Pengertian Gizi

Posted on

Pengertian Gizi – Mendengar kata gizi, tentu kita langsung menginginkan makanan atau minuman dengan segala zat yang dikandungnya dan sangat diperlukan oleh tubuh seperti vitamin, mineral, protein atau zat lain terutama dalam rangka menunjang kesehatan tubuh anda sehari-hari.

Memang benar, gizi erat kaitannya dengan zat-zat yang ada pada makanan dan minuman yang anda konsumsi sehari-hari. Makanan yang tidak cukup atau gizinya tidak seimbang saat dikonsumsi bakal menimbulkan sekian banyak masalah hingga berdampak menjadi penyakit gangguan gizi pada tubuh manusia tersebut sendiri.

Lalu, apa sesederhana itukah definisi gizi? Kemudian, seberapa besar manfaatnya untuk tubuh manusia? Nah, untuk mengetahui itu semua simak artikelnya dibawah ini. . .enjoy.

Pengertian Gizi

Gizi merupakan zat makanan pokok yang diperlukan untuk pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Gizi seimbang ialah susunan makanan keseharian yang berisi zat gizi dalam jenis dan jumlah yang cocok dengan keperluan tubuh yakni jenis kelamin, usia dan kedudukan kesehatan.

Pola makan yang tidak bergizi seimbang mempunyai resiko menyebabkan kelemahan gizi laksana anemia dan berat badan kurang, bisa pula terjadi gizi berlebih (obesitas) yang dapat mempunyai resiko terjadinya penyakit degeneratif laksana hipertensi, penyakit jantung koroner dan diabetes melitus.

Dalam ilmu gizi dikenal lima macam zat gizi, yakni karbohidrat, lemak, protein, mineral dan vitamin. Secara umum fungsi dari zat-zat makanan merupakan:

  • Sumber energi atau tenaga. Jika faedah ini terganggu, orang menjadi berkurang geraknya atau tidak cukup giat dan merasa cepat lelah.
  • Menyokong perkembangan badan, yaitu peningkatan sel baru pada sel yang telah ada.
  • Memelihara jaringan tubuh, mengubah yang bobrok atau aus terpakai, laksana mengubah sel yang terlihat jelas pada luka tubuh yakni terjadinya jaringan penutup luka.
  • Mengatur metabolisme dan sekian banyak keseimbangan dalam cairan tubuh (keseimbangan air, asam basa, dan mineral).
  • Berperan dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap sekian banyak penyakit sebagai antioksidan dan antibodi lainnya.

Apabila tubuh tidak lumayan mendapat zat-zat gizi, maka fungsi-fungsi tersebut akan menjadi gangguan dan hambatan, mulai dari fungsi nomor satu, dan menjalar ke arah bahwa dalam barisan itu.

Prinsip Gizi Seimbang terdiri dari 4 (empat) Pilar yang pada dasarnya adalah rangkaian upaya untuk menyeimbangkan antara zat gizi yang terbit dan zat gizi yang masuk dengan mengawasi berat badan secara teratur.

Sejarah Gizi

Istilah Gizi dan Ilmu Gizi baru dikenal di Indonesia sekitar mula tahun 1950an, sebagai terjemahan kata ” Nutrition” dan “Nutrition Science”. Meskipun belum resmi diputuskan oleh Lembaga Bahasa Indonesia, istilah Gizi dan Ilmu Gizi telah digunakan oleh Prof.Djuned Pusponegoro, dalam pidato pengukuhannya sebagai guru besar ilmu penyakit anak di Fakultas Kedokteran UI tahun 1952.

Tahun 1955, Ilmu Gizi sah menjadi mata kuliah di Fakultas Kedokteran UI, dan tahun 1958 secara resmi digunakan dalam pidato pengukuhan Prof.Poerwo Soedarmo sebagai Guru Besar Ilmu Gizi kesatu di Indonesia, di Fakultas Kedokteran UI.

Sejak itu sampai sekarang tidak sedikit Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknologi Pangan, Fakultas Kesehatan Masyarakat telah menegakkan Bagian atau Departemen Ilmu Gizi. Tahun 1965 di Jakarta diresmikan Akademi Gizi dari Departemen Kesehatan, yang sampai kini tersebar di nyaris semua propinsi di Indonesia sebagai Pendidikan Politeknis Kesehatan Jurusan Gizi .

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) semenjak tahun 1958 memasukkan Ilmu Gizi dalam Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional (KIPNAS) kesatu, dan selanjutnya semenjak tahun 1973 tiap 4 tahun sekali LIPI mengadakan Widyakarya Nasional Pangan dan GIZI (WNPG) hingga tahun 2008. WNPG ke XI akan diselenggarakan pada bulan Nopember 2012 di Jakarta.

Pengesahan kata Gizi sebagai terjemahan Nutrition dan Nutrition Science, dilaksanakan oleh Lembaga Bahasa Indonesia UI, waktu tersebut dipimpin oleh alm. DR. Haryati Soebadio.

Alm. Prof.Poerwo Soedarmo, waktu tersebut Direktur Lembaga Makanan Rayat , Departemen Kesehatan RI, dan diusung sebagai bapak Ilmu Gizi Indonesia, oleh Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), pada sebuah hari tahun 1958

Menugaskan 4 Mahasiswa tingkat akhir (termasuk penulis) Akademi Pendidikan Nutritisionis-Ahli Diit , Bogor – yang tahun 1965 dirubah namanya menjadi Akademi Gizi, Jakarta – , menghadap Direktur Lembaga Bahasa Indonesia, Fakultas Sastra, UI, waktu tersebut di Jalan Diponegoro, Jakarta.

Tujuannya untuk mendapat tuntunan terjemahan yang benar dan ilmiah guna kata Inggris “Nutrition”, dan “Nutrition Science” kedalam bahasa Indonesia. DR.Soebadio, menyatakan tentang akar bahasa Indonesia banyak sekali dari bahasa Arab dan Sanksekerta.

Kata Inggris Nutrition dalam bahasa Arab di sebut GHIZAI, dan dalam bahasa Sanksekerta SVASTAHARENA. Keduanya dengan kata lain sama, makanan yang menyehatkan. Atas tuntunan tersebut Prof.Poerwo Soedarmo memilih kata GIZI sebagai terjemahan sah kata nutrition, yang semenjak tahun 1952 kata GIZI tersebut sudah digunakan dikalangan ilmu kedokteran dan kesehatan masyarakat. Sedang kata SVASTAHARENA di gunakan dalam emblem organisasi PERSAGI hingga sekarang.

Dalam Undang-Undang, istilah atau kata GIZI sudah resmi digunakan dalam 1). Undang-Undang no 7 tahun 1996 mengenai Pangan (Pasal 1 no 13,14; Bab III Mutu Pangan dan Gizi, Pasal 27 : 1-4; dan 2) Undang-Undang no 36 tahun 1999 mengenai Kesehatan , Bab VIII mengenai Gizi dan pasal 141.

Definisi Ilmu Gizi terus berkembang cocok dengan pertumbuhan ilmunya. Dalam kuliah-kuliah saya , Ilmu Gizi dapat ditafsirkan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari ” Proses Makanan semenjak masuk mulut sampai dipahami oleh organ-organ pencernakan, dan diubah dalam sebuah sistem metabolisme menjadi zat-zat kehidupan (zat gizi dan zat non gizi)

Dalam darah dan dalam sel-sel tubuh menyusun jaringan tubuh dan organ-organ tubuh dengan kegunaannya masing-masing dalam sebuah sistem, sampai-sampai menghasilkan perkembangan (fisik) dan pertumbuhan (mental) , kecerdasan, dan produktivitas sebagai kriteria dicapainya tingkat kehidupan sehat, bugar dan sejahtera.”

Sedang ilmu gizi publik, yang saya dalami, merupakan ilmu gizi yang diaplikasikan guna kesejahteraan publik (masyarakat luas) dengan bukan hanya mengkaitkannya dengan masalah kesehatan masyarakat, tetapi pun dengan masalah-masalah ekonomi, kemiskinan, pertanian, lingkungan hidup, edukasi, kesetaraan gender, dan masalah-maslah pembangunan insan lainnya.

Secara sederhana dan populer ilmu gizi sering ditafsirkan sebagai ilmu yang mempelajari hubungan makanan dengan kesehatan.

Kesimpulan : secara resmi semenjak tahun 1952 kata atau istilah GIZI, ialah istilah bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai terjemahan istilah Inggris “Nutrition”. Dalam dokumen-dokumen sah tidak terdapat terjemahan beda kecuali kata GIZI. Kalaupun terdapat terjemahan lain, apapun sebutannya, dapat dijamin itu bukan bahasa Indonesia sah dan kebanyakan dipakai didunia bisnis dan periklanan.

Baca juga: Pengertian Ancaman

Manfaat Gizi Bagi Tubuh Manusia

Bagaimana sebenarnya manfaat gizi guna tubuh manusia? Nah, dalam peluang ini ada sejumlah poin penting yang menjadi guna gizi untuk tubuh manusia, diantaranya ialah :

1. Sebagai Penghasil Energi Tubuh

Beberapa zat-zat pada makanan yang anda konsumsi oleh sistem pencernaan organ tubuh bakal akan diubah hingga menghasilkan energy. Energy berikut yang lantas membantu insan untuk dapat melakukan sekian banyak aktifitasnya sehari-hari. Apa saja zat-zat penghasil energy tersebut? Zat sebagai pembentuk energy tubuh ialah karbohidrat, protein dan pun lipida atau lemak.

2. Sebagai Pembentuk Sel Jaringan Tubuh

Zat gizi yang tergolong untuk menyusun ini ialah air, mineral dan protein. Dalam urusan pembentukan sel jaringan tubuh ketiga zat itu secara bersama-sama diubah oleh organ tubuh sampai kemudian terbentuk lah sel jaringan tubuh baru khususnya sebagai pengganti jaringan yang sudah bobrok atau tidak bermanfaat lagi.

3. Sebagi Pengatur Fungsi dari Reaksi Biokimia dalam Tubuh (stimulansia)

Reaksi biokimia dalam tubuh dapat berlangsung dengan cepat dan baik maka tubuh memerlukan zat-zat sebagai stimulansia (perangsang dan pengatur) dalam proses tersebut. Zat vitamin lah yang menolong proses reaksi biokimia dalam tubuh sampai dapat berlangsung dengan baik, nah vitamin ini pasti saja ada dalam masing-masing makanan yang sudah kita konsumsi.

Demikianlah tidak banyak ulasan tentang pengertian gizi, zat-zat yang tergolong dalam gizi serta guna dan manfaat gizi guna tubuh, mudah-mudahan dengan sedikit keterangan ini bisa membuka mata anda untuk memahami betapa pentingnya gizi dalam tubuh insan

Sehingga lantas kita seluruh akan tergugah guna selalu menyimak setiap makanan yang anda konsumsi terutama tentang kandungan gizi yang ada pada makanan itu sebelum benar-benar anda putuskan guna dikonsumsi.

Jenis Gizi yang Dibutuhkan oleh Manusia

Zat gizi ialah senyawa dari makanan yang diperlukan tubuh untuk mengerjakan fungsinya. Pada dasarnya, ada dua jenis zat gizi yang penting untuk tubuh manusia, yakni makronutrien dan mikronutrien. Berikut penjelasannya:

1. Makronutrien

Makronutrien berarti nutrisi yang diperlukan dalam jumlah besar oleh tubuh. Jenis gizi ini dipecah lagi menjadi makronutrien yang menyumbang energi dan yang tidak.

2. Makronutrien energi

Makronutrien yaitu energi mencakup karbohidrat, protein, dan lemak. Apa sebetulnya ketiga nutrisi ini? berikut penjelasannya.

Baca juga: Pengertian Hipertensi

A. Karbohidrat

Karbohidrat mempunyai molekul-molekul yang terdiri atas monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Polisakarida dirasakan lebih baik daripada monosakarida. Kenapa?

Pasalnya, polisakarida lebih perumahan sehingga perlu waktu lama guna diserap ke dalam aliran darah dan tidak merangsang lonjakan gula darah yang besar.

Karena itu, semakin perumahan karbohidrat yang kita konsumsi, nutrisi yang kita dapatkan bakal semakin baik. Contoh karbohidrat kompleks ialah gandum utuh, nasi merah, dan biji-bijian. Sedangkan jenis karbohidrat sederhana mencakup nasi putih, roti putih, dan pasta.

B. Protein

Dikutip dari Medlin Plus, protein dibentuk oleh 20 jenis asam amino. Sebagian asam amino dinamakan esensial sebab tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sampai-sampai harus diperoleh melalui makanan. Sementara beberapa lainnya tergolong nonesensial sebab dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.

Isoleucine, histidine, leucine, lysine, methionine, phenylalanine, tryptophan, threonine, dan valine merupakan misal asam amino esensial. Sementara asam amino non esensial mencakup aspartic acid, cysteine, glutamic acid, alanine, arginine, asparagine, glutamine, glycine, proline, serine, dan tyrosine. Ahli gizi merekomendasikan makanan berprotein laksana ikan, gandum utuh, kacang-kacangan, dan daging unggas.

C. Lemak

Lemak sejatinya termasuk di antara gizi yang diperlukan oleh tubuh untuk bermanfaat dengan baik. Mulai dari menolong organ-organ dalam menghasilkan hormon, melumasi persendian, menyerap vitamin tertentu, dan mengawal kesehatan otak.

Banyak orang menghindari asupan lemak sebab takut akan terpapar penyakit, sebenarnya Anda bisa mengubah dengan lemak sehat laksana alpukat, keju, telur, kacang, minyak kelapa guna memenuhi keperluan lemak dalam tubuh.

Makronutrien yang Tidak Menyumbang Energi

Memahami definisi gizi pasti belum menyeluruh tanpa memahami makronutrien. Nutrisi ini berupa serat dan air. Meski tidak meluangkan energi, mereka masih penting untuk tubuh manusia, yaitu:

1. Serat

Sebagian besar serat terdiri atas karbohidrat. Nutrisi ini urgen untuk menyokong pertumbuhan bakteri baik dalam sistem pencernaan. Seperti yang telah diketahui, sumber serat berasal dari sayur dan buah-buahan.

2. Air

Apa kita pernah mendengar kalimat ‘sekitar 70 persen tubuh insan terdiri dari air’? Kalimat ini memang tepat. Air sangat urgen untuk menjaga faedah tubuh. Kebutuhan air tiap orang pun berbeda-beda dan diprovokasi oleh tidak sedikit hal. Misalnya ukuran tubuh, usia, kegiatan fisik, suhu lingkungan, situasi kesehatan, dan pola makan. Meski begitu, orang dewasa umumnya disarankan untuk minum minimal 2 liter air masing-masing hari.

Mikronutrien

Mikronutrien merupakan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah kecil, dan terdiri atas sekian banyak mineral serta vitamin. Mari simak definisi gizi berupa mineral dan vitamin di bawah ini:

1. Mineral

Di samping oksigen, karbon, hidrogen, dan nitrogen, tubuh pun memerlukan mineral dari makanan. Terdapat sekian banyak mineral yang urgen untuk proses biokimia manusia. Misalnya, kalium, klorida, natrium, kalsium, fosfor, magnesium, zinc, zat besi, mangan, tembaga, iodin, selenium, dan molibdenum.

Dalam pola santap seimbang, keperluan mineral bakal tercukupi dengan baik. Mineral pun terkadang ditambahkan ke produk tertentu supaya dapat memenuhi keperluan Anda. Proses peningkatan ini dinamakan fortifikasi.

2. Vitamin

Vitamin tidak bisa diproduksi secara cukup, sehingga insan perlu memperolehnya dari bahan pangan. Vitamin terbagi menjadi dua kumpulan besar, yaitu vitamin yang larut dalam air (seperti vitamin A, D, E, K) dan vitamin yang larut dalam lemak (vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, B12, dan C).

Vitamin larut air akan terbit lebih cepat melewati urine sesudah dikonsumsi. Karena itu, vitamin jenis ini butuh dikonsumsi dengan lebih teratur.

Sedangkan vitamin yang larut dalam lemak gampang menumpuk di tubuh sebab sulit dihilangkan dengan cepat. Penumpukan vitamin secara berlebihan ini dinamakan hipervitaminosis.

Cara Memenuhi Gizi Seimbang

Untuk memenuhi nutrisi sebanding yang diperlukan oleh tubuh, Anda dapat mengikuti panduan makan sebagai berikut:

  • Makan sayur dan buah-buahan ragam warna selama 1/2 piring
  • Makan sumber protein dan lemak sehat, laksana ayam, ikan, atau kacang-kacangan selama 1/4 piring
  • Makanan sumber karbohidrat kompleks laksana biji-bijian utuh, nasi, cokelat, gandum, atau pasta sejumlah 1/4 piring
  • Gunakan minyak sehat, laksana minyak zaitun, minyak kedelai, minyak jagung sampai minyak kanola
  • Konsumsi air putih yang cukup
  • Konsumsi susu usahakan melulu 1-2 gelas sehari dan jus melulu 1 gelas per hari.

Pola hidup sehat tidak saja memenuhi keperluan nutrisi harian, tapi juga harus diimbangin dengan berolahraga secara teratur. Olahraga bisa membakar keunggulan kalori dari makanan dan minuman yang kita konsumsi.

Baca juga: Pengertian Deposito

Pentingnya Nutrisi untuk Kesehatan

Setelah memahami pengertian gizi dan jenisnya, saatnya anda membahas pentingnya nutrisi untuk kesehatan.

Dalam sehari-hari, tubuh manusia memerlukan energi supaya dapat beraktivitas dengan lancar. Makanan dan gizi lah yang menjadi sumber energi ini.

Air, lemak, protein, dan karbohidrat pun harus diisi dengan cukup supaya organ-organ tubuh dapat bekerja sebagaimana harusnya. Kecukupan vitamin dan mineral juga harus diacuhkan supaya kesehatan tidak jarang kali terjaga.

Untuk mengisi gizi sebanding tersebut, kita perlu merealisasikan pola santap sehat dan seimbang, sekaligus menghindari jenis bahan pangan tertentu yang baik guna tubuh. Misalnya, mengonsumsi variasi sayur, buah, biji-bijian utuh (whole grain), serta nasi merah, dan memberi batas konsumsi makanan tinggi garam, makanan yang digoreng, atau berlemak.

Anda mesti meyakinkan asupan gizi dari makanan terpenuhi, guna menangkal kondisi kelemahan gizi. Kondisi ini terjadi saat tubuh tidak menemukan nutrisi dalam jumlah semestinya. Sebagai akibatnya, pelbagai masalah kesehatan dapat muncul. Mulai dari gangguan pencernaan, masalah kulit, bahkan demensia.

Demikianlah penjelasan tentang Gizi dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa.