Pengertian Sosial

Posted on

Pengertian Sosial – Sebenarnya, apa definisi sosial (social)? Pada dasarnya istilah “sosial” memiliki sejumlah pengertian bertolak belakang yang dirasakan sebagai konsep dan merujuk antara lain yaitu: sikap, orientasi, atau perilaku yang mempertimbangkan kepentingan, niat, atau keperluan orang beda (berbeda dengan perilaku anti-sosial) sudah berperan dalam mendefinisikan gagasan atau prinsip.

Misalnya istilah laksana realisme sosial, keadilan sosial, konstruktivisme sosial, psikologi sosial, anarkisme sosial dan modal sosial menyiratkan bahwa ada sejumlah proses sosial yang tercebur atau dipertimbangkan, suatu proses yang tidak terdapat dalam realisme “keadilan” sosial, keadilan, konstruktivisme, psikologi, anarkisme, atau modal.

Pengertian Sosial

Sosial merupakan kata yang tidak jarang kita dengar dalam kehidupan sehari-hari, tetapi sulit untuk kita guna mengartikannya dan menggali definisinya yang universal. Secara umum pengertian sosial ditafsirkan sebagai urusan yang sehubungan dengan masyarakat. Pada dasarnya sosial pun menjadi cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai tingkah laku insan dalam masyarakat.

Manusia dinamakan sebagai makhluk sosial sebab tidak dapat hidup sendiri dan memerlukan orang lain. Dari situ anda mungkin dapat sedikit tahu tentang makna sosial, karena sehubungan dengan interaksi antar insan dalam lingkungan masyarakat. Para berpengalaman sosial juga mempunyai makna dan pengertian yang bertolak belakang dalam menafsirkan kata sosial.

Pengertian Sosial Menurut Para Ahli

Agar lebih mengetahui apa makna sosial, maka kita bisa merujuk pada pendapat para ahli berikut ini:

1. Philip Wexler

Berdasarkan keterangan dari Philip Wexler, definisi sosial merupakan suatu sifat dasar yang dipunyai oleh setiap pribadi manusia.

2. Lena Dominelli

Berdasarkan keterangan dari Lena Dominelli, sosial yaitu bagian yang tidak utuh dari suatu hubungan insan sehingga memerlukan sebuah pemakluman atas hal-hal yang mempunyai sifat rapuh di dalamnya.

3. Keith Jacobs

Berdasarkan keterangan dari Keith Jacobs, definisi sosial yakni sesuatu yang di bina dan terjadi dalam suatu situs komunitas.

4. Paul Ernest

Berdasarkan keterangan dari Paul Ernest, makna kata sosial ialah sejumlah insan secara pribadi yang tercebur dalam sekian banyak kegiatan bersama.

5. Engin Fahri Isin

Berdasarkan keterangan dari Engin Fahri Isin, definisi sosial adalah sebuah inti dari bagaimana semua individu bersangkutan walaupun masih tetap ada polemik tentang pola berhubungan untuk para pribadi tersebut.

6. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Berdasarkan keterangan dari KBBI, definisi sosial merupakan semua urusan yang berkaitan dengan masyarakat atau sifat-sifat kemasyarakatan yang menyimak kepentingan umum.

Baca juga: Pengertian Desentralisasi

Teori Dasar Sosial

Berikut merupakan teori-teori dari sosial.

1. Teori Fungsionalisme Struktural

Muncul dari sosok Émile Durkheim yang mengimajinasikan masyarakat sebagai sebuah organisme yang tersusun dari sekian banyak komponen dan saling memprovokasi untuk bisa terus berfungsi. Teori fungsionalisme mengajarkan bahwa masyarakat terdiri dari sistem yang tersusun secara struktural dengan perannya masing-masing.

Sehingga hasil dari berjalannya sistem secara borongan dapat membuat tatanan dan stabilitas sosial. Durkheim yang membubuhkan perhatian pada tatanan sosial membawa perspektif fungsionalisme ini pada struktur sosial level makro sebagai fokusnya dengan institusi sosial sebagai komponen dari sistem sosial tersebut.

Dalam kacamata teori ini, lembaga sosial bakal bertahan ketika kegunaannya dijalankan dengan baik. Ketika terjadi malfungsi, maka perlahan lembaga sosial ini bakal perlahan menghilang. Antar institusi sosial ini juga harus terjalin kerja sama yang baik, andai tidak sistem sosial bakal kacau. Institusi sosial yang dimaksud di sini merupakan keluarga, pendidikan, pemerintah, ekonomi, agama, media, dan lain-lain.

2. Teori Konflik

Teori yang digagas Marx ini berpendapat pada perbedaan kepentingan antarkelas bisa menghasilkan relasi sosial yang mempunyai sifat konfliktual. Pendistribusian kekayaan yang tidak merata membuat jurang kesenjangan sosial, di mana semakin parah kesenjangan yang terdapat membesar pula potensi munculnya konflik sosial.

Kelas sosial ini terbagi dalam dua kelompok, yaitu borjuis dan proletar. Borjuis sebagai empunya modal beberapa besar sehingga memegang kontrol atas sumber daya yang ada. Sedangkan kumpulan proletar ialah mereka ruang belajar pekerja yang tidak mempunyai kontrol.

Dari masing-masing ruang belajar yang terdapat jelas destinasi dan kepentingan dua-duanya saling bertolak belakang, lantaran kemauan kaum borjuis untuk menjaga atau menambah dominasi sama besarnya dengan kemauan proletar dalam menyalurkan kekayaan secara merata.

Ketika kedua kumpulan ini terus merasakan pergesekan lama-kelamaan bakal pecah dan merangsang revolusi. Terlebih dengan adanya kesadaran ruang belajar ketika kaum proletar sadar sesungguhnya mereka sudah dieksploitasi.

3. Teori Interaksionisme Simbolik

Lahir dari perpaduan pemikiran antara Herbert Blumer, George Herbert Mead dan Max Weber, teori ini menganalisa masyarakat berdasar arti subjektif yang dibuat oleh pribadi dalam proses interaksi sosial.

Interaksionisme simbolik menduga landasan individu beraksi cenderung pada urusan yang dipercayai bukan yang secara objektif benar. Keyakinan terhadap sebuah hal berikut yang disebut sebagai produk konstruksi sosial yang sudah direpresentasikan. Hasil interpretasi itu merupakan pengertian situasi.

Dengan basis analisisnya ialah aspek pribadi maka teori ini termasuk dalam teori mikro sosiologi. Konsep dari teori interaksionisme simbolik ini pun mempunyai tendensi dengan hal identitas seseorang.

Baca juga: Pengertian Teks Deskripsi

Unsur-unsur Sosial

Berdasarkan keterangan dari Soerjono Soekanto, ada 5 bagian sosial yang terdapat di masyarakat dan saling bersangkutan satu sama lain. Mengacu pada definisi sosial, adapun unsur-unsur sosial ialah sebagai berikut:

1. Kelompok Sosial

Kelompok sosial merupakan sekumpulan insan yang saling berinteraksi dan menyadari keanggotaannya di dalam sebuah kelompok. Kelompok sosial ini dibuat oleh anggota masyarakat dan bisa saling memprovokasi perilaku masing-masing anggotanya.

2. Kebudayaan

Kebudayaan yaitu semua urusan yang bersangkutan dengan akal budi manusia, tergolong sistem gagasan atau usulan yang terdapat di dalam benak manusia. Budaya atau kebudayaan adalahsesuatu yang abstrak dan sangat bersangkutan dengan kehidupan bermasyarakat.

3. Lembaga Sosial

Lembaga sosial yakni lembaga yang menata prosedur dan tata teknik dalam mengerjakan hubungan antar pribadi di dalam masyarakat supaya lebih teratur. Suatu lembaga sosial mempunyai ideologi yang dilengkapi dengan simbol dan logo tertentu dimana untuk menjangkau tujuannya dilaksanakan dengan teknik membuat tata tertib di masyarakat.

4. Stratifikasi Sosial

Stratifikasi sosial adalah pengelompokkan masing-masing anggota masyarakat secara bertingkat. Masyarakat yang hidup tertata pada lazimnya mempunyai sistem lapisan dalam masyarakatnya.

5. Kekuasaan dan Kewenangan

Kekuasaan ialah suatu keterampilan untuk mengendalikan perilaku pribadi lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kewenangan ialah suatu hak untuk mengerjakan sesuatu supaya tujuan tertentu bisa tercapai.

Jenis-jenis Interaksi Sosial

Secara umum, terdapat bebebrapa jenis interaksi sosial yang tidak jarang terjadi di masyarakat. Berdasarkan keterangan dari bentuk, cara, dan subjeknya, inilah beberapa jenis interaksi sosial tersebut:

  • Interaksi Sosial Individu dengan Individu; yakni interaksi yang terjadi antara dua individu, baik secara langsung maupun tak langsung. Misalnya, menyampaikan salam saat bertemu di sebuah tempat.
  • Interaksi Kelompok dengan Kelompok; yaitu interaksi yang terjadi antara dua kumpulan yang berbeda, baik secara langsung maupun tak langsung. Misalnya, pertemuan dua organisasi masyarakat untuk membicarakan isu kepentingan publik.
  • Interaksi Individu dengan Kelompok; merupakan interaksi yang terjadi antara pribadi dengan sekelompok orang. Misalnya; seseorang yang berpidato di hadapan khalayak.

Baca juga: Pengertian Tauhid

Cakupan Sosial

Berdasarkan keterangan dari Sudarno, ada dua jangkauan sosial antara lain ialah interaksi sosial dan hubungan sosial.

  • Interaksi Sosial, adalahhubungan interaksi lembaga sosial, individu, dalam tatanan hubungan yang bisa dikendalikan oleh kepentingan tertentu. Bisa pun didefinisikan sebagai hubungan timbal balik antar pribadi dengan individu, pribadi dengan kumpulan atau antar kumpulan dengan kelompok.
  • Hubungan Sosial, adalahhubungan antar lembaga, pribadi dengan lembaga yang mempunyai sifat umum yang mendasar untuk masyarakat.

Klasifikasi Struktur Sosial

Struktur sosial dalam gejala kehidupan manusia dapat diklasifikasikan sejumlah jenis. Beberapa klasifikasi struktur sosial yaitu:

1. Struktur Kaku dan Fleksibel

Struktur luwes ialah struktur yang pola susunannya memungkinkan untuk diubah.

2. Struktur Formal dan Informal

Struktur formal merupakan struktur yang dinyatakan pihak berwenang menurut hukum yang berlaku. Sementara struktur informal yakni struktur yang nyata atau benar-benar terdapat dan berfungsi untuk masyarakat. Tapi tidak diakuia pihak berwenang dan tidak berketetapan hukum.

3. Struktur Homogen dan Heterogen

Struktur homogen yaitu suatu struktur sosial yang unsur-unsurnya memiliki pengaruh yang sama terhadap dunia luar. Sedangkan struktur heterogen adalah struktur yang unsur-unsurnya mempunyai status yang berbeda-beda.

4. Struktur Mekanis dan Statistik

Struktur mekanis ialah struktur yang menuntut persamaan posisi dari anggotanya supaya dapat menjalankan kegunaannya dengan baik. Sedangkan struktur statistik merupakan struktur yang dapat bermanfaat dengan baik bilamana persyaratan jumlah anggotanya terpenuhi.

5. Struktur Atas dan Bawah

Struktur atas pada lazimnya diduduki oleh kelompok orang yang memegang dominasi dalam bidang politik, ekonomi dan sosial budaya. Sementara struktur bawah adalah tempat untuk golongan masyarakat bawah yang taraf kehidupannya relatif rendah.

Demikianlah penjelasan tentang Sosial dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa.