Pengertian Manajemen Kelas, Prinsip, Tujuan dan Karakteristiknya

Posted on

Pengertian Manajemen Kelas, Prinsip, Tujuan dan Karakteristiknya – Manajemen kelas adalah ketentuan dan prosedur yang diperlukan guna menciptakan dan memelihara lingkungan tempat terjadi kegiatan belajar dan mengajar. Manajemen kelas juga dapat diartikan sebagai seperangkat perilaku dan wajar, pantas, dan layak serta usaha dalam meminimalkan gangguan.

Manajemen Kelas merupakan usaha guru untuk menata dan mengatur tata-laksana kelas diawali dari perencanaan kurikulum, penataan prosedur dan sumber daya pembelajaran, mengelola lingkungan kelas, memantau kemajuan siswa, dan mengantisipasi masalah yang dapat terjadi di kelas.

Manajemen kelas adalah upaya guru untuk penataan dan pengaturan kelas dimulai dari perencanaan kurikulum, prosedur, penataan dan sumber belajar, mengelola lingkungan kelas, memantau kemajuan siswa, dan mengantisipasi masalah yang terjadi di kelas

Pengertian lain dari manajemen kelas yaitu ketentuan dan prosedur yang diperlukan untuk menciptakan dan memelihara lingkungan di mana kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Pengertian Manajemen Kelas Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah definisi dari manajemen kelas menurut ahlinya.

1. Suhardian Dkk (2009:106)

Pengertian manajemen kelas menurut Suhardian dkk adalah Bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan menghibur dan dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan mereka. Atau Anda bisa dikatakan bahwa manajemen kelas adalah upaya yang disengaja untuk secara sistematis mengatur proses belajar mengajar.

2. Sulistitirini (2006:66)

Pengertian manajemen kelas menurut Sulistiyirini adalah proses atau upaya seorang guru untuk secara sistematis menciptakan dan menerapkan kondisi pengajaran yang dinamis dan bermanfaat untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien.

3. Djamarah (2000:173)

Pengertian manajemen kelas menurut Djamarah adalah upaya untuk memanfaatkan potensi kelas yang ada untuk mendukung proses pendidikan berulang untuk mencapai tujuan pembelajaran.

4. Arikunto (1992:67)

Pengertian manajemen kelas menurut Arikunto adalah upaya dari orang yang bertanggung jawab untuk kegiatan belajar mengajar atau yang membantu untuk mencapai kondisi yang optimal sehingga kegiatan belajar dapat dilakukan seperti yang diharapkan.

5. Nawawi (1982:115)

Pengertian manajemen kelas menurut Nawawi adalah kemampuan seorang guru untuk menggunakan potensi kelas untuk memberikan setiap siswa berpeluang besar untuk melakukan kegiatan yang kreatif dan tepat sasaran, membuat waktu dan sumber daya tersedia bagi mereka. Pelaksanaan kegiatan dapat digunakan kegiatan mengajar yang terkait dengan kurikulum dan pengembangan siswa.

Prinsip-Prinsip Manajemen Kelas

Menurut Muhaimin (2002:137-144) Manajemen kelas memiliki beberapa prinsip yang harus dipertimbangkan sebagai prasyarat untuk menciptakan model pembelajaran yang efektif dan efisien:

1. Prinsip Kesiapan (Readyness)

Kesiapan belajar merupakan kematangan dan pertumbuhan fisik, mental, kecerdasan, latar belakang pengalaman, hasil belajar, motivasi, persepsi, dan faktor-faktor lain yang memungkinkan seseorang untuk belajar.

2. Prinsip Movitasi (Motivation)

Motivasi yaitu tenaga yang mendorong atau menarik yang menjadikan terdapat perilaku ke arah suatu tujuan tertentu. Kehadiran motivasi di antara para siswa akan menjadi minat yang serius, perhatian besar dan keingintahuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar untuk bekerja keras dan untuk memberikan waktu yang cukup untuk melakukan kegiatan ini dan untuk terus bekerja sampai tugas selesai.

3. Prinsip Perhatian

Perhatian adalah sebuah strategi kognitif yang meliputi empat keterampian yakni orientasinya pada suatu masalah, tinjauan sepintas terhadap konten masalah, fokus pada masalah yang relevan, dan menghilangkan rangsangan yang tidak relevan. Perhatian memainkan peran besar dalam belajar.

4. Prinsip Persepsi

Prinsip umum yang harus diperhatikan dalam pemakaian persepsi yaitu:

  1. SSemakin baik persepsi tentang sesuatu maka semakin mudah bagi siswa untuk mengingat sesuatu.
  2. Didalam pembelajaran harus menghindari persepsi yang salah karena akan mengarah pada kesalahpahaman tentang apa yang telah dipelajari oleh siswa.
  3. Dalam pembelajaran harus diusahakan berbagai sumber belajar yang dapat mendekati benda nyata sehingga peserta didik mendapatkan persepsi yang sangat akurat.

Tujuan Manajemen Kelas

Tujuan dikelolanya kelas pada hakikatnya sudah ada dalam tujuan pendidikan. Secara umum, tujuan manajemen kelas adalah untuk menyediakan fasilitas untuk berbagai kegiatan belajar siswa di lingkungan sosial, emosional dan intelektual kelas. Fasilitas yang ditawarkan memungkinkan siswa untuk belajar dan bekerja, suasana sosial yang memberikan kepuasan, suasana disiplin, pengembangan intelektual, emosi dan sikap dan penghargaan siswa. (Djamarah dan Zain, 2010:178).

Karakteristik Manajemen Kelas

Terdapat lima sifat yang membedakan manajemen kelas. Diantaranya otoritatif, permisif, behavioral modification, sosio-emosional, dan sosial.

1. Pengelolaan Kelas yang Otoritatif

Manajemen kelas yang memiliki sifat ini biasanya didasarkan pada disiplin studi. Sehingga semua tindakan guru bertujuan untuk menciptakan dan memelihara suasana belajar yang bermanfaat.

2. Pengelolan Kelas yang Permisif

Orientasi manajemen kelas dengan sifat permisif adalah tentang memaksimalkan kebebasan siswa. Sehingga siswa dapat melakukan apa yang mereka inginkan dan mengembangkan potensi mereka. Manajemen pendidikan permisif biasanya digunakan untuk pendidikan anak usia dini.

3. Pengelolaan Kelas yang Bersifat Behavioral Modification

Titik fokus manajemen kelas dengan sifat ini adalah penanaman moral yang terpuji dan karakter siswa yang mulia. Ini berarti bahwa tindakan yang tidak diinginkan dari siswa dengan teori penguatan dihilangkan.

4. Pengelolaan Kelas yang Berisfat Sosio-emosional

Manajemen ini mempunyai prinsip dasar bahwa kegiatan belajar secara optimal mengembangkan hubungan interaksi antara guru dan siswa. Karena tugas guru adalah mengembangkan iklim kelas sosio-emosional yang positif melalui pertumbuhan hubungan interpersonal yang sehat.

5. Pengelolaan Kelas yang Bersifat Sosial

Tindakan guru dalam mengelola kelas berdasarkan anggapan bahwa kelas merupakan bahwa kelas adalah sistem sosial dengan proses kelompok pada intinya. Dengan demikian, kehidupan kelas sebagai kelompok dianggap sangat penting untuk kegiatan pembelajaran, meskipun pembelajaran dianggap sebagai proses individu.

Demikianlah artikel tentang Pengertian Manajemen Kelas, Prinsip, Tujuan dan Karakteristiknya ini semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya:

Pengertian Solvabilitas, Jenis, Manfaat dan Tujuanya

Pengertian Manajemen Kinerja, Tujuan, Proses dan Prinsip Dasarnya

Pengertian Audit Internal, Fungsi, Tujuan dan Ruang Lingkupnya