Pengertian Linux

Posted on

Pengertian Linux – Kamu barangkali pernah mendengar nama Linux. Meskipun nama tersebut sering hadir di Internet, namun masih tidak sedikit orang yang asing dengan nama itu. Terutama bila ditanya, apa itu Linux? Ini sebab di Indonesia sendiri pemakai Linux masih terbilang sedikit. Linux kalah saing bila dibanding dengan Windows atau Mac.

Karena pemakainya yang tidak terlalu tidak sedikit membuat istilah Linux tidak jarang terdengar, tetapi tidak dikenal di Indonesia. Jadi, sebetulnya apa sih Linux itu? Untuk lebih lanjut simaklah artikel mengenai Linux di Bawah ini.

Pengertian Linux

Linux merupakan sebuah sistem operasi laksana Unix yang memakai kernel linux sebagai inti dan disertakan software dan module penyokong lain supaya berfungsi dan dapat digunakan secara utuh layaknya sistem operasi pada umumnya.

Sistem operasi ini mempunyai sifat bebas dipakai dan opensource sehingga dapat dipakai dan dikembangkan oleh seluruh pihak secara gratis. Untuk kalian yang belum tau apa tersebut sistem operasi,sistem operasi ialah perangkat empuk yang bertugas guna mengelola sumberdaya/resource komputer.

Sistem operasi pun bertugas sebagai jembatan komunikasi antara hardware dengan software produktif yang kalian pakai sehari-hari guna benerja,seperti ms.office,photoshop,corel,chrome,bahkan game. Tanpa sistem operasi software produktif yang kalian pakai sehari-hari guna bekerja tidak akan dapat berjalan dan gunakan.

Linux adalahsistem operasi yang paling tidak sedikit digunakan di dunia ini, sayang nya tidak sedikit orang yang tidak menyadarinya. Linux sudah lama dipakai untuk infrastruktur internet sampai peralatan di kehidupan sehari-harimu mulai dari mobil, CCTV,DVR,rambu lalulintas,sensor,mesin medis,mesin industri,perangkat keamanan,mesin absensi,smart tv, bahkan HP kalian memakai sistem operasi linux yakni android.

Linux telah ada dari akhir tahun 1990-an dan semenjak saat tersebut linux tidak sedikit digunakan guna menghidupi internet, yap perlengkapan infrastruktur internet beberapa besar memakai linux mulai dari router, switch, server semua memakai linux.

Untuk ketika ini linux ialah sistem operasi yang sangat stabil, pertumbuhan nya cepat, opensource, bebas digunakan, paling aman dan GRATIS.

Sejarah Linux

Dikala tersebut sudah terdapat sistem operasi komersial yakni Unix dan DoS yang kini menjadi windows, kedua sistem operasi tersebut mempunyai sifat tertutup dan mesti dapat didapatkan dengan teknik membeli.

Sekelompok pengembang telah menyusun suatu group yang diberinama GNU sebagai wadah untuk menciptakan sistem dan software yang bebas dipakai dan opensource, seluruh komponen sudah selesai diciptakan dan melulu ada satu komponen urgen yang belum mereka sukses buat yakni Kernel yang bakal menjadi jantung dan inti sistem operasi opensource idaman mereka.

Hingga akhirna pada tahun 1991 seorang mahasiswa jurusan computer science dari universitas Helsinki (University of Helsinki) mencatat sebuah sistem operasi yang independen untuk dapat berjalan di PC barunya yang memakai processor 80386 tanpa mengutip/menggunakan kode unix sedikitpun. Sistem operasi berikut yang besok menjadi Linux yang sedang anda pelajari sekarang.

Baca juga: Pengertian Sosialisasi

Tujuan Linux Dibuat

Setelah linux merenung dan ngoding bareng developer beda yang sepemikiran dari tahun 1991 dan melalui perjalan dan proses yang panjang singkatnya pada tahun 1994 kernel linux versi 1.0 selesai diciptakan oleh linus torvalds and friends.

Sebagai seorang pengembang pak linus tidak jarang kali terbentur bakal regulasi dan lisensi OS yang ada masing-masing kali akan menciptakan projek ,dari sinilah gagasan membuat OS yang cuma-cuma dan bebas dimodifikasi oleh masing-masing orang muncul.

Dengan begitu pengembang diluar sana tidak akan merasakan pengalaman yang sama yang dialami oleh linus,dimana masing-masing kali inginkan berkreasi terbentur bakal lisensi OS yang terdapat pada ketika itu, sebab OS nya jangan sembarangan dimodifikasi sebab mempunyai lisensi tertutup.

Ini telah jelas sekali bila linux dibuat untuk mendobrak praktek monopoli sistem operasi yang dilaksanakan oleh perusahaan besar yang menjadi penghambat terbesar kaum pengembang saat hendak membuat terobosan dan inovasi guna aplikasinya.

Fungsi Linux

Kamu telah tau kan bila linux itu ialah sebuah sistem operasi tak berbeda dengan windows, bedanya ialah linux berlisensi free dan opensource sampai-sampai bebas untu dikebangkan, didistribusikan dan gratis dipakai tanpa mesti menerbitkan uang sepeserpun.

Dari mula penciptaan nya linux lebih fokus dipakai untuk menciptakan infrastruktur mulai dari infrastruktur jaringan internet , keamanan sampai infrastruktur IT dan mesin industri.

Yap linux tidak sedikit digunakan untuk perlengkapan switch, router, server, super computer, mesin industri, IoT, CCTV, drone, pesawat luar antariksa dan masih tidak sedikit lagi. Linux memang tidak populer di kalangan user biasa laksana windows yang nyaris mungkin 90% dipakai oleh seluruh orang awam guna desktop dan laptopnya.

Jadi untuk dunia industri dapat linux ialah suatu keharusan lagipula bagi seorang pengembang seperti programmer, bayangkan kalau pengembang tidak dapat linux, hmm tentu aplikasinya tidak dapat mengikuti pertumbuhan zaman.

Baca juga: Pengertian Hidroponik

Versi-versi Linux

Secara asasnya terdapat sejumlah jenis dan versi linux yang agak popular dikalangan peminat sumber terbuka. Diantaranya ialah:

  • Mandrake: (10.1 official,10.0, Move 2.0,9.1 )
  • Redhat: (9-Shrike, 7.3-Valhalla, 7.2, 6.2 zoot)
  • Knoppix ( 3.7, 3.6 )
  • Fedora (FC 3-Heideburg, FC 2-Tettreng, FC 1-Yarrow)
  • Debian: ( 3.0, 4.0, i 386,PPC,Alpha,Sparc )
  • Slackware LINUX
  • Caldera OpenLinux
  • SuSE Linux
  • Corel LINUX
  • Stampede
  • VA Linux
  • Black Cat dan Red Flag.

Antarmuka Pengguna Linux

Linux bisa dijalankan oleh satu atau lebih antarmuka dengan baris perintah (command line interface atau CLI) berbasis teks, antarmuka pemakai grafis (antarmuka pemakai grafis atau GUI, yang lazimnya adalahkonfigurasi default guna versi desktop).

Pada meja komputer, GNOME, KDE dan Xfce ialah antarmuka pemakai yang sangat populer, meskipun ada sejumlah varian dari user interface. Antarmuka pemakai yang sangat populer berlangsung di atas X Window System (X), yang meluangkan transparansi jaringan, yang mendapatkan software grafis yang berlangsung pada satu mesin tetapi diperlihatkan dan dikontrol di mesin yang lain.

Lainnya GUI mempunyai X window manager laksana FVWM, Enlightenment, Fluxbox, IceWM dan Window Maker. Menyediakan window manager guna mengontrol penempatan dan penampilan dari jendela software individual serta interaksi dengan sistem jendela X.

Sebuah sistem Linux umumnya meluangkan sebuah antarmuka baris perintah melewati shell, yang merupakan teknik tradisional guna berinteraksi dengan suatu sistem Unix.

Sebuah penyaluran Linux diutamakan untuk hamba lingkungan mungkin melulu mempunyai CLI sebagai satu-satunya antarmuka. Sebuah sistem yang tidak mempunyai monitor melulu dapat dikontrol melewati baris perintah lewat protokol laksana SSH atau telnet.

Kebanyakan komponen tingkat rendah Linux, tergolong GNU Userland, memakai CLI secara ekslusif. CLI sesuai untuk dipakai dalam lingkungan otomasi tugas yang berulang atau tertunda, dan meluangkan komunikasi inter-proses yang paling sederhana. Sebuah program emulator terminal grafis sering dipakai untuk mengakses CLI dari suatu Linux desktop.

Pemrograman di Linux

Rata-rata penyaluran Linux suport dengan tidak sedikit bahasa pemrograman. Koleksi perlengkapan untuk membina program software dan sistem operasi seringkali ditemukan dalam GNU toolchain, yang terdiri dari GNU Compiler Collection (GCC) dan GNU membina sistem.

GCC meluangkan kompilator guna Ada, C, C ++, Java, dan Fortran. Kernel Linux sendiri ditulis guna dapat dikompilasi oleh GCC. Compiler tidak bebas (proprietary) guna Linux antara lain ialah Intel C ++ Compiler dan IBM XL C / C ++ Compiler.

Rata-rata penyaluran juga mempunyai keterampilan untuk Perl, Ruby, Python dan bahasa pemrograman dinamis lainnya. Contoh bahasa pemrograman yang tidak umum namun tetap mendapat sokongan di Linux antara beda C # dengan proyek Mono yang disponsori oleh Novell, dan Scheme.

Sejumlah Java Virtual Machine dan peralatan developer jalan di Linux, tergolong Sun Microsystems JVM (HotSpot), dan J2SE RE IBM, serta proyek-proyek open source laksana Kaffe. Dua kerangka kerja utama guna pengembangan software grafis di Linux ialah GNOME dan KDE. Proyek-proyek ini didasarkan pada GTK + dan Qt.

Keduanya mendukung sekian banyak bahasa pemrograman. Lingkungan pengembangan terintegrasi guna ada Anjuta, Code :: Blocks, Eclipse, KDevelop, Lazarus, MonoDevelop, NetBeans, dan Omnis Studio sementara editor teks panjang Vim dan Emacs.

Baca juga: Pengertian Negosiasi

Distribusi Linux

Ada banyak distribusi Linux (lebih dikenal sebagai distribusi) yang diciptakan oleh seorang individu, kelompok, atau lembaga. Setiap Ulasan program ini disertakan dengan sistem dan software tambahan program, di samping menyertakan program yang menanam seluruh sistem di komputer (program installer).

Inti dari setiap penyaluran Linux ialah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas Ulasan laksana perpustakaan (perpustakaan), compiler dan Editor (Editor).

Kebanyakan sistem pun menyertakan aturcara dan utilitas non-GNU. Namun, utilitas dapat diceraikan dan sistem UNIX masih tersedia. Beberapa contoh ialah aturcara dan utilitas dari grafik-X (X-Window System) BSD dan sistem. X Menyediakan antarmuka pemakai grafis (GUI) yang umum guna Linux.

Contoh Penyaluran Linux

Ubuntu dan derivatifnya : Sabily (Ubuntu Muslim Edition), Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu,

  • GoBuntu, Gnewsense, ubuntuCE
  • OpenSUSE
  • Fedora
  • BackTrack
  • Mandriva
  • Slackware
  • Debian
  • PCLinuxOS.

Kelebihan Linux

Di sini bakal dijelaskan sejumlah kelebihan dari sistem operasi Linux/UNIX dikomparasikan dengan dengan sistem operasi yang lain. Dan inilah ini ialah beberapa kenyataan dari hal-hal yang menguntungkan dengan memakai program dan file-file Linux/UNIX.

Pada dasarnya seluruh data tersimpan di dalam harddisk meski ada sejumlah kondisi dimana data tersimpan di disket. Linux/UNIX memberikan sejumlah proses spesial dimana terminal, printer dan device hardware lainnya bisa diakses laksana kita mengakses file yang tersimpan dalam harddisk atau disket. Ketika program dijalankan, program itu dijalankan dari harddisk ke dalam RAM dan sesudah dijalankan akan disebut sebagai proses.

Linux/UNIX meluangkan servis guna membuat, memodifikasi program, proses dan file. Linux/UNIX menyokong struktur file yang mempunyai sifat hirarki. Linux/UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang tergolong ke dalam ruang belajar sistem operasi yang dapat mengerjakan multitasking. Multitasking sendiri ialah keadaan dimana sebuah sistem operasi bisa melakukan tidak sedikit kerjaan pada ketika yang bersamaan.

Di samping multitasking, Linux/UNIX pun dapat menyokong multiuser. Yaitu sistem operasi yang pada ketika bersamaan dapat dipakai oleh lebih dari satu user yang masuk ke dalam sistem. Bahkan guna Linux pun mendukung guna multiconsole dimana pada ketika bersamaan di depan komputer langsung tanpa mesti melewati jaringan dan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke dakam sistem.

Linux Desktop vs Linux Server

Untuk 3 distro besar yang sudah disebut diatas akan meluangkan 2 versi linux yakni versi guna Desktop dan versi guna server. Versi desktop ini sangat sesuai untuk user biasa dengan keperluan komputer berbasis GUI, seperti komputer yang kamu pakai saat ini dimana aplikasinya menyeluruh dan bermukim pakai.

Sedakangkan guna versi server melulu akan diinstall core/ inti dari sistem operasi linux tanpa tampilan GUI dengan pertimbangan sang berpengalaman IT bakal membangin dan menginstall paket cocok dengan keperluan nya.

Linux Apa yang Cocok Untukmu?

Hmm ternyata linux punya banyk jenis dan rasa ya? lain banget sama windows yang hanya punya versi release. Yap linux punya banyak sekali rasa atau “Flavor”, tidak saja tampilan yang bertolak belakang distro linux terdapat memang sebab “fungsi dan tujuan” masing-masing distro linux berbeda, jadi anda harus tau dulu “akan digunakan apa linux mu nanti?”

Kamu dapat jawab pertanyaan sebagai berikut untuk menilai disto linux apa yang sesuai untuk mu

  • Seberapa berpengalaman kamu di dunia komputer?
  • Mau bikin desktop atau buat server?
  • Kamu lebih suka gunakan tampilan canggih atau simple yang urgen ringan?

Jika kamu melulu user biasa yang menggali sistem operasi cuma-cuma dan hendak bermigrasi ke linux dan ini merupakan pengalaman kesatu maka saya sarankan untuk memakai distro linux Desktop yang user friendly laksana ubuntu dan linux mint.

Tapi andai skill komputermu telah tinggi diatas rata-rata, paling tidak sudah tau teknis bagaimana sistem operasi bekerja maka kamu dapat menggunakan linux yang lebih advanced laksana debian, fedora ataupun redhat.

Untuk hal desktop atau tampilan tersebut nanti dapat diganti-ganti kok, bermukim ganti komponen desktop environment nya saja, kamu dapat install seluruh desktop environemt dan mencobanya satu per satu.

Jika kamu hendak membuat server tapi guna kesatu kalinya maka saya sarankan untuk memakai disto linux server ubuntu, CentOS memang lebih populer tapi paling tidak sesuai untuk pemula. Kalau sudah dapat pakai ubuntu nanti mudah coba gunakan CentOS.

Keistimewaan Linux Dibanding OS Lain

Broo… Kamu tau gak, bila linux menyimpan tidak sedikit keunikan, ini disebabkan tidak sedikit orang yang menanamkan idenya di linux ini, jadi kamu akan bilang “WoW ternyata linux gini yah.. amajing banget!!”

Keunikan ini ialah unik yang berfungsi dan didesain dan dijadikan fitur sebab emang urgen banget, tidak saja untuk “terlihat keren”, Enggak sama sekali.

Linux didesain untuk dipakai oleh para pengembang dan guna diinstall di server, jadi command line sheel lah yang paling sesuai digunakan sebab lebih enteng dan flexible.

Jika anda ingin dapat menggunakan potensi linux 100%, maka anda harus dapat menggunakan linux via command line interface (CLI) dengan teknik mengetikan peritah linux.

Shell di linux lebih menuju CLI atau command line atau terminal.

1. Shell

Shell merupakan interface yang dipakai oleh user guna berinteraksi dengan sistem operasi,pada umunya shell berupa Command-Line Interface (CLI) ataupun Graphical User Interface (GUI).

Misal pada windows yang dinamakan shell ialah desktop sebagai shell versi GUI dan command promt sebagai shell versi CLI.

Karena linux spesial dan anti main stream maka yang dimaksud shell pada linux ialah Command-Line Interface (CLI) ,walau linux sudah memiliki desktop tetapi versi desktop GUI bukanlah shell, karena melulu dari shell CLI lah linux dapat diakses dan dipakai 100%.

2. Root

Linux memiliki konsep sistem operasi dengan ketenteraman tinggi,dari sinilah istilah root diterapkan,dimana istilah root mengacu pada puncak tertinggi di dunia linux. Penggunaan istilah root ini paling flexibel di dunia linux namun tetap mengacu pada puncak tertinggi.

Misalnya root pada user berarti administrator/user dengan privilages tidak terbatas sementara istilah root pada sistem berarti tempat dimana sistem linux diinstall, root directory pada user mengacu pada direktory/folder tertinggi dengan hak akses sarat yang dipunyai user tersebut seringkali pada direktory /home/namauser

3. Case Sensitive

Linux lain dengan Windows jadi yang mesti anda ingat bahwa linux case sensitive yang dengan kata lain linux akan memandang dan memperlakukan secara bertolak belakang sebuah huruf dari besar kecilnya huruf (kapital atau tidak kapital),perlakuan ini berlaku disemua lingkungan linux ,mulai dari penamaan folder/directory sampai perintah linux.

Jadi contohnya ada folder dengan nama “dokumen” bakal dinilai bertolak belakang dengna folder yang mempunyai nama “Dokumen”,dOkumen,DOKUMEN,….dokumeN, Jadi anda harus tau dan paham bakal konsep case sensitive ini.

Demikianlah penjelasan tentang Linux dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa…