Pengertian Bahasa Indonesia

Posted on

Pengertian Bahasa Indonesia – Manusia adalah mahkluk sosial yang mesti berinteraksi dengan sesamanya dalam memenuhi sekian banyak kebutuhan hidup. Karena itu, insan tidak mungkin dapat hidup sendiri tanpa berinteraksi dengan orang lain.

Di dalam kehidupan sehari-hari, insan mengenal kebudayaan dan menciptakan sekian banyak wujud ide, aktivitas, sampai artefak guna memenuhi keperluan hidupnya. Bahasa, menjadi di antara unsur sangat penting yang memprovokasi kehidupan maupun kebudayaan manusia.

Bahasa mempunyai peran penting dalam kehidupan manusia sebab ia menjadi perangkat komunikasi yang utama. Sebagai perangkat komunikasi, bahasa mencakup kata, kelompok kata, klausa dan kalimat yang diungkapkan secara lisan maupun tulisan.

Pengertian Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia merupakan bahasa Melayu yang dijadikan sebagai bahasa yang resmi untuk Republik Indonesia serta bahasa guna persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan pemakainya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, pada hari sesudahnya, persamaan dengan itu, mulai pula berlaku konstitusi. Di Timor Leste, bahasa Indonesia bersetatus sebagai bahasa kerja.

Dilihat dari liguistiknya, bahasa Indonesia yaitu salah satu dari sekian banyak ragam bahasa Melayu. Dasar yang digunakan ialah bahasa Melayu Riau (kepulauan Riau sekarang) semenjak abad ke-19. Dalam perkembagannya tidak sedikit sekali perubahan dampak pemakaian “Bahasa Indonesia” andai nama bahasa Melayu tetap dipakai.

Proses ini mengakibatkan berbedanya Bahasa Indonesia ketika ini dari sekian banyak bahasa Melayu yang digunakan di Riau ataupun Semenanjung Malaya. Sampai sekarang, Bahasa Indonesia ialah bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan ucapan-ucapan baru, baik dari pencipaan ataupun penyerapan dari bahasa wilayah dan bahasa asing.

Walaupun dicerna serta dituturkan oleh lebih dari 90% penduduk Indonesia, Bahsa Indonesia bukanlah bahasa ibu untuk banyak sekali penuturnya. Hampir seluruh warga Indonesia menggunakan salah satu dari 748 bahsa yang terdapat di negara Republik Indonesia sebagai bahasa ibu.

Penutur Bahasa Indonesia tidak jarang kali menggunakan versi keseharian (kolakial) serta mencampuradukan dengan logat melayu yang lainnya atau pun memakai bahasa ibunya. Walau demikian, Bahasa Indonesia digunakan sangat luas diperguruan-perguruan, sastra, media massa, surat-menyurat resmi, perlengkapan lunak, serta beragam forum publik lainnya, sehingga dapat dikatakan bahasa Bahasa Indonesia digunakan semua penduduk Indonesia.

Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli

  • Gorys Keraf (1997), bahasa merupakan alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang didapatkan oleh perangkat ucap manusia.
  • Felicia (2001), bahasa yaitu alat yang dipakai untuk berkomunikasi sehari-hari, baik bahasa lisan atau juga bahasa tulis.
  • Sunaryo (2000), bahasa di dalam struktur kebiasaan ternyata mempunyai kedudukan, faedah serta peran ganda, bahasa sendiri ialah sebagai akar serta produk kebiasaan yang sekaligus bermanfaat sebagai sarana berfikir dan sarana penyokong pertumbuhan serta pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Owen, bahasa bisa didefinisikan sebagai kode yang diterima secara sosial atau juga sistem konvensional untuk mengucapkan konsep melewati kegunaan simbol-simbol yang dikehendaki serta kombinasi simbol-simbol yang telah ditata oleh ketentuan.
  • Tarigan (1989) menyerahkan 2 pengertian bahasa. Pertama, bahasa yakni suatu sistem yang sistematis, barang kali pun sistem generatif. Kedua, bahasa ialah seperangkat lambang-lambang mana suka atau juga simbol-simbol arbitrer.
  • Santoso (1990), bahasa adalah rangkaian bunyi yang didapatkan oleh perangkat ucap insan secara sadar.
  • Mackey (1986), bahasa salah suatu format serta bukan suatu suasana (Language may be Form and Not Matter) atau juga sesuatu sistem emblem bunyi yang arbitrer, atau sebuah sistem dari sekian tidak sedikit sistem-sistem, sebuah sistem dari sebuah tatanan atau pun sebuah tatanan dalam sistem-sistem.
  • Wibowo (2001), bahasa ialah sistem simbol bunyi yang bermakna serta berartikulasi (dihasilkan oleh perangkat ucap) yang memiliki sifat arbitrer serta konvensional, digunakan sebagai perangkat berkomunikasi oleh sekelompok insan untuk mencetuskan perasaan serta pikiran.
  • Walija (1996), bahasa merupakan komunikasi yang paling menyeluruh dan efektif untuk mengucapkan ide, pesan, maksud, perasaan serta sebuah pendapat untuk orang lain.
  • Syamsuddin (1986) pun memberikan 2 pengertian bahasa. Pertama, bahasa yaitu alat yang digunakan untuk menyusun pikiran, perasaan, kemauan dan perbuatan-perbuatan, serta perangkat yang digunakan untuk memprovokasi dan kedua, bahasa ialah tanda yang jelas dari suatu jati diri entah tersebut yang baik maupun yang buruk, suatu tanda yang jelas dari family serta bangsa dan tanda yang jelas dari budi kemanusiaan.
  • Pengabean (1981), bahasa yakni suatu sistem yang mengutarakan serta mengadukan apa yang terjadi pada sistem saraf.
  • Soejono (1983), bahasa ialah suatu sarana perhubungan rohani yang teramat urgen dalam hidup bersama.

Baca juga: Pengertian Perubahan Sosial

Sejarah Singkat Bahasa Indonesia

Sejarah bahasa Indonesia bermula dari bahasa Melayu yang diabsahkan menjadi bahasa persatuan saat Sumpah Pemuda tahun 1928. Perkembangan bahasa Indonesia didorong oleh kebangkitan nasional. Di mana di dalamnya ada peranan-peranan urgen pada pekerjaan politik, perdagangan, surat kabar, maupun memodernkan bahasa Indonesia.

Kemudin pada tanggal 17 Agustus 1945 bahasa Indonesia dikukuhkan sebagai bahasa negara yang memiliki status dan faedah yang tinggi. Hingga sekarang bahasa Indonesia menjadi bahasa yang dipakai oleh semua masyarakat Indonesia dan pemerintah memberi perhatian dengan menyusun Lembaga Pusat Bahasa dan Penyelenggara Kongres Bahasa Indonesia.

Fungsi Bahasa

Fungsi utama bahasa yaitu sebagai perangkat komunikasi. Terdapat tiga faedah utama bahasa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Berikut ialah fungsi bahasa tersebut:

1. Sebagai Alat Komunikasi

Bahasa merupakan ucapan-ucapan yang mempunyai makna. Setiap kata mempunyai makna dan hubungan abstrak dengan sebuah konsep atau objek yang diwakilinya. Melalui bahasa, setiap pribadi dapat mengerjakan komunikasi dua arah yang bisa dimengerti oleh setiap individu.

2. Sebagai Alat Pemersatu Bangsa

Bahasa bermanfaat sebagai perangkat pemersatu bangsa sebab pemakaiannya sebagai alat guna berkomunikasi. Setiap warga sebuah bangsa dapat mengucapkan pemikirannya dengan memakai bahasa yang dapat dimengerti. Komunikasi masyarakat dengan memakai bahasa yang sama dan bisa dimengerti satu sama lain bakal mempersatukan bangsa menjadi lebih kuat.

3. Sebagai Identitas Suatu Suku atau Bangsa

Setiap bangsa atau suku tentu mempunyai bahasa yang berbeda-beda, urusan ini dapat menjadikan bahasa sebagai identitas dan keanehan tersendiri untuk suatu bangsa atau suku.

Tujuan Bahasa

Tujuan bahasa bila disaksikan dari destinasi pemakaiannya antara lain:

  • Tujuan Praktis, bahasa dipakai untuk komunikasi sehari-hari
  • Tujuan Artistik, bahasa yang dirangkai dengan sedemikian rupa sampai-sampai menjadi bahasa yang estetis dan dapat dipakai untuk pemuas rasa estetis.
  • Tujuan Pembelajaran, bahasa sebagai media guna mempelajari sekian banyak ilmu pengetahuan baik dalam lingkup bahasa tersebut sendiri atau di luar bahasa.
  • Tujuan Filologis, bahasa dipakai untuk mempelajari naskah-naskah tua guna menginvestigasi latar belakang sejarah manusia, kebudayaan, dan adat istiadat serta pertumbuhan bahasa.

Baca juga: Pengertian Resensi

Manfaat Bahasa

Terdapat banyak sekali manfaat bahasa yang dapat diperoleh oleh manusia. Berikut sejumlah manfaat bahasa yaitu:

1. Bahasa Resmi Suatu Negara

Suatu negara seringkali mempunyai bahasa wilayah yang bermacam-macam. Agar negara itu mempunyai identitas budaya, butuh adanya sebuah bahasa yang mewakili sekian banyak budaya yang terdapat di negara tersebut. Bahasa ini seringkali disebut sebagai bahasa resmi.

2. Pengantar dalam Dunia Pendidikan

Dalam paparan materi di dunia edukasi harus memakai bahasa resmi supaya dimengerti oleh penduduk negara yang bersangkutan. Hal ini pun penting supaya tidak terjadi miskonsepsi dalam dunia pendidikan.

3. Alat Pengembang Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan

Pengembangan kebudayaan sastra pastinya sangat diprovokasi oleh bahasa yang digunakan. Berbagai kebudayaan hadir dari bahasa yang digunakan, contohnya puisi, sajak, karangan, pantun, dan sebagainya.

Di samping itu, dunia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) pun membutuhkan bahasa. Bahasa dipakai untuk mencatat jurnal hasil penelitian, guna menamai sekian banyak objek baru hasil inovasi penelitian, guna sarana berdiskusi antar peneliti, dan sebagainya.

Ciri-ciri Bahasa Indonesia

Bahasa mempunyai 6 ciri yaitu:

  • Sistematik
  • Arbitrer
  • Vokal
  • Bermakna
  • Komunikatif
  • Ada di masyarakat

Secara spesifik bahasa Indonesia menurut keterangan dari Muslich dan Oka (2010) menyampaikan bahwa bahasa Indonesia mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

  • Bahasa Indonesia tidak ada perubahan format kata untuk mengaku jenis kelamin.
  • Bahasa Indonesia mempergunakan kata tertentu guna menunjukan jamak atau bahasa Indonesia tidak mengenal perubahan format kata untuk mengaku jamak.
  • Bahasa Indonesia tidak ada perubahan format kata untuk mengaku waktu.
  • Susunan kumpulan kata dalam bahasa Indonesia seringkali menggunakan hokum-hukum D-M (Diterangkan-Menerangkan).

Bahasa Indonesia mengenal lafal baku, yakni lafal yang tidak diprovokasi lafal asing dan atau lafal daerah.

Kedudukan Bahasa Indonesia

Fungsi Bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional yaitu sebagai berikut:

1. Lambang Kebanggaan Kebangsaan

Bahasa Indonesia menggambarkan nilai-nilai sosial kebiasaan yang mendasari rasa kebangsaan rakyat Indonesia. Atas dasar kehormatan hati ini, bahasa Indonesia mesti dipelihara dan dikembangkan serta mesti selalu membangun rasa bangga dalam memakai bahasa Indonesia.

2. Lambang Identitas Nasional

Bahasa Indonesia bisa mendapatkan identitasnya sebagai emblem identitas nasional bilamana masyarakat pemakai tak melulu memakainya, tetapi pun membina dan mengembangkannya sampai-sampai bersih dari bagian bahasa lain.

3. Alat Penghubung antar Warga, antar Daerah, dan antar Budaya

Dengan adanya bahasa Indonesia saya dan anda bisa menggunakannya sebagai perangkat komunikasi dalam berinteraksi/ berkomunikasi dengan masyarakat-masyarakat di wilayah (sebagai bahasa penghubung antar warga, daerah, dan budaya).

4. Alat yang Menyatukan Berbagai Suku Bangsa

Dengan bahasa Indonesia memungkinkan sekian banyak suku bangsa menjangkau keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu dengan tidak butuh meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan untuk nilai-nilai sosial kebiasaan serta latar belakang bahasa wilayah yang bersangkutan.

Baca juga: Pengertian Corel Draw

Bahasa Indonesia di Luar Negeri

Bahasa persatuan di negara Indonesia ini, ternyata tidak sedikit diminati oleh sebanyak negara. Seperti Republik Rakyat Tiongkok, tidak sedikit perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta yang membuka jurusan Bahasa Indonesia. Bahkan tidak melulu di RRT, tetapi pun di Australia. Pengembangan bisnis di Indonesia dan kesenangan terhadap tradisi di Indonesia merupakan dalil utama penduduk Australia mempelajari bahasa ini.

“Banyaknya bisnis pariwisata, adaah salah satu dalil mahasiswa memungut jurusan Bahasa Indonesia. Hanya saja, seiring dengan pertumbuhan isu politik domestik maupun politik antar negara. Kondisi tersebut menciptakan surutnya pembelajaran Bahasa Indonesia di luar negeri (Australia),” ujar prof George Quinn dalam acara Konferensi Inernasional Pengajaran Bahasa Indonesia guna Penutur Asing (KIPBIPA) ke-9.

Tak melulu Australia dan RRT saja yang mempunyai pelajaran bahasa Indonesia. Ada Korea Selatan yang tak melulu orang Indonesia saja yang suka drama Korea tetapi penduduk Koreapun pun tertarik dengan kebiasaan Indonesia.

Hankuk University of Foreign Studies sebagai di antara kampus terbaik di Korea membuka jurusan bahasa Indonesia. Kanada, negara ini membuka lokasi kursus guna mempelajari bahasa Indonesia sebab meningkatnya jumlah pekerja dari Indonesia.

Vietnam, negara ini memutuskan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua di kota Ho Chi Minh Vietnam semenjak Desember 2007. Jepang, di University of Foreign Studies Tokyo pun mempunyai program studi bahasa Indonesia.

Kepulauan Hawaii Amerika, Uiversitas di kepulauan ini pun mengajarkan bahasa Indonesia dalam kurikulumnya. Ukraina, universitas di Ukraina membuka program studi bahasa Indonesia yakni di Taras Shevcenko National University of Kyiv. Dan Suriname yang 14% populasinya ialah suku Jawa sampai-sampai di negara ini pun menggunakan bahasa Indonesia.

Tanggal 18 Agustus 1945 bahasa Indonesia diputuskan sebagai bahasa negara dan ketetapan ini tertera dalam Pasal 36 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Kini bahasa Indonesia jumlah penuturnya menjangkau 300 juta lebih di semua dunia. Potensi besar yang dipunyai bahasa Indonesia ini bisa dijadikan dalil yang tepat untuk mengerjakan internasionalisasi bahasa Indonesia. Secara spesifik, bahasa Indonesia bisa menjadi bahara sah MEA laksana bahasa Inggris yang terlebih dahulu sudah menjadi bahasa sah masyarakat Uni Eropa.

Beragamnya kebiasaan menjadikan Indonesia kaya bakal bahasa daerah. Kondisi kebhinekaan bahasa Indonesia marupakan modal dalam menginternasionalisasi bahasa Indonesia. Selain tersebut bahasa Indonesia berkesempatan menjadi bahasa sah ASEAN sebab mempunyai sejumlah faktor.

Demikianlah penjelasan tentang Bahasa Indonesia menurut RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambaha wawasan kalian, sampai jumpa…