Pengertian Ekonomi Kreatif

Posted on

Pengertian Ekonomi Kreatif – Meski mayoritas industri kreatif menjadi sektor yang terkena akibat pandemi Covid-19, pemerintah tampaknya optimistis bahwa sektor ini bakal cepat pulih kembali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno pernah mengungkapkan dalam suatu peluang bahwa sektor ekonomi kreatif dapat menjadi lokomotif pembangunan melewati sinergi dengan UMKM.

Lantas, apa sih sebetulnya yang dinamakan sebagai ekonomi kreatif itu? apa saja manfaatnya? Berikut pembahasannya!

Pengertian Ekonomi Kreatif

Pengertian ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep bidang perekonomian di era ekonomi yang baru dengan mengkhususkan kreativitas dan informasi.

Konsep dari ekonomi kreatif ini mengedepankan sumber daya manusia yang memiliki gagasan dan pengetahuan yang dipakai sebagai hal utama dalam produksi.

Intinya ekonomi kreatif ini lebih mengedepankan kreativitas, pengetahuan, dan gagasan dari insan sebagai aset untuk menciptakan perekonomian bergerak maju. Konsep ekonomi kreatif ini telah terbukti bisa mengembangkan sektor perekonomian.

Buktinya perkembangan sektor ekonomi ini telah meningkat sampai 5,76% dikomparasikan sektor pertambangan dan penggalian, listrik, pertanian, dan sektor lainnya. Jika terus begini sektor perekonomian di Indonesia dapat semakin berkembang pesat dan kesudahannya mendunia.

Ciri-ciri Ekonomi Kreatif

Dikutip dari buku Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal (2020), ekonomi kreatif memiliki 6 ciri utama, yakni:

1. Adanya Kreasi Intelektual

Ekonomi kreatif menekankan pada pentingnya kreativitas. Maka dari itu, kreativitas dan pun keahlian dalam sebuah sektor sangat diperlukan dan menjadi di antara ciri utama dari ekonomi kreatif.

2. Mudah Diganti

Kreasi dan inovasi mesti terus dikembangkan cocok dengan perkembangan kegiatan ekonomi. Tujuannya supaya bisa diterima oleh pasar dan bermanfaat untuk konsumen.

3. Distribusi Secara Langsung dan Tidak Langsung

Adanya penyaluran secara langsung atau tidak langsung didasarkan pada kepandaian perusahaan dan keperluan konsumen.

4. Membutuhkan Kolaborasi

Dalam industri kreatif, kolaborasi sangatlah penting. Misalnya antara pihak pengusaha dengan pemerintah yang menata kebijakannya.

5. Berbasis Pada Ide

Artinya gagasan menjadi urusan utama yang mesti dipersiapkan dalam ekonomi kreatif. Ide sangat urgen dalam mengembangkan industri kreatif dan bakal selalu sehubungan dengan inovasi dan kreativitas.

6. Tidak Punya Batasan

Tidak terdapat batasan dalam pembuatan produk. Artinya inovasi dan kreativitas dalam pembuatan produk akan tidak jarang kali terjadi dan urusan ini tidak mempunyai batasan yang pasti.

Baca juga: Pengertian Kalor

Manfaat Ekonomi Kreatif

Perlu anda ketahui, ekonomi kreatif juga punya sejumlah manfaat yaitu:

  • Menciptakan lapangan kerja baru
  • Membuat masyarakat menjadi lebih kreatif
  • Mengurangi angka pengangguran
  • Meningkatkan inovasi di sekian banyak bidang
  • Menciptakan persaingan bisnis yang lebih sehat.

Sebagai informasi, dikutip dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf), pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia sendiri diketahui lumayan pesat. Hal ini disaksikan dari tingkat perkembangan PDB ekonomi kreatif pada 2019 menjangkau 5,10 persen.

Artinya ekonomi kreatif telah menjadi unsur pengembangan masyarakat Indonesia. Sesuai dengan yang dilafalkan sebelumnya, industri kreatif merangkum 14 sektor, mulai dari periklanan sampai riset dan pengembangan.

Sektor ekonomi kreatif di Indonesia sendiri diketahui mulai dikembangkan pada 2006. Saat tersebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberi perintah guna mengembangkan konsep ekonomi kreatif. Salah satu format realisasinya merupakan dengan menegakkan Indonesian Design Power oleh Departemen Perdagangan.

Tujuan utama pendirian Indonesian Design Power ialah untuk menolong pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Perkembangan konsep ekonomi ini masih terus berlanjut sampai Presiden Joko Widodo menegakkan BEKRAF pada 2015.

Berdasarkan Data Statistik Indikator Makro Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional terus bertambah dari Rp 526 triliun di tahun 2010, menjadi Rp 989 triliun pada tahun 2017.

Sementara itu, pada tahun 2019, sektor ekonomi kreatif menyerahkan kontribusi sebesar Rp 1,105 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Hal ini menanam Indonesia pada posisi ketiga, sesudah Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Walaupun pandemi Covid-19 menciptakan PDB atas dasar harga konstan (ADHK) ekonomi kreatif pada 2020 merasakan pertumbuhan minus 2,39 persen, tetapi subsektor laksana televisi, radio, software dan, game developer, malah mengalami peningkatan.

Baca juga: Pengertian Infrastruktur

Faktor Pendorong Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif bisa terbentuk, tumbuh dan berkembang jika ada pendorongnya. Apa saja faktor-faktor yang mendorong terbentuk, tumbuh, dan berkembangnya ekonomi kreatif?

1. Kreativitas dalam Sektor Ekonomi

Membahas mengenai ekonomi kreatif, pasti saja kreativitas mesti terdapat dalam pembahasanya tergolong sebagai hal pendorongnya. Kreativitas sendiri yaitu suatu proses mental seseorang dalam memunculkan gagasan dan usulan yang sifatnya baru.

Kreativitas yang terdapat dalam perekonomian seringkali mempunyai tujuan untuk menambah pemasukan dan hasil perekonomian.

Objek dalam perekonomian ini lazimnya berbentuk barang atau jasa kreatif hasil inovasi dan pemikiran manusia, sampai-sampai perekonomian ini dinamakan sebagai ekonomi kreatif.

2. Teknologi Maju

Kemajuan teknologi yakni salah satu andalan dalam sektor perekonomian kreatif. Kemudahan akses yang dapat anda ambil dari peradaban teknologi dapat menolong perekonomian ini semakin maju.

Jika dimanfaatkan dengan baik, teknologi bisa menekan kendala dan masalah yang ditemukan dalam proses perekonomian ini.

Beberapa negara maju pun menggunakan peradaban teknologi guna menjalankan mode ekonomi kreatif seperti Jepang dan Amerika Serikat.

3. Tenaga Kerja

Tenaga kerja menjadi hal pendorong utama dalam ekonomi kreatif. Hal ini dikarenakan manusia sebagai sumber daya yang menjadi penggerak perekonomian ini.

Jika tenaga kerja yang menjadi sumber daya manusianya mencukupi dan berkualitas, maka perekonomian yang dijalankan pun akan berlangsung dengan baik.

4. Kemudahan dalam Akses Komunikasi

Akses komunikasi yang gampang tentunya akan menolong para pelaku ekonomi ini dalam mengerjakan usaha industrinya.

Pengakuan dan apresiasi publik diperlukan oleh pelaku ekonomi ini guna terus berkarya dan mengembangkan potensinya. Kemudahan dalam akses komunikasi bakal memberikan akibat positif yang paling besar.

Jika urusan ini benar-benar terwujud maka perekonomian bakal terus menghasilkan deviden dalam proses pemasarannya yang semakin luas efek akses yang gampang ini.

5. Media Sosial

Media sosial merupakan platform yang bisa memperlihatkan sekian banyak informasi. Di samping itu, media sosial dapat dipakai dengan sekian banyak tujuan pemakaianya. Penggunaan media sosial pastinya dapat dipakai oleh semua ekonom yang salah satunya bergerak dalam ekonomi ini.

Melihat media sosial yang ketika ini ialah hal gampang diakses oleh masing-masing kalangan, menciptakan media sosial mempunyai potensi yang paling bagus guna dijadikan sebagai sarana pemasaran produk yang salah satunya yakni hasil dari industri kreatif.

Baca juga: Pengertian Profitabilitas

Contoh Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif merupakan salah satu industri yang bergerak dengan ide-ide baru seseorang sehingga sejumlah contoh industri ekonomi berbasis pada kreativitas. Contoh ekonomi kreatif diantaranya:

1. Bidang Kuliner

Bisnis kuliner merupakan salah satu bisnis yang tidak pernah mati. Anda dapat mengembangkan gagasan mengenai kuliner yang sedang tren atau sedang hits di sekian banyak kalangan. Masyarakat Indonesia ingin menyukai hal-hal yang nyeleneh lagipula di bidang kuliner.

Beberapa tren masakan yang pernah viral sebab tidak biasa ialah bakso beranak, bakso mercon, dan sekian banyak jenis bakso beda yang dirubah supaya bisa mendapat perhatian masyarakat.

Cafe aesthetic pun menjadi tren anak muda kini yang senang mengunggah potret mereka di sosial media. Anda melulu perlu mencari gagasan serta konsep aesthetic yang bertolak belakang dari yang lain jika punya minat membuka bisnis di bidang ini.

2. Bidang Fashion

Fashion mempunyai nasib sama seperti kuliner. Fashion yaitu salah satu industri yang tidak pernah mati gaya. Industri fashion selalu memerlukan orang-orang yang berpikiran out of the box supaya karya mereka bisa dilirik.

Fashion yang simple dan kreatif yakni salah satu incaran anak muda jaman sekarang. Para perancang dituntut untuk dapat menciptakan karya yang inovatif supaya bisa dinikmati oleh seluruh kalangan.

3. Bidang Musik

Musik ialah salah satu karya seni yang terbuat menurut gagasan seseorang. Industri musik tidak jarang kali berkembang dan penikmatnya juga silih berganti.

Tren musik selalu bertolak belakang setiap tahun bahkan bulan. Hal ini secara tidak langsung menciptakan para seniman musik mesti dapat menyesuaikan bila hendak kiprahnya tetap ada.

Pendistribusian lagu pun tidak kalah penting dalam industri musik. Di era globalisasi musik bukan lagi di distribusikan secara jasmani seperti kaset namun pun secara digital melewati platform laksana spotify atau youtube sampai-sampai kreativitas pemusik dalam mencerminkan idenya pun sangat dibutuhkan.

4. Bidang Advertising

Dunia periklanan selalu memerlukan orang-orang dengan gagasan kreatif supaya iklan yang diciptakan dapat unik konsumen.

Advertising merupakan salah satu lahan yang dapat dimanfaatkan oleh semua penggerak ekonomi kreatif guna mengubah gagasan mereka menjadi uang.

Pembuatan iklan tidak selalu membutuhkan gagasan kreatif namun strategi pemasaran yang baik. Banyak media yang dapat dimanfaatkan guna pengiklan laksana televisi, youtube, koran dan lain-lain.

5. Bidang Arsitektur

Arsitektur yaitu bidang yang paling bergantung pada gagasan sehingga sangat sesuai dengan ekonomi kreatif. Era sekarang tidak sedikit milenial yang hendak mempunyai hunian dengan konsep minimalis serta unik sampai-sampai ide-ide baru paling dibutuhkan. Tersedia banyak software desain lokasi tinggal yang dapat dicoba dari lokasi tinggal untuk menajamkan skill arsitek.

Tidak melulu rumah ekonomi kreatif juga dapat dimasukkan ke dalam bidang arsitektur yang lain seperti perencanaan kota, pembangunan taman dan lain-lain.

6. Pasar Barang Seni

Pasar barang seni sangat memerlukan konsep ekonomi kreatif disebabkan seni bersangkutan langsung dengan gagasan yang out of the idea serta inovatif.

Para seniman dapat menjual gagasan kreatif mereka melewati pameran serta lelang sehingga eksistensi pasar barang seni tidak jarang kali dibutuhkan.

7. Bidang Kerajinan

Kerajinan yakni salah satu hasil karya yang membutuhkan tidak sedikit ide kreatif. Ekonomi kreatif sangat menolong para pengrajin untuk menjual hasil karya mereka.

Meskipun penciptaan kerajinan relatif tidak banyak dalam sekali produksi tetapi hal ini tidak merintangi pengrajin dalam berkreatifitas.

8. Game

Game merupakan salah satu lahan ekonomi kreatif yang paling berpotensi guna berkembang. Pasar dari game sendiri ialah kalangan anak muda sampai-sampai dalam desainnya sangat memerlukan ide-ide kreatif semua pengembang. Game sendiri dapat dimodifikasi menjadi sekian banyak macam seperti game pendidikan dan lain-lain.

Demikianlah penjelasan tentang Ekonomi Kreatif dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa.