Pengertian PT

Posted on

Pengertian PT – Tahukah kamu pengertian PT? Tidak seluruh perusahaan berbentuk PT atau Perseroan Terbatas. Karena bisa jadi baru CV ataupun Firma. PT biasa dipakai untuk bisnis konvensional maupun bisnis online. Untuk dapat disebut dan digolongkan sebagai Perseroan Terbatas maka perusahaan itu haruslah sudah mengisi persyaratan pendirian PT.

Syaratnya pasti saja bertolak belakang dengan format perusahaan yang berupa CV atau Firma. Yang memisahkan PT dengan badan usaha format lainnya salah satunya yaitu dalam kepemilikan saham. Pada Perseroan Terbatas atau PT sahamnya dapat diperjualbelikan sampai-sampai tidak hanya dipunyai oleh satu orang saja.

Pemilik perusahaan melulu akan menemukan hasil cocok dengan seberapa besar saham yang dimilikinya. Hal tersebut pun memungkinkan terjadinya pergantian empunya perusahaan atas dasar kepemilikan saham tanpa mesti melewati pembubaran pada perusahaan bersangkutan. Untuk lebih jelas tentang apa itu Perseroan Terbatas dapat disimak artikelnya berikut ini.

Pengertian PT

PT merupakan suatu format perusahaan yang dimana modalnya terbagi atas saham-saham, dan tanggung jawab dari semua sih pemegang saham Perseroan Terbatas yang menurut pada jumlah saham yang dia punyai. Adapun alat-alat atau perangkat dari organisasi Perseroan terbatas, yang diantaranya yaitu laksana Direksi, Kominsaris dan Rapat umum semua pemegang saham.

PT yaitu salah satu jenis badan usaha yang dibentengi oleh hukum dengan modal yang terdiri dari saham. Seseorang disebutkan sebagai empunya PT bilamana mempunyai bagian saham sebesar dari jumlah yang ditanamkannya.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 yang membicarakan mengenai Perseroan Terbatas (PT), disebutkan bahwa perusahaan berjenis Perseroan Terbatas ialah suatu badan usaha yang berbentuk badan hukum yang didirikan menurut perjanjian dan melakukan pekerjaan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham atau disebut pun dengan persekutuan modal.

Dalam menjalankan perusahaan berjenis Perseroan Terbatas, modal saham yang dimiliki dapat dijual untuk pihak lain. Artinya, paling memungkinkan terjadi evolusi organisasi atau kepemilikan perusahaan tanpa mesti mengajak bubar dan menegakkan perusahaan kembali.

Di samping itu, oleh karena disusun menurut kesepakatan, maka dapat dipastikan bahwa PT didirikan oleh paling tidak 2 (dua) orang. Pembuatan perjanjian ini mesti diketahui oleh notaris dan dibuatkan aktanya guna mendapatkan pengabsahan dari Menteri Hukum dan HAM sebelum sah menjadi perusahaan berjenis PT.

Macam-macam Perseroan Terbatas (PT)

Berikut ini yaitu macam-macam dari perseroan terbatas (pt), sebagai berikut:

1. PT Terbuka

PT terbuka merupakan sebuah jenis Perseroan terbatas yang dimana sahamnya boleh dibeli atau dimiliki oleh umum. Biasanya saham Perseroan terbatas pada jenis ini kepemilikannya atas unjuk bukan atas nama, jadi gampang untuk memasarkan dan melakukan pembelian sahamnya.

2. PT Tertutup

PT Tertutup yaitu sebuah jenis Perseroan Terbatas yang dimana sahamnya hanya dapat dipunyai oleh orang-orang atau kalangan tertentu saja dan tidak menjualnya untuk masyarakat umum. Biasanya pada jenis dari Perseroan Terbatas ini hanya dimiliki oleh family ataupun kalangan tertentu.

3. PT Domestik

PT dosmetik yakni sebuah jenis Perseroan Terbatas yang berdiri sekaligus menjalankan sebuah kegiatannya di domestik dan mesti mematuhi suatu aturan-aturan yang berlaku di distrik negara RI.

4. PT Perseorangan

PT perseorangan ialah suatu jenis Perseroan Terbatas yang sahamnya telah dikeluarkan hanya dimiliki oleh satu orang saja. Orang yang memiliki saham tersebut pun sebagai direktur di perusahaan. Jadi orang itu akan mempunyai dominasi yang tunggal, maksudnya menguasai wewenang direktur sekaligus Rapat Umum Pemegang Saham.

5. PT Asing

Perseroan Terbatas atau PT asing adalah sebuah jenis perseroan terbatas yang didirikan di luar negri atau negara beda dengan mematuhi suatu ketentuan yang berlaku di negara tersebut. Tapi bila ada orang asing yang menegakkan Perseroan Terbatas di distrik negara RI maka perusahaan atau pemodal asing itu tentunya mesti mematuhi format PT cocok dengan aturan yang berlaku dan pun harus mematuhi sebuah ketentuan atau hukum yang berlaku di negara RI.

6. PT Umum atau PT Publik

PT Umum atau PT Publik yaitu sebuah jenis Perseroan Terbatas yang kepemilikan sahamnya bebas dapat dipunyai oleh siapa saja dan juga dapat terdaftar di bursa efek.

Baca juga: Pengertian Ekspor Impor

Modal Perseroan Terbatas (PT)

Setiap badan usaha pastinya mempunyai sumber modal guna menjalankan pekerjaan operasionalnya. Dalam urusan ini, modal perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas dapat dipecah menjadi tiga, yaitu:

1. Modal Dasar

Modal dasar ialah modal perusahaan yang menilai seberapa besar suatu perusahaan. Modal ini nantinya bakal menilai ruang belajar sebuah Perseroan Terbatas, apakah tergolong PT kecil, sedang atau besar.

2. Modal yang Ditempatkan

Pada umumnya sebuah badan usaha didirikan oleh sejumlah pihak, di mana masing-masing pihak itu menanamkan modalnya untuk menegakkan perusahaan. Jenis modal ini mengacu pada jumlah modal yang diserahkan oleh semua pemilik perusahaan.

Berdasarkan keterangan dari Pasal 33 Undang-Undang Perseroan Terbatas, jumlah total modal yang ditempatkan ialah paling tidak 25% dari modal dasar perusahaan.

3. Modal yang Disetorkan

Modal ini merupakan sumber finansial Perseroan Terbatas yang disetorkan oleh semua pemegang saham. Jenis modal ini adalahsumber duit yang dianggap sangat nyata.

Jumlah total modal yang disetorkan semua pemegang saham minimal 25% dari modal dasar perusahaan. Dengan kata lain, jumlah modal yang disetorkan sama dengan modal yang ditempatkan oleh semua pemilik perusahaan.

Baca juga: Pengertian CPU

Kelebihan dan Kekurangan Perseroan Terbatas (PT)

Semua jenis badan usaha tentu memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri. Berdasarkan definisi di atas, berikut ialah beberapa keunggulan dan kelemahan Perseroan Terbatas:

1. Kelebihan Perseroan Terbatas (PT)

  • Perseroan Terbatas adalah badan hukum sampai-sampai kelangsungan hidupnya terjamin, meskipun terjadi peralihan pemilik.
  • Para empunya saham melulu bertanggungjawab sebesar modal yang ditanamkan.
  • Pemindahan saham dari satu empunya saham untuk pemegang saham lainnya dapat dilaksanakan dengan mudah.
  • Perseroan Terbatas bisa memperluas usahanya dengan mudah sebab kemudahan dalam mendapatkan ekstra modal.
  • Sumber-sumber modal Perseroan Terbatas dikelola oleh semua spesialis sampai-sampai pemakaiannya lebih efektif dan efisien.

2. Kekurangan Perseroan Terbatas (PT)

  • Pendirian Perseroan Terbatas membutuhkan ongkos yang lumayan besar.
  • Proses pendirian Perseroan Terbatas ingin lebih sulit dikomparasikan jenis badan usaha lainnya.
  • Sebagian pemegang saham tidak jarang memandang perusahaan Perseroan Terbatas merahasiakan deviden yang didapatkan.
  • Perseroan Terbatas dikenakan pajak sebab adalahsalah satu subjek pajak.

Ciri-ciri Perseroan Terbatas (PT)

Karakteritik sebuah badan usaha dapat dipakai untuk mengerjakan analisis apakah badan usaha itu apakah tergolong Perseroan Terbatas atau tidak. Mengacu pada definisi PT di atas, berikut ialah ciri-ciri PT secara umum:

  • Pendirian PT bertujuan untuk menggali keuntungan (profit oriented).
  • Perseroan Terbatas memiliki faedah ekonomi dan faedah komersial.
  • Modal Perseroan Terbatas berasal dari saham-saham dan obligasi.
  • Perseroan Terbatas tidak mendapatkan kemudahan dari negara.
  • Kekuasaan tertinggi pada Perseroan Terbatas ditentukan melewati Rapat Umum Pemegam Saham (RUPS).
  • Pemilik saham mempunyai tanggungjawab terhadap perusahaan sebesar modal yang disetorkannya.
  • Keuntungan yang diperoleh oleh empunya saham ialah dalam format dividen (pembagian hasil).
  • Perusahaan dipimpin oleh direksi.

Tujuan Perseroan Terbatas (PT)

Untuk menjalankan sebuah perusahaan dengan modal tertentu yang terbagi atas suatu saham-saham, yang dimana semua pemegang saham (persero) ikut serta dalam memungut satu saham atau lebih dan mengerjakan perbuatan-perbuatan hukum diciptakan oleh nama bersama, dengan tidak bertanggung jawab sendiri dalam persetujuan-persetujuan perseroan tersebut (dengan tanggung jawab yang semata-mata terbatas pada modal yang mereka setorkan).

Baca juga: Pengertian Sosial

Syarat Pendirian Perseroan Terbatas (PT)

Syarat umum pendirian Perseroan Terbatas (PT), sebagai berikut:

  • Fotokopi KTP semua pemegang saham dan pengurus, paling tidak 2 orang
  • Fotokopi KK penanggung jawab / Direktur
  • Nomor NPWP Penanggung jawab
  • Pas potret penanggung jawab ukuran 3X4 (2 eksemplar berwarna)
  • Fotokopi PBB tahun terakhir sesuai mukim perusahaan
  • Fotokopi surat kontrak/sewa kantor atau bukti kepemilikan lokasi usaha
  • Surat keterangan mukim dari pengelola gedung andai berdomisili di Gedung Perkantoran
  • Surat penjelasan RT/RW (jika dibutuhkan, guna perusahaan yang berdomisili di lingkungan perumahan) eksklusif luar Jakarta
  • Kantor berada di distrik perkantoran/plaza, atau ruko, atau tidak berada di distrik pemukiman.
  • Siap disurvei.

Contoh Perseroan Terbatas (PT)

Berikut ini ialah contoh dari perseroan terbatas (pt), sebagai berikut:

  • PT Pertamina
  • PT Kimia Farma Tbk
  • PT Kereta Api Indonesia
  • PT Bank BNI Tbk
  • PT Jamsostek
  • PT Garuda Indonesia
  • PT Perubahan Pembangunan
  • PT Telekomunikasi Indonesia
  • PT Tambang Timah.

Demikianlah penjelasan tentang Perseroan Terbatas (PT) dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa.