Pengertian Manajemen Stress, Penyebab, Strategi dan Tingkatan Stress

Posted on

Pengertian Manajemen Stress, Penyebab, Strategi dan Tingkatan Stress – Manajemen stress merupakan suatu kemampuan menggunakan sumber daya secara efektif dalam menangani gangguan mental dan emosional yang disebabkan oleh reaksi. Manajemen stres bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang agar menjadi lebih baik.

Pengertian Stress adalah suatu tanggapan atau respon seseorang dengan syarat seseorang menerima tantangan atau posisi ancaman. Orang yang menderita stres umumnya merasa khawatir, tertekan, lelah, cemas, depresi, cemas dan marah. Ada tiga aspek dari pengalaman stres seseorang. Yaitu, gangguan melalui aspek fisik, aspek berpikir atau aspek kognitif dan emosional.

Stress merupakan bentuk reaksi psikologis yang normal terjadi jika beban hidup meningkat, misalnya beban kerja. Stres datang sebagai peringatan bagi diri kita sendiri bahwa otak berada di bawah tekanan berlebihan.

Di lingkungan kerja, stress mudah sekali dilihat dari ekspresi rekan-rekan Anda atau bawahan Anda saat pekerjaan menumpuk. Stres yang tidak segera ditangani di lingkungan kerja dapat mengakibatkan penurunan kinerja karyawan dan pekerjaan mungkin tidak diselesaikan dengan baik.

Dalam perusahaan dikenal istilah manajemen stress atau stress management disebut sebagai upaya untuk mengatasi stres atau tekanan di lingkungan kerja. Pemahaman manajemen stres di tempat kerja adalah kemampuan untuk menggunakan sumber daya perusahaan secara lebih efektif untuk menghindari gangguan atau tekanan mental akibat penciptaan pekerjaan.

Pengertian Manajemen Stress Menurut Para Ahli

Secara umum, istilah stres adalah gangguan mental yang dihadapi seseorang karena tekanan dari diri sendiri atau karena tekanan dari luar atau dari orang lain.

Beberapa ahli mendefinisikan arti manajemen stress, diantaranya:

1. Goliszek

Memahami manajemen stres menurut Goliszek adalah upaya untuk menghentikan kebiasaan stress untuk meningkatkan kualitas hidup melalui:

  • Pelajari apa itu gila
  • Kenali gejala-gejala stres yang terjadi pada diri sendiri
  • Ubah pola perilaku
  • Manfaatkan berbagai teknik manajemen stres dan pilihan relaksasi yang cepat dan mudah

2. Smith

Definisi Smith tentang manajemen stres adalah keterampilan yang dimiliki seseorang untuk mengantisipasi, mencegah, mengelola, dan memulihkan dari stres yang dirasakan karena ketidakmampuan untuk mengatasinya.

3. Cotton

Pemahaman Cotton tentang manajemen stres adalah kemampuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis masalah yang berkaitan dengan stres dan menerapkan berbagai alat terapi untuk mengubah stres atau mengalami stres.

4. Margiati

Definisi Margiati tentang manajemen stres adalah kemampuan seseorang untuk membuat perubahan dalam cara dia berpikir dan merasakan, bagaimana dia berperilaku dan dalam lingkungan.

5. Fadli

Menurut Fadli, definisi manajemen stres adalah kemampuan untuk menangani tantangan dengan mengendalikan respons secara proporsional.

Penyebab Stress

Ada dua penyebab seseorang mengalami stress, yaitu:

1. Faktor Eksternal

Kondisi ruangan seperti kebisingan, cahaya berlebihan dan suhu udara panas serta kondisi ruang terbatas.

  • Interaksi sosial seperti perlakuan kasar, korban sikap yang kuat, perlakuan agresif oleh orang lain dan pengalaman kekerasan.
  • Kondisi organisasi serta organisasi yang dapat menciptakan tekanan, ada aturan yang terlalu birokratis dan tenggat waktu yang harus dipenuhi.
  • Peristiwa penting dalam hidup seperti kelahiran, kematian, kehilangan pekerjaan, promosi dan perubahan status perkawinan.
  • Kecerobohan aktivitas sehari-hari, seperti keseharian bepergian dengan jarah jauh, lupa menyimpan kunci dan rusaknya alat-alat atau mesin.

2. Faktor Internal

  • Faktor stres internal mungkin disebabkan oleh pilihan gaya hidup yang diikuti Misalnya: ketergantungan pada minuman dengan kandungan kafein, kurang tidur dan jadwal yang selalu ketat.
  • Percakapan pribadi yang negatif dapat menyebabkan tanda-tanda berpikir pesimistis, sering kali pada kritik-diri dan analisis yang berlebihan.
  • Pikiran seperti berharap yang tidak pernah terwujud, terlalu banyak atau tidak ada pemikiran, atau pemikiran yang kaku.
  • Hambatan pribadi seperti terlalu sibuk di tempat kerja (workhaholic) atau ingin semuanya sempurna (ingin tampil perfeksionis).

Strategi Mengatasi Stress

1. Pendekatan Individual

Seorang karyawan dapat mengambil tanggung jawab pribadi dalam mengurangi stres. Strategi individu yang telah terbukti efektif termasuk melakukan teknik manajemen waktu, melakukan aktivitas fisik, berolahraga relaksasi, dan mengembangkan jaringan dukungan sosial.

2. Pendekatan Organisasional

Beberapa faktor penyebab stres, terutama tugas dan peran serta struktur organisasi, dikelola oleh manajemen. Dengan cara ini, faktor-faktor ini dapat dimodifikasi atau diubah.

Di antara strategi yang paling mungkin dipertimbangkan oleh manajemen adalah peningkatan seleksi dan penempatan staf, penggunaan tujuan yang lebih realistis, perencanaan tempat kerja, keterlibatan staf yang lebih besar, peningkatan komunikasi organisasi dan penegakan program kesejahteraan.

Tingkatan atau Level Stress

1. Eustress

Eustress adalah stres positif yang terjadi ketika tingkat stres cukup tinggi untuk memotivasi orang berperilaku agar mendapatkan sesuatu. Eustress adalah stres yang baik yang memberikan manfaat kesehatan seperti olahraga atau mendapatkan promosi.

2. Distress

Distress atau stres negatif terjadi ketika tingkat stres sangat tinggi atau sangat rendah, tubuh dan pikiran mulai merespons secara negatif dengan negatif. Distress di lain pihak adalah stress yang mengganggu kesehatan yang biasanya menciptakan ketidakseimbangan antara persyaratan stres dan kemampuan untuk memenuhi permintaan.

Dengan cara ini, mengatasi stres dapat memberikan motivasi dan stimulus. Jika mempunyai kemampuan untuk memenuhi tuntutan lingkungan, kita bisa memakai stress dengan cara yang efektif.

Demikianlah artikel tentang Pengertian Manajemen Stress, Penyebab, Strategi dan Tingkatan Stress ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Pengertian Sel Saraf, Jenis, Fungsi, Ciri dan Bagian-Bagiannya

Pengertian Manajemen Kas, Aspek, Faktor, Sumber dan Tujuannya

Pengertian Strategi Pembelajaran, Jenis, Fungsi dan Tujuannya