Pengertian Slogan

Posted on

Pengertian Slogan – Bagi anda, terutama para pelajar barangkali sudah tidak asing lagi dengan kata “slogan”, dimana slogan ini barangkali selalu kamu temukan didalam kegiatan anda, baik didalam ruangan maupun diluar ruangan. Sudah tidak sedikit slogan yang menyebar diseluruh sisi kehidupan dan jenis bidang, mulai dari lingkungan umum, lingkungan sekolah, lingkungan pekejaan dan lainnya.

Namun, tahukah kamu maksud ataupun destinasi dibuatnya slogan ini ? Ya pasti dibuatnya slogan ialah mempunyai tujuan tertentu didalamnya. Maka untuk lebih jelasnya perhatikan penjabaran dan penjelasan ini secara mendetail dan jelas serta pastinya lumayan lengkap membantu kamu menjawab segala pertanyaan yang mungkin muncul dibenak anda.

Pengertian Slogan

Slogan merupakan kalimat atau frasa yang lazimnya menarik, mencolok, dan gampang untuk diingat. Slogan seringkali digunakan untuk mengumumkan atau mengucapkan suatu informasi.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), slogan ditafsirkan sebagai ucapan atau kalimat pendek yang unik atau gampang kelihatan dan mudah dikenang untuk mengumumkan atau mengiklankan sesuatu.

Seperti halnya teks iklan, slogan diciptakan ialah untuk menyuruh seseorang mengerjakan sesuatu sebab tujuan utamanya ialah mengajak. Slogan seringkali digunakan untuk mengucapkan tujuan tertentu, laksana untuk membina kesadaran masyarakat terhadap sesuatu, menyerahkan informasi tertentu, sebagai imbauan, motivasi, sampai memengaruhi orang lain.

Dengan tujuan-tujuan tersebut, tidak heran slogan kerap dipakai di sekian banyak hal. Terutama yang bersangkutan dengan informasi publik. Sering kali di sekolah maupun di tempat-tempat umum kita mengejar sebuah gambar atau ucapan-ucapan yang unik dan mudah dikenang serta memiliki makna yang bagus, itulah slogan. Untuk memahami lebih lanjut mengenai slogan, dapat mencari tahu ciri, macam-macam sampai contohnya.

Pengertian Slogan Menurut Para Ahli

Agar lebih mengetahui apa itu slogan, maka kita bisa merujuk pada pendapat beberapa para ahli berikut ini:

1. Jusuf Sjarif Badudu

Berdasarkan keterangan dari Jusuf Sjarif Badudu, definisi slogan merupakan rangkaian kata atau kalimat pendek yang mempunyai makna dan bunyi yang menarik supaya mudah diingat.

2. Anton Moedardo Moeliono

Menurut keterangan dari Anton Moedardo Moeliono, definisi slogan yaitu suatu ucapan atau kalimat pendek yang menarik, mencolok, dan mudah dikenang untuk menyatakan suatu maksud dan destinasi media.

3. Sukini

Berdasarkan keterangan dari Sukini (2005:162), makna slogan yakni suatu kalimat singkat yang sifatnya persuasi, serta rangkaian dalam kalimat tidak laksana biasa.

4. Alwi

Menurut keterangan dari Alwi (2003:108), definisi slogan merupakan perkataan atau kalimat pendek yang menarik, mencolok, dan mudah dikenang untuk menyatakan tujuan sebuah ideologi, organisais dan partai politik.

5. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Berdasarkan keterangan dari KBBI, definisi slogan ialah perkataan atau kalimat pendek yang unik atau gampang kelihatan dan mudah dikenang untuk mengumumkan sesuatu, atau untuk menyatakan tujuan sebuah ideologi golongan, organisasi, partai politik, dan sebagainya.

Baca juga: Pengertian Pemimpin

Ciri-ciri Slogan

Setelah kita memahami pengertian dari slogan, selanjutnya kita akan membicarakan ciri-ciri slogan, yang terdiri atas:

  • Menyajikan kenyataan secara cermat, jujur, netral, sistematis, dan tepat
  • Tidak terbelenggu pada pola dan peraturan yang berlaku pada masyarakat ilmuan
  • Karangan ilmiah populer tidak perlu memakai sumber referensi atau daftar kaki
  • Tidak memuat lampiran data pembuktian atau simpulan hasil penemuan
  • Jangkauan pembacanya ialah masyarakat umum bukangolongan ilmuan atau cendekiawan.

Tujuan Slogan

Hampir serupa dengan teks berita dan teks iklan, tujuan slogan yang seringkali kita lihat ialah:

  • Menyadarkan masyarakat
  • Menyampaikan informasi
  • Menghimbau orang lain
  • Mempengaruhi orang lain
  • Memotivasi orang lain.

Macam-macam Slogan

Setelah ciri dan tujuan, slogan mempunyai sejumlah jenis di antaranya mengenai pendidikan, kesehatan, lingkungan, produk, dan lain sebagainya. Mari kita kupas satu persatu.

1. Slogan Pendidikan

Slogan pendidikan bertujuan guna memacu dan memberi motivasi untuk para pelajar untuk energik dalam menuntut ilmu. Kalimat persuasif ini dapat didatangi di majalah dinding (mading) sekolah, di toko buku, dinding ruang belajar dan lokasi lainnya. Contohnya ialah “Tuntutlah ilmu hingga ke negeri Cina” yang berarti tuntutlah ilmu sejauh apapun berada contohnya sampai ke negeri Cina.

2. Slogan Kesehatan

Slogan kesehatan seringkali untuk menghimbau pembaca dalam mengawal kesehatan. Kata pendek bermakna ini bisa ditemukan di dekat rumah sakit, puskesmas, poliklinik, UKS, dan tempat-tempat yang bersangkutan dengan kesehatan.

Contohnya “Sehat tersebut mahal” yang biasa anda temui di lokasi tinggal sakit. Benar, sehat tersebut mahal maka anda harus mengawal pola santap dan pola hidup sehat sebab andai sakit menyerang ongkos penyembuhan lebih mahal dari pada ongkos pencegahan.

Tidak asing pun kita mengejar kalimat “Mencegah lebih baik daripada mengobati”. Ini pun selaras dengan sebelumnya bahwa mencegah supaya tidak jatuh sakit lebih gampang daripada menyembuhkan yang telah sakit.

3. Slogan Lingkungan

Slogan lingkungan yang seringkali untuk mengajak, menghimbau dan menginformasikan untuk para pembaca berhubungan isu lingkungan yang ada. Kalimat persuasif ini bisa dijumpai di mading sekolah, dinding kelas, taman kanak-kanak (TK), di pinggir jalan, dan tempat-tempat yang dapat disaksikan pembaca supaya tujuan tersampaikan.

Contohnya laksana “Kurangi sampah, Lindungi Bumi, Sayangi Doi” yang dimaksudkan untuk meminimalisir sampah khususnya sampah plastik sebab sifatnya yang susah terurai menciptakan lingkungan menjadi buruk dan juga dominan terhadap kesehatan yang kapan saja bisa menyerang orang-orang yang anda sayangi.

4. Slogan Produk

Slogan produk di mana diciptakan untuk mempromosikan produknya sekaligus menyuruh konsumen untuk melakukan pembelian produknya atau merasakan jasanya. Hal ini bisa dijumpai di warung, kantin sekolah, mall, bahkan di televisi pun sering anda temukan.

Contohnya seperti “Apapun makannya, minumnya Teh Botol Sosro” yang tidak jarang kita jumpai di iklan, di warung, dan di lokasi makan. Ini merupakan teknik perusahaan memasarkan produknya di pasaran. Kalimat persuasif ini memang tidak kalah urgen untuk unik minat konsumen dan berlomba terhadap produk lain. Produk yang dijual mencakup makanan, minuman, fashion, elektronik, ATK, dan sebagainya.

5. Slogan Kebersihan

Slogan ini nyaris serupa dengan kesehatan yaitu mengawal kebersihan supaya suatu lokasi dapat memunculkan kenyamanan dan jauh dari penyakit. Kalimat persuasif laksana ini tidak jarang ditemukan di sejumlah tempat laksana tempat wisata, sekolah, masjid atau musholah, dan sebagainya.

Contohnya ialah “Buanglah Sampah pada Tempatnya” yang dengan kata lain sampah menjadi hal utama sebuah tempat menjadi tampak tidak bersih. Kalimat ini pun mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat dan sikap baik masyarakat guna selalu melemparkan sampah pada tempatnya.

Baca juga: Pengertian Qurban

6. Slogan Agama

Slogan ini menyerahkan energi postif untuk siapapun yang membacanya. Tak jarang pun kita temui kalimat laksana ini di masjid, musholah, dinding kelas, dan lokasi yang berkaitan. Contohnya yakni “Beramal, maka rejekimu bakal dilipatkan”. Jelas sekali bahwa dengan beramal, Allah SWT akan menyerahkan rejeki yang berlipat dari apa yang anda amalkan.

7. Slogan Motivasi

Slogan motivasi mengandung tentang ucapan-ucapan penyemangat yang ditujukan untuk seluruh orang. Slogan ini berupa motivasi dalam menjalankan hidup, ujian, atau urusan lainnya. Kalimat semangat seperti ini tidak sedikit ditemukan di buku, toko buku, pameran, dan beda lain.

Contohnya yakni “Membacalah, kau bakal lihat isi dunia” dengan kata lain dengan membaca saya dan anda bisa mengetahui urusan yang tidak pernah anda ketahui sebelumnya di dunia ini.

Tips Membuat Slogan

Ada sejumlah tips yang dapat diusahakan untuk menciptakan slogan yang baik dan supaya pembaca bisa menikmatinya. Berikut ini tipsnya:

1. Tentukan Tema dan Objek Slogan

Ini adalah langkah mula yang mesti dijamin dengan teknik memikirkan akan membicarakan tentang kesehatan, lingkungan, produk, atau pendidikan. Kemudian sebagai misal jika sudah menilai tema lingkungan, pikirkan objek yang bakal dibahas. Objek yang sehubungan dengan lingkungan contohnya hutan.

2. Tentukan Kelebihan atau Keunggulan Utama

Kelebihan yang dimaksud berupa kualitas barang, pelayanan, harga, lokasi, dan benefit (keuntungan) dari mengekor slogan tersebut. Hal tersebut dapat diterapkan bila hendak membuat slogan produk.

Jika hendak membuat jenis lainnya di samping produk, Anda bisa mencari keanehan dari objek yang ditentukan. Misalnya melanjutkan tema dan objek tips kesatu dapat dipungut keunikan objeknya save earth.

3. Buat Ungkapan yang Unik dan Menarik

Langkah selanjutnya menciptakan ungkapan berupa kalimat singkat dan efektif atau kalimat sederhana. Usahakan terdengar unik dan berirama supaya pembaca senantiasa ingat. Usahakan pula memakai kata kerja guna mempertegas maksud yang hendak disampaikan.

Semakin singkat kalimat yang digunakan, semakin besar potensi pembaca guna mengingatnya. Misalnya “I’m Lovin’ It” dari Mc Donalds.

4. Harus Mendeskripsikan Kepribadian Produk secara Jujur

Tak jarang anda temukan ucapan-ucapan yang terkesan berlebihan. Jikalau benar produk yang dipromosikan laksana itu, tetapi ada baiknya guna membuatnya realistis namun tetap menekankan kelebihan yang terdapat pada produk tersebut. Misalnya “Traveloka dulu, Liburan kemudian” yakni memesan tiket pada software Traveloka lantas baru berangjangsana ke lokasi yang dituju.

Baca juga: Pengertian Logo

5. Buat Desain yang Kreatif

Desain yang kreatif dapat menggait pandangan pembaca ketika melihatnya. Desain yang baik ialah desain yang diciptakan seperlunya, tidak berlebihan sampai-sampai tulisan tertutupi. Keuntungan dari adanya desain ialah sebagai nilai plus dari slogan itu dan mudah dikenang oleh pembaca.

6. Tempel Slogan yang Dibuat Sesuai dengan Jenisnya

Setelah menciptakan desain, tahapan terakhir ialah menilai tempat penempelan. Hal ini berguna supaya slogan yang diciptakan sesuai target dan dapat disaksikan oleh khalayak banyak.

Contoh Slogan

Setelah memahami tips menciptakan slogan, inilah disajikan contoh-contoh slogan yang bisa menjadi referensi pembaca:

  • Say No To Drugs
  • Shalat ialah tiang agama
  • Bermimpilah setinggi langit
  • Save the earth from climate change!
  • Dibalik kesuksesan, ingat orang yang menolong menggapainya.

Slogan yang baik adalah kalimat persuasif yang dapat memprovokasi orang lain, dapat menyuruh pembaca untuk mengerjakan hal yang sama serta memberikan akibat baik untuk pembacanya.

Demikianlah penjelasan tentang Slogan dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa.