya tidak diminati, tersebut dapat pulang menjadi sesuatu yang digemari karena adanya masukan-masukan tertentu atau pun wawasan baru serta pun pola pemikiran yang baru.

Pengertian Minat Menurut Para Ahli

Berikut merupakan definisi minat menurut beberapa para ahli.

1. Decroly

Minat merupakan pernyataan sebuah kebetulan yang tidak terpenuhi. Kebutuhan itu timbul dari desakan hendak memberi kepuasan untuk suatu insting. Minat tersebut tidak melulu berasal dari satu sumber saja, tetapi anak-anak bisa mendapatkan minat dari sumber lainnya. Contohnya ialah, kelaziman yang dilaksanakan serta pun pendidikan yang didapatkan, adanya pengaruh sosial dan pun lingkungan, dan pun insting atau hasrat dan anak tersebut.

2. Sardiman

Dikutip dari kitab tahun 1990 kepunyaan Sardiman, Beliau mengaku bahwa minat bakal terlihat dengan baik bilamana mereka dapat mengejar objek yang digemari dengan tepat sasaran dan juga sehubungan langsung dengan kemauan tersebut. Minat tersebut pun harus mempunyai objek yang jelas guna dapat memudahkan kemana arahnya seseorang itu harus bersikap dan pun menuju objek yang tepat.

3. Syaiful Bahri Djamarah

Apabila seseorang tersebut memiliki minat terhadap suatu kegiatan maka mereka dapat menyenangi serta pun memperhatikan kegiatan tesebut dengan rasa senang. Minat yang paling besar tersebut pasti akan mempengaruhi teknik dan pun tingkat kemalasan seseorang. Berdasarkan keterangan dari Beliau, dalam bukunya yang berjudul “Psikologi Belajar” minat itu merupakan kegiatan atau pekerjaan yang menetap serta dilaksanakan untuk menyimak dan pun mengenang beberapa kegiatan yang digemari baik tersebut disengaja atau tidak.

4. Crow and Crow

Minat yaitu suatu urusan yang mempunyai hubungan dengan daya gerak yang akan menyokong seseorang guna tertarik pada suatu benda, pada kegiatan atau pekerjaan tertentu. Bisa pun berupa empiris yang lumayan efektif yang barangkali saja dibuka dari pekerjaan atau kegiatan itu sendiri. Minat tersebut dapat dimulai dari kelaziman yang tidak jarang dilakukan.

5. Rast, Harmin dan Simon

Ahli tersebut menyatakan bahwa minat memiliki hal-hal pokok yang diantaranya yaitu :

  • Adanya sebuah perasaan senang dalam diri yang menyerahkan perhatian pada sebuah objek tertentu
  • Adanya ketertarikan pun terhadap objek tertentu
  • Adanya kegiatan atas objek tertentu
  • Memiliki kecenderungan guna mempunyai sifat lebih aktif
  • Objek kegiatan tersebut di anggap fungsional dalam kehidupan
  • Kecenderungan mempunyai sifat menunjukkan dan pun mempengaruhi tingkah laku individu.

6. Shaleh Abdul Rahman

Dalam bukunya Psikologi Suatu Pengantar Dalam Perspektif Islam, menyatakan bahwa minat ini yaitu suatu kecenderungan guna dapat menyerahkan perhatian serta juga beraksi terhadap orang, kegiatan atau kondisi yang menjadi objek dari minat itu dengan disertai perasaan senang atau pun gembira.

7. Witherington

Minat yakni suatu kesadaran seseorang terhadap sebuah objek, seseorang, sebuah soal atau pun situasi tertentu yang mengadung sangkut paut dengan dirinya atau di anggap ialah sebagai sesuatu yang sadar.

8. Bimo Walgito

Minat merupakan suatu suasana yang mana seseorang mempunyai perhatian terhadap sesuatu dan pun disertai kemauan untuk memahami dan pun mempelajari ataupun memperlihatkan lebih jauh lagi apa yang mereka bisa dan apa yang mereka pelajari.

9. Sobur

Beliau menafsirkan bahwa minat itu memiliki kemauan erat dengan perhatian yang dimiliki, yang mana perhatian itu dapat memunculkan kehendak pada seseorang. Di samping dari tersebut kehendak tersebut pun mempunyai hubungan erat dengan kondisi jasmani seperti sakit, capai, lesu atau pun sebaliknya sehat dan bugar. Begitupun pun dengan situasi psikis laksana senang, tidak senang, tegang, bergairah dan beda sebagainya.

10. Slameto

Minat tersebut ialah rasa suka yang berlebih dan pun adanya rasa keterikatan terhadap sesuatu urusan atau kegiatan, tanpa terdapat yang menyuruh. Apabila dilihat, menurut keterangan dari Beliau ini minat adalahhal yang disaksikan dalam diri sendiri serta pun mempunyai hubungan dengan urusan yang terdapat di luar diri. Semakin powerful atau pun semakin dekat hubungan itu maka semakin besar pun minat.

Baca juga: Pengertian Kepribadian

Faktor yang Mempengaruhi Terbentuknya Minat

Dibawah ini merupakan sejumlah faktor yang memprovokasi lahirnya minat dari dalam diri seseorang, diantaranya sebagai berikut:

1. Faktor Dorongan

Faktor desakan ini merupakan hal yang sangat dekat dengan diri kita, yang mana pada hal tersebut memang hadir atau muncul dari dalam diri anda sendiri. Faktor tersebut dirasakan paling penting diakibatkan karena tanpa adanya hal ini, minat tersebut seperti apapun tidak bakal pernah hadir ataupun pun diwujudkan. Contohnya Pada saat kita hendak menghilangkan ke galau an maka anda akan melakukan pekerjaan seperti bermain gitar dan berdendang lagu yang senang. Hal tersebut hadir dari diri sendiri.

2. Faktor Motif Sosial

Faktor motif sosial ini pun menjadi hal selanjutnya yang dapat memprovokasi minat, hal tersebut merupakan hal untuk mengerjakan suatu kegiatan supaya bisa diterima serta juga dinyatakan oleh lingkungannya. Minat itu semacam kompromi pihak pribadi dengan lingkungan sosialnya. Contohnya laksana minat pada belajar musik karena hendak menjadi pemain musik profesional.

3. Faktor Emosional

Faktor emosional ini paling berhubungannya erat sekali dengan emosi, karena hal ini tergolong yang perumahan dengan menyertai seseorang yang bersangkutan dengan objek dan pun minatnya. Kesuksesan seseorang itu berada pada kegiatan karena aktivitasnya tersebutlah yang memunculkan perasaan suka ataupun puas, sedangkan bilamana kegagalan yang mendekat maka akan meminimalisir minat seseorang terhadap pekerjaan atau kegiatan yang bersangkutan.

Baca juga: Pengertian Pergaulan Bebas

Karakteristik Minat

Terdapat tiga (3) ciri khas minat, diantaranya sebagai berikut:

  • Minat memunculkan sikap positif dari sebuah objek
  • Minat ini adalahsesuatu yang mengasyikkan dan pun timbul dari sebuah objek
  • Minat ini berisi bagian penghargaan, menyebabkan suatu keinginan, dan juga kegairahan guna mendapat sesuatu yang diinginkan.

Ciri-ciri Minat

Minat adalah rasa suka manusia untuk sesuatu yang diakibatkan sekian banyak hal. Misalnya si A mempunyai kinat tinggi terhadap permainan gitar, sebab ayahnya seorang pemain band.

Di sini, si A meminati permainan gitar bukan bawaan lahir tetapi lingkungannya yaitu ayahnya. Sedangkan keterampilan yang telah ada semenjak lahir tersebut disebut bakat. Betapapun ditinggalkan dan dilupakan bakat bakal tetap melekat pada pemiliknya.

Misalnya si B sempat belajar gitar di sekolah. Meski ia tidak menyukainya tapi bila berbakat maka ia bakal mahir bermain gitar. Meski nanti telah lama ditinggalkan juga yang namanya bakat tentu tetap muncul. Nah, tersebut adalah salah satu besanya minat dan bakat. Karakteristik atau ciri minat yang lainnya merupakan:

  • Minat memunculkan sikap positif dari sebuah objek
  • Minat ialah sesuatu yang mengasyikkan dan timbul dari sebuah objek
  • Minat berisi bagian penghargaan, menyebabkan suatu keinginan, dan kegairahan guna mendapat sesuatu yang diinginkan.

Baca juga: Pengertian Penjualan

Manfaat Mengetahui Minat

Daripada sebatas mengetahui, minat ternyata menyerahkan efek lebih tidak sedikit kepada tidak sedikit hal. Di sekolah misalnya, siswa-siswa mesti diketahui apa minat dan bakatnya supaya bisa ditunjukkan dan dikembangkan.

Misalnya si A mempunyai minat yang bertolak belakang dengan si B. A minatnya ialah bermain sepakbola sedangkan B minatnya ialah olahraga renang. Untuk itu guru pasti menunjukkan si A untuk masuk klub sepakbola dan si B klub perenang. Jika dibalik, maka kedua anak tersebut tidak bakal berkembang. Malah mereka bakal malas melaksanakan pekerjaan tersebut.

Sedangkan bila ditunjukkan dan dibina dengan tepat, si B mungkin dapat menjadi juara renang demikian pula dengan si A. Mengetahui minat ini juga dapat dijadikan penentu apakah murid akan masuk ke ruang belajar IPA atau IPS.

Sekolah zaman dahulu melulu membagi siswa ke ruang belajar IPA atau IPS melulu menurut nilai. Anak yang nilai akademisnya bagus bakal masuk IPA dan yang tidak bagus bakal “dibuang” ke IPS.

Padahal anak yang nilainya bagus belum tentu punya minat di ruang belajar IPA sebab ia tidak suka perhitungan. Ia lebih suka menghapal dan mempresentasikan makalah. Akibatnya ia bakal tertekan di ruang belajar IPA dan bakal ketinggalan latihan serta prestasinya menurun.

Demikianlah penjelasan tentang Minat dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa.