Pengertian Informasi

Posted on

Pengertian Informasi – Informasi dibutuhkan oleh semua orang, baik itu untuk memperbaharui pengetahuan, materi untuk beropini atau sebagai dasar untuk membuat sebuah keputusan.

Informasi sangat erat kaitannya dengan data. Bedanya data ialah bahan mentah nya sebelum di kolola yang kemudian menjadi informasi yang bermanfaat. Untuk lebih jelas nya mari simak artikel nya di bawah ini.

Apa Itu Informasi ?

Informasi adalah kumpulan data atau fakta yang telah diproses dan dikelola sedemikian rupa sehingga mudah bagi penerima untuk memahami dan menggunakannya.

Dari definisi diatas kita dapat memahami bahwa kata “informasi” memiliki arti yang berbeda dengan kata “data”. Data adalah fakta yang masih mentah atau belum diproses. Setelah diproses atau diolah, data dapat menjadi informasi yang bermanfaat.

Tidak semua data atau fakta dapat diproses menjadi informasi bagi penerimanya. Jika ternyata data yang diproses tidak bermanfaat bagi penerima, hal tersebut tidak dapat disebut informasi.

Pengertian Informasi Menurut Para Ahli

Berikut adalah pengertian informasi menurut beberapa para ahli:

1. Raymond McLeod

Informasi menurut Raymond McLeod adalah data yang telah diproses menjadi bentuk baru yang bermakna bagi penerima dan berguna untuk membuat keputusan sekarang atau di masa depan.

2. Jogiyanto H.M

Informasi menurut Jogiyanto H.M adalah hasil dari pemrosesan data menjadi bentuk yang lebih bermanfaat bagi penerima dan menggambarkan peristiwa nyata yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.

3. The Liang Gie

Informasi menurut The Liang Gie adalah serangkaian kata, kalimat, gambar, atau karakter tertulis lainnya yang berisi pemikiran dan pengetahuan yang dapat digunakan manajer untuk membuat keputusan yang benar berdasarkan fakta.

4. Tata Sutabri

Informasi menurut Tata Sutabri adalah data yang telah diklasifikasikan atau diproses dan ditafsirkan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan.

Manfaat dari Informasi

Dibawah ini merupakan manfaat dari informasi:

  1. Menjadi dasar pertanggungjawaban atas keputusan atau tindakan yang diambil.
  2. Menjadi tren tentang sesuatu di masa depan.
  3. Menjadi dasar untuk menentukan solusi untuk menyelesaikan suatu masalah.
  4. Meminimalkan risiko membuat keputusan yang salah.
  5. Memberikan deskripsi yang tepat dan faktual sesuai dengan kondisi yang berlaku saat ini.
  6. Mengoptimalkan alur kerja dalam suatu organisasi.
  7. Membantu membuat materi iklan lebih jelas dan lebih bertarget.
  8. Mempertahankan citra positif perusahaan dan memperkuat kepercayaan.
  9. Memberikan bukti yang valid kepada pihak lain.

Ciri-Ciri Informasi

Berikut adalah ciri-ciri informasi yang berkualitas:

  1. Lengkap, yaitu informasinya harus utuh, bukan setengah-setengah.
  2. Relevan, informasi yang diberikan harus relevan sesuai kebutuhan.
  3. Tepat Waktu, artinya informasi harus selalu tersedia saat dibutuhkan.
  4. Akurat, yaitu informasi harus mencerminkan situasi sebenarnya.

Jenis-Jenis informasi

Ada enam jenis dari informasi, yaitu:

  1. Philosophic Information, jenis informasi yang terkait dengan konsep yang menggabungkan informasi dengan pengetahuan dan politik.
  2. Cultural Information, informasi yang memberi tekanan pada dimensi budaya.
  3. Objective Information, sejenis informasi yang berkaitan dengan sifat logis informasi tertentu.
  4. Subjective Information, jenis informasi yang terkait dengan perasaan dan informasi tentang manusia. Kehadiran informasi jenis ini tergantung pada orang yang menyajikannya.
  5. Substitusional Information, jenis informasi yang berkaitan dengan kasus-kasus di mana konsep informasi digunakan untuk beberapa informasi. Dalam hal ini, informasi terkadang diganti dengan istilah komunikasi.
  6. Absolute Information, adalah “pohon” yang merupakan jenis informasi yang dijamin kebenarannya dan tidak memerlukan penjelasan lebih lanjut.

Fungsi Informasi

Berikut adalah fungsi dari sebuah informasi:

  1. Menjadi sumber pengetahuan dari berbagai bidang
  2. Menambah wawasan dan referensi baru
  3. Sebagai sumber berita untuk publik
  4. Sebagai sarana hiburan
  5. Menghilangkan ketidakpastian tentang berita buruk
  6. Sosialisasikan pedoman tertentu
  7. Mempengaruhi pendapat orang lain dan khalayak
  8. Untuk menyatukan opini dengan fakta yang ada.

Sumber Informasi

Sumber informasi bisa di dapatkan dari:

  1. Lembaga pendidikan
  2. Otoritas pemerintah
  3. Media massa atau media sosial
  4. Masyarakat
  5. lingkungan kerja.

Contoh Informasi

Dibawah ini adalah beberapa contoh dari informasi:

  1. China memenangkan ASIAN GAMES 2018 dengan 132 medali emas
  2. Kenaikan harga bahan bakar adalah Rp 500 per liter untuk jenis Pertamax
  3. Harga ayam irisan adalah 40.000 rupiah per kilo.
  4. Mahasiswa memulai kuliah pada tanggal 7 desember 2020.
  5. Indonesia akan menyelenggarakan ASIAN GAMES 2018 di kota Jakarta dan Palembang.

Demikianlah artikel tentang Informasi apabila anda ingin mencari sebuah informasi lebih baik analisa terlebih dahulu apakah berita tersebut fakta atau hoax karena saat ini mudah sekali orang menyebarkan berita-berita hoax di berbagai media sosial. Semoga bermanfaat terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Related posts: