Pengertian Data

Posted on

Pengertian Data – Tanpa adanya informasi, Anda tidak akan tahu info-info terbaru dan tidak dapat menyelesaikan berbagai masalah. Dan tanpa adanya data yang dicari sebelumnya, tidak ada informasi dan solusi untuk memecahkan masalah.

Namun dalam kenyataannya, sangat disayangkan bahwa banyak orang tidak memahami apa fungsi dan makna data bagi kehidupan saat ini. Nah, untuk lebih jelasnya mari simak artikel nya di bawah ini.

Apa itu Data ?

Data adalah kumpulan keterangan mentah atau fakta dalam bentuk simbol, angka, kata atau gambar yang diperoleh dengan mengamati atau mencari sumber tertentu.

Pendapat lain menyatakan bahwa data merupakan kumpulan informasi atau deskripsi dasar dari suatu hal (objek atau peristiwa), yang berasal dari pengamatan dan dapat diproses menjadi bentuk yang lebih kompleks, seperti Informasi, database atau solusi untuk masalah khusus.

Data yang diolah menjadi informasi yang dengannya pengetahuan penerima dapat diperluas. Dalam hal ini, data dapat dilihat sebagai objek dan informasi adalah topik yang bermanfaat bagi penerima. Informasi juga dapat disebut sebagai hasil dari pemrosesan data.

Pengertian Data Menurut Para Ahli

Dibawah ini adalah pengertian data menurut beberapa para ahli:

1. Arikunto

Data menurut Arikunto mencakup semua fakta dan angka yang dapat digunakan sebagai bahan untuk kompilasi informasi.

2. Ahmad Muhsin dan Supriyanto

Data menurut Ahmad Muhsin dan Supriyanto adalah bahan baku untuk suatu informasi atau simbol yang mewakili jumlah, fakta, tindakan benda, dan lain sebagainya.

3. Slamet Riyadi

Data menurut Slamet Riyadi adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari pengamatan yang datanya bisa berupa angka atau simbol.

4. Kristanto

Data menurut Kristanto adalah fakta tentang objek yang dapat mengurangi tingkat ketidakpastian tentang suatu situasi dan peristiwa.

5. E. Mutiara dan Kuswadi

Data menurut E. Mutiara dan Kuswadi adalah kumpulan informasi yang telah diperoleh dari pengamatan dan dapat dalam bentuk angka, simbol atau properti.

6. Nuzulla Agustina

Data menurut Nuzulla Agustina adalah informasi tentang sesuatu yang telah sering terjadi dan dalam bentuk kumpulan fakta, angka, gambar, grafik, tabel, simbol, kata-kata, huruf yang menunjukkan sesuatu pemikiran, objek serta kondisi dan situasi tertentu.

7. Zulkifli A.M

Data menurut Zulkifli A.M adalah pernyataan, fakta atau bukti fakta yang masih mentah (asli) dan belum diproses.

Fungsi dari Data

Setelah memahami pengertian data, fungsi data itu sendiri sudah jelas. Mungkin istilah data lebih banyak terdengar di bidang komputer atau riset, tetapi pada dasarnya di hampir semua aspek kehidupan Anda yang disebut sebagai data.

Bagi para peneliti, data digunakan sebagai dasar utama untuk penelitian mereka. Saat menggunakan bidang komputer, hampir selalu data yang kemudian diproses untuk menyelesaikan masalah.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa data digunakan untuk membuat keputusan terbaik saat menyelesaikan masalah, dapat digunakan sebagai dasar untuk perencanaan atau penelitian, berfungsi sebagai referensi untuk setiap implementasi suatu kegiatan dan akhirnya juga menggunakan data sebagai bahan evaluasi.

Data dapat dibandingkan dengan dasar perencanaan atau kemajuan dari semua tindakan yang dilakukan. Itulah sebabnya hampir semua aspek kehidupan mengandung data.

Metode Pengumpulan Data

Ada empat metode pengumpulan data, yaitu:

1. Wawancara

Wawancara adalah teknik perolehan data yang dilakukan dengan tatap muka dan dipertanyakan dan dijawab secara langsung antara peneliti dan pembicara. Seiring perkembangan teknologi, metode wawancara juga dapat dilakukan melalui media tertentu seperti telepon, email, atau Skype.

2. Observasi

Observasi ialah metode pengumpulan data yang kompleks karena berbagai faktor diperhitungkan ketika mengimplementasikannya. Metode observasi ini tidak hanya mengukur sikap responden, tetapi juga dapat digunakan untuk mencatat berbagai fenomena yang terjadi.

3. Kuesioner (Angket)

Kuisioner merupakan metode pengumpulan data di mana responden diberikan serangkaian pertanyaan atau penjelasan tertulis untuk dijawab. Selain itu, metode kuesioner adalah metode pengumpulan data yang lebih efisien jika peneliti mengetahui variabel yang tepat untuk diukur dan apa yang diharapkan dari responden.

4. Studi Dokumen

Studi dokumen adalah metode pengumpulan data yang tidak berhubungan langsung dengan topik penelitian. Studi dokumen adalah jenis pengumpulan data yang meneliti berbagai jenis dokumen yang berguna untuk bahan analitis.

Jenis-Jenis Data

Ada enam jenis data, yaitu:

1. Berdasarkan Cara Mendapatkannya

  • Data Primer

Data Primer adalah data asli atau data baru yang pertama kali dikumpulkan oleh peneliti. Dengan data primer, peneliti mendapatkan informasi yang paling akurat untuk diandalkan tentang responden.

Peneliti memiliki gagasan yang jelas tentang penggunaan terminologi, unit statistik yang digunakan, metodologi penelitian dan ukuran sampel. Data primer dapat berupa internal atau eksternal. Contohnya adalah wawancara langsung dengan pengguna merek produk tertentu untuk memeriksa preferensi kepuasan pengguna.

  • Data Sekunder

Data Sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh peneliti dari sumber atau pihak lain yang sudah ada. Dengan data sekunder ini, peneliti tidak memiliki gagasan yang jelas tentang seluk-beluk data, sehingga keakuratan data juga dapat diandalkan. Data sekunder ini dapat diperoleh melalui buku, kertas, majalah, data penelitian dari surat kabar atau majalah, dll.

2. Berdasarkan Sumbernya

  • Data Internal

Merupakan data dari lingkungan internal suatu organisasi yang menggambarkan situasi dan kondisi dalam suatu organisasi secara internal. Misalnya data karyawan, data keuangan, data produksi dll.

  • Data Eksternal

Data yang diperoleh dari luar organisasi yang menggambarkan situasi dan kondisi yang ada di luar organisasi. Misalnya, jumlah data pelanggan, data tingkat preferensi pelanggan, data daya beli konsumen, data distribusi populasi, dll.

3. Berdasarkan Sifatnya

  • Data Kualitatif

Data kualitatif adalah data yang diekspresikan dalam bentuk kata, simbol atau gambar. Diperlukan waktu untuk memperoleh data yang relatif lebih kualitatif, melalui wawancara langsung, pengamatan, diskusi, analisis dokumen, pengamatan atau perekaman video.

Meskipun data kualitatif tidak diberikan dalam bentuk angka, mereka masih dapat digunakan untuk analisis statistik. Misalnya, data tentang kepuasan masyarakat dengan layanan pemerintah.

  • Data Kuantitatif

Data kuantitatif adalah data yang diekspresikan dalam bilangan atau angka. Data kuantitatif biasanya digunakan sebagai dasar untuk perhitungan statistik yang diproses menggunakan teknik operasi matematika. Contoh data kuantitatif seperti jumlah penduduk di kota, harga saham, data pendapatan penduduk, dll.

4. Berdasarkan prosesnya

  • Data Diskrit

Data Diskrit adalah data yang diperoleh dari hasil perhitungan, nilainya adalah bilangan alami (bukan pecahan). Misalnya, data populasi, data penumpang, data kendaraan bermotor dan sebagainya.

  • Data Kontinyu

Data Kontinyu adalah data yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kontinyu atau berkelanjutan dan bisa dalam bentuk pecahan. Misalnya, data panjang jalan, data hasil perjalanan, data berat kambing dan sebagainya.

5. Berdasarkan Jenis Skala Pengukuran

  • Data Nominal

Data Nominal yaitu data yang diperoleh dengan mengelompokkan objek berdasarkan kategori atau klasifikasi tertentu yang setara dan dinyatakan pada skala nominal.

Data nominal tidak dapat dianalisis dengan perhitungan matematis, logika perbandingan, dll. Contoh data nominal adalah data populasi, di mana pria dapat diwakili oleh angka 1 dan wanita dengan angka 2. Angka (1) dan (2) hanya berfungsi sebagai simbol atau kode untuk pengelompokan dan oleh karena itu tidak dapat dianalisis dengan operasi matematika.

  • Data Ordinal

Data ordinal yaitu data yang diperoleh dengan mengelompokkan objek berdasarkan kategori atau klasifikasi tertentu, tetapi antara data menunjukkan tingkat atau urutan data.

Data pesanan dapat dianalisis menggunakan logika perbandingan, tetapi tidak dapat dianalisis menggunakan operasi matematika. Contoh data pesanan adalah data kepuasan pelanggan, di mana sangat puas dapat diwakili oleh angka 1, puas dengan angka 2, sangat puas dengan angka 3, tidak puas dengan angka 4, sangat tidak puas dengan angka 5. Angka-angka ini menunjukkan posisi yang tidak setara.

  • Data Interval

Data interval yaitu data yang diurutkan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Berbeda dengan data ordinal, di mana jarak antara dua data tidak diperhitungkan, jarak antara puas dan tidak puas tidak dapat ditentukan karena menyangkut perasaan orang.

Data interval ini serupa jaraknya dengan data yang diurutkan dan dapat dianalisis menggunakan operasi matematika. Contoh data interval adalah bahwa pelajaran matematika untuk siswa di Jakarta adalah antara 0 dan 100.

Jika siswa A memiliki skor 100, siswa B memiliki skor 50, itu artinya tingkat kecerdasan A adalah dua kali B. Skor dari 0 hingga 100 hanyalah rentang yang dibuat untuk kategori Matematika dan mungkin berbeda dari mata pelajaran lain.

  • Data Rasio

Data rasio adalah data yang tidak hanya menampilkan bilangan real sebagai simbol atau kode, jarak antara dua data diketahui, dan memiliki nol absolut yang berarti bahwa nilai 0 benar-benar tidak memiliki nilai.

Data ini bersifat data nominal, data pesanan, dan data interval. Akibatnya, data rasio juga dapat diproses menggunakan operasi matematika. Contoh data rasio adalah jumlah buku di perpustakaan ketika 4 berarti ada 4 buku. Jika 0 berarti tidak ada buku (mutlak 0).

6. Berdasarkan Waktu Pengumpulannya

  • Data Berkala (Time Series)

Data Berkala adalah data yang dipanggil secara berkala dari waktu ke waktu. Pengumpulan data ini digunakan untuk melacak perkembangan suatu acara dari waktu ke waktu. Misalnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

  • Data Cross Section

Data Cross Section adalah data yang dipanggil pada waktu tertentu untuk mendapatkan gambaran situasi atau aktivitas pada saat itu.

Teknik Analisis Data

Teknik analisis dapat dilakukan dengan menggunakan teknik analisis data tertentu. Analisis data ini memproses data menjadi informasi sehingga lebih mudah dipahami dan membuatnya lebih mudah untuk mengambil keputusan saat mencari solusi untuk suatu masalah. Data dapat disajikan dalam bentuk daftar, tabel, grafik atau diagram.

Analisis data adalah proses yang melibatkan berbagai teknik. Teknik analisis data meliputi:

  1. Pemrosesan data, yang meliputi memeriksa kelengkapan data, memeriksa kualitas data, menentukan kualitas pengukuran dan mengklasifikasikan data
  2. Melakukan analisis data
  3. Interpretasi hasil analisis data.

Demikianlah artikel tentang Data intinya data adalah suatu keterangan yang masih asli atau mentah sebelum diproses menjadi informasi, semoga bermanfaat terimakasih.

Baca Juga Artikel lainnya >>>

Related posts: