Pengertian Kerajinan

Posted on

Pengertian Kerajinan – Banyak orang sering mengagumi sebuah hasil kerajinan. Baik itu karena detailnya yang rumit, idenya yang unik, maupun arti filosofisnya yang menyentuh hati.

Kerajinan dapat diciptakan dari kayu, plastik, kain atau bahan-bahan sampah limbah yang sudah tidak digunakan. Ditangan-tangan kreatif bahan itu dapat dibuat menjadi sebuah benda bernilai ekonomis.

Pada artikel kali ini kita akan membicarakan tentang apa itu kerajinan? mulai dari definisi kerajinan, fungsi, tahapan, bahan dan juga jenis-jenis kerajinannya.

Pengertian Kerajinan

Apa yang dimaksud dengan kerajinan (craft)? Secara umum, definisi kerajinan merupakan suatu pekerjaan yang melibatkan kemampuan tangan dan seni dalam menciptakan suatu barang yang memiliki faedah atau mempunyai nilai estetika yang tinggi sampai-sampai dapat dijadikan pajangan.

Pendapat lain menuliskan pengertian kerajinan ialah barang-barang yang mempunyai unsur seni dimana pembuatannya dengan menggunakan kemampuan tangan manusia. Beberapa yang tergolong barang kerajinan, misalnya; lampu hias dari botol bekas, tikar dari anyaman rotan, bunga dari kertas, boneka dari sarung tangan, vas dari bohlam, dan lain sebagainya.

Dari keterangan tersebut, maka dapat diputuskan bahwa kerajinan ialah semua kegiatan yang bersangkutan dengan penciptaan suatu barang bernilai seni atau memiliki faedah tertentu yang didapatkan melalui kemampuan tangan (kerajinan tangan).

Pengertian Kerajinan Menurut Para Ahli

Berikut merupakan pengertian tentang kerajinan dari beberapa para ahli berikut ini.

1. Kadjim

Kerajinan merupakan berbagai upaya dengan dilaksanakan secara terus menerus dengan sekian banyak antusiasme ketangkasan, ketekunan, ketekunan dan pun dedikasi tinggi serta peradaban yang besar di dalam realisasi suatu karya.

2. Suprapto (1985: 16)

Kerajinan tangan yaitu format kerajinan yang bisa menghasilkan benda berupa seni yang mempunyai kualitas, sampai-sampai di dalam prosesnya dapat dilaksanakan dengan suatu rasa keindahan serta dengan ide-ide yang murni agar dapat menghasilkan sekian banyak produk dengan kualitas tinggi dan format indah serta menarik.

3. Wiyadi (1991: 95)

Kerajinan tangan yakni segala pekerjaan di sekian banyak bidang industri dengan penciptaan barang yang secara sepenuhnya dapat dilaksanakan oleh alam agar terampil, rajin, kreatif dan ulet dalam mencapai mereka.

4. Kusnadi (1986: 11)

Kata kerajinan ini secara literal bermunculan dari suatu sifat insan yaitu rajin. Sebagai pendapatan dengan penciptaan dalam karya seni bukan pun karena sifat yang rajin, namun hadir dari sekian banyak keterampilan seseorang di dalam menghasilkan sekian banyak produk dari kerajinan tangan.

Baca juga: Pengertian Gizi

Fungsi Kerajinan

Barang-barang hasil kerajinan memiliki fungsi tertentu untuk manusia. Secara umum fungsi kerajinan dapat dipecah menjadi dua, yaitu:

1. Fungsi Pakai

Dalam urusan ini, kerajinan dengan fungsi pakai yaitu barang-barang kerajinan yang lebih mengkhususkan aspek fungsionalnya. Dengan kata lain, barang kerajinan itu dapat dipakai untuk menolong suatu pekerjaan.

Contoh kerajinan yang memiliki faedah pakai misalnya: tikar, kursi kayu, meja, lampu hias, dan lain-lain.

2. Fungsi Hias

Berbeda dengan sebelumnya, kerajinan dengan fungsi hias yakni barang-barang kerajinan yang yang lebih menonjolkan sisi estetika dan keindahan dikomparasikan fungsinya. Kerajinan laksana ini seringkali digunakan sebagai pajangan, misalnya: kerajinan patung, miniatur, dekorasi dinding tembikar, benda cinderamata, dan lain-lain.

Baca juga: Pengertian Deposito

Manfaat Kerajinan

Berikut merupakan sekian banyak manfaat dari kerajinan yang dibuat, antara lain sebagai berikut.

  • Melatih sekian banyak kemampuan dari motorik individu.
  • Membangun rasa kepercaya dirian dalam masing-masing indivdu.
  • Belajar guna teliti, tekun serta pun melatih sekian banyak kemampuan.
  • Dapat dengan Mengisi sekian banyak waktu luang, sehingga dapat menghindari pekerjaan yang sifatnya tidak cukup positif.
  • Melatih kesabaran serta kreativitas pribadi saat proses pembuatan.
  • Menciptakan Ladang bisnis, belajar dalam pemasaran serta manajemen.
  • Mengajarkan teknik Menghasilkan sebuah karya yang menyerahkan rasa kepuasan dalam diri penghasil karya itu.

Jenis-jenis Kerajinan

Dari keterangan definisinya, kata “kerajinan” yang dimaksud dalam tulisan ini bukanlah sifat rajin manusia, tapi kegiatan menciptakan suatu seni kriya dengan menggunakan kemampuan tangan.

Mengacu pada definisinya tersebut, jenis kerajinan dapat dipisahkan menurut bahan guna membuatnya. Berdasarkan bahan pembuatnya, adapun jenis-jenis kerajinan ialah sebagai berikut:

1. Kerajinan dari Bahan Keras

Kerajinan dari bahan keras merupakan barang-barang kerajinan yang memakai material dasar yang sifatnya keras. Bahan keras yang digunakan untuk menciptakan barang-barang kerajinan dapat dipisahkan menjadi dua, yaitu:

  • Bahan keras alami, yaitu material untuk menciptakan kerajinan yang diperoleh dari alam dimana situasi fisiknya keras. Contohnya: batu, kayu, rotan, bambu, dan sebagainya.
  • Bahan keras buatan, yakni bahan untuk menciptakan kerajinan yang diperoleh dari material olahan dimana situasi fisiknya keras. Contohnya: fiberglass, besi, aluminium, tembaga, dan lain-lain.

2. Kerajinan dari Bahan Lunak

Kerajinan dari bahan lunak yaitu barang-barang kerajinan yang memakai material yang sifatnya lunak. Bahan empuk yang digunakan untuk menciptakan barang-barang kerajinan dapat dipisahkan menjadi dua, yaitu;

  • Bahan lunak alami, merupakan material untuk menciptakan kerajinan yang didapatkan dari alam dimana situasi fisiknya lunak, teknik pengolahannya masih alami, dan tidak dibaur dengan bahan buatan. Contohnya: kulit hewan, tanah liat, serat alam, dan lain-lain.
  • Bahan lunak buatan, ialah material untuk menciptakan kerajinan yang diperoleh dengan teknik mengolahnya terlebih dahulu. Contohnya: gips, lilin, bubur kertas, spons, dan beda sebagainya.

Bahan Pembuat Kerajinan

Dalam jenis kerajinan yang berbahan keras, bahan yang dipakai terbagi menjadi dua kelompok yaitu berupa bahan keras alami dan juga bahan keras buatan. Material bahan keras alami seperti bambu, kayu, akar tumbuhan serta rotan.

Sedangkan pada bahan keras produksi ini adalah material dalam kerajinan yang sudah melalui sekian banyak proses tertentu laksana pada logam, plastik, kaca, kain, dan lain sebagainya.

Baca juga: Pengertian Hipertensi

Tahapan Pembuatan Kerajinan

Berikut merupakan tahapan dalam pembuatan kerajinan, antara lain :

  • Pertama, susun perancangan, pola serta bayang-bayang proses penciptaan dari mula hingga akhir.
  • Setelah perancangan lantas menyiapkan perangkat serta bahan yang dibutuhkan.
  • Ketika sudah menilai rancangan serta menyiapkan perangkat dan bahan yang sudah siap, maka mulailah menggarap dari tahap mula hingga menjadi suatu kerajinan yang bernilai.
  • Tahap solusi dengan membereskan hasil kerajinan, menyerahkan cat atau semacamnya jika diperlukan untuk meningkatkan nilai keindahan.

Contoh Kerajinan

Pada dasarnya ada berbagai kerajinan yang telah dibuat oleh semua pengrajin. Sesuai dengan jenis-jenis kerajinan menurut bahan pembuatnya, berikut ialah beberapa contoh kerajinan yang cukup banyak diproduksi.

1. Contoh Kerajinan dari Bahan Keras

  • Kerajinan dari bambu, bahan utamanya ialah bambu dengan sejumlah peralatan untuk menolong proses pembuatan. Contoh kerajinan yang didapatkan yaitu kursi bambu, dekorasi lampu, teko bambu, pot bunga, pagar taman, lonceng bambu, dan beda sebagainya.
  • Kerajinan dari kayu, bahan utamanya ialah kayu dengan kualitas yang baik. Contoh kerajinan yang didapatkan yaitu kursi kayu, meja, lemari, asbak, lampu hias, mangkuk, gelang kayu, patung, dan beda sebagainya.
  • Kerajinan dari logam, bahan utamanya ialah logam (besi, tembaga, kuningna, dan lain-lain) dengan sejumlah peralatan untuk menolong proses pembuatan. Contoh kerajinan yang didapatkan yaitu; lokasi tidur, meja, patung, lampu hias, dan beda sebagainya.

2. Contoh Kerajinan dari Bahan Lunak

  • Kerajinan dari tanah liat, bahan utamanya ialah tanah liat dan air yang disusun sedemikian rupa sehingga serupa sebuah benda. Contoh kerajinan yang didapatkan yaitu; guci, vas, piring, gentong, gerabah, kendi, dan beda sebagainya.
  • Kerajinan dari serat alam, bahan utamanya ialah serat yang didapatkan oleh tumbuh-tumbuhan. Contoh kerajinan yang dihasilkan, yaitu tas dari bahan eceng gondok, tikar dari bahan daun pandan, sapu dan keset dari sabut kelapa, sendal dari pelepah pisang, topi dari bahan kulit jagung, dan beda sebagainya.
  • Kerajinan dari kertas bekas, bahan utamanya ialah kertas yang dihancurkan sampai menjadi bubur kertas. Contoh kerajinan yang dihasilkan, yaitu topeng, celengan, lokasi pensil, bingkai, dan beda sebagainya.

Demikianlah penjelasan tentang Kerajinan dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa.