Pengertian Etika Profesi

Posted on

Pengertian Etika Profesi – Seorang pekerja tidak melulu dituntut untuk menuntaskan tugas-tugas, tapi juga harus menjunjung etika profesi dalam segala aktivitasnya. Etika yang dimaksud ialah nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan untuk seseorang atau kumpulan masyarakat dalam menata perilakunya.

Beberapa ahli mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian etika profesi. Berdasarkan keterangan dari Muchtar (2016), etika profesi adalah aturan perilaku yang mempunyai kekuatan mengikat untuk setiap pemegang profesi.

Pengertian Etika Profesi

Pengertian Etika Profesi (professional ethics) adalah sikap hidup berupa keadilan guna dapat atau bisa menyerahkan suatu pelayanan professional terhadap masyarakat itudengan sarat ketertiban serta pun keahlian yaitu sebagai pelayanan dalam rangka mengerjakan tugas yang merupakan keharusan terhadap masyarakat.

Secara umum, definisi etika profesi ini merupakan suatu sikap etis yang dipunyai seorang profesional yaitu sebagai unsur integral dari sikap hidup dalam mengembang tugasnya dan pun menerapkan norma-norma etis umum pada bidang-bidang eksklusif (profesi) didalam kehidupan manusia.

Etika profesi atau pun kode etik profesi ini sangat bersangkutan dengan bidang tertentu yang bersangkutan dengan masyarakat atau pun konsumen dengan secara langsung. Konsep etika profesi tersebut mesti disepakati bareng oleh pihak yang sedang di ruang lingkup kerja, misalnya dokter, jurnalistik serta beda sebagainya.

Etika profesi ini berperan merupakan sebagai sistem norma, nilai, serta aturan profesional dengan secara tertulis yang dengan tegas mengaku apa yang benar atau baik serta apa yang tidak benar atau tidak baik untuk seorang profesional. Dengan kata lain, destinasi dari etika profesi ini merupakan supaya seorang profesional tersebut beraksi sesuai dengan aturan serta pun menghindari perbuatan yang tidak cocok dengan kode etik profesi.

Pengertian Etika Profesi Menurut Para Ahli

Supaya dapat memahami lebih dalam lagi tentang pengertian etika profesi, maka kita bisa mengacu pada definisi etika profesi yang diajukan oleh sejumlah para ahli, diantaranya yaitu :

1. Prakoso (2015)

Pengertian Etika profesi yakni etika sosial dalam etika eksklusif mempunyai tugas serta pun tanggung jawab untuk ilmu dan pun profesi yang disandangnya.

2. Anang Usman, SH., MSi

Pengertian Etika profesi yaitu sikap hidup guna memenuhi keperluan pelayanan profesional dari klien (pelanggan) dengan keterlibatan serta pun keahlian yaitu sebagai pelayanan didalam rangka kewajiban. masyarakat ialahsebagai borongan terhadappara anggota masyarakat yang membutuhkannya dengan disertai refleksi yang seksama

3. Siti Rahayu (2010)

Pengertian Etika profesi ini adalah kode etik guna profesi tertentu serta karenanya pun harus dimengerti selayaknya, bukan sebagai etika absolut.

4. Sawyer(2005)

Pengertian Etika profesi ini merupakan pernyataan-pernyataan yang berorientasi pada pedoman yang dipakai ialah sebagai haluan perilaku didalam mengemban tanggung jawab profesionalnya.

5. Utami dan Nugroho (2014)

Pengertian Etika profesi ialah rumusan penerapan nilai-nilai etika yang berlaku di lingkungan pegawai atau pun karyawan.

6. Undang-Undang RI No. 8 Tahun 1974 mengenai Pokok-Pokok Kepegawaian

Kode etik profesi merupakan suatu pedoman sikap, tingkah laku serta pun perbuatan didalam mengemban tugas dan pun dalam kehidupan sehari-hari.

7. Lubis (1994)

Pengertian Etika profesi yaitu suatu sikap hidup, yang mana berupa keikhlasan untuk dapat menyerahkan pelayanan profesional terhadap masyarakat dengan keterlibatan sarat serta pun keahlian merupakan sebagai pelayanan didalam rangka mengemban tugas.

8. Kaiser(Suhrawardi Lubis, 1994:6-7)

Etika profesi ini yakni sebuah sikap hidup berupa keadilan guna dapat menyerahkan suatu pelayanan yang professional terhadap masyarakat dengan sarat ketertiban serta pun keahlian yaknisebagai pelayanan didalam rangka menyelasaikan tugas yang berupa keharusan terhadap masyarakat.

9. Muchtar(2016)

Pengertian Etika profesi adalah suatu aturan perilaku yang memiliki kekuatan mengikat untuk tiap-tiap pemegang profesi.

Baca juga: Pengertian Tenaga Kerja

Prinsip Etika Profesi

Terdapat sejumlah prinsip dasar yang menjadi landasan dalam pengamalan kode etik profesi. Adapaun prinsip-prinsip etika profesi ialah sebagai berikut:

1. Prinsip Tanggung Jawab

Setiap profesional mesti bertanggungjawab terhadap pengamalan suatu kegiatan dan pun terhadap hasilnya. Di samping itu, profesional pun mempunyai tanggungjawab terhadap akibat yang barangkali terjadi dari profesinya untuk kehidupan orang beda atau masyarakat umum.

2. Prinsip Keadilan

Pada prinsip ini, masing-masing profesional dituntut guna mengedepankan keadilan dalam menjalankan pekerjaannya. Dalam urusan ini, keadilan mesti diserahkan kepada siapa saja yang berhak.

3. Prinsip Otonomi

Setiap profesional mempunyai wewenang dan kemerdekaan dalam menjalankan kegiatan sesuai dengan profesinya. Artinya, seorang profesional mempunyai hak untuk mengerjakan atau tidak mengerjakan sesuatu dengan mempertimbangkan kode etik profesi.

4. Prinsip Integritas Moral

Integritas moral merupakan kualitas kejujuran dan prinsip moral dalam diri seseorang yang dilaksanakan secara konsisten dalam menjalankan profesinya. Artinya, seorang profesional mesti mempunyai komitmen individu untuk mengawal kepentingan profesinya, dirinya, dan masyarakat.

Baca juga: Pengertian Manajemen Keuangan

Fungsi Etika Profesi

Berikut merupakan fungsi dari etika profesi:

  • Sebagai pedoman untuk semua anggota sebuah profesi mengenai prinsip profesionalitas yang ditetapkan.
  • Sebagai perangkat kontrol sosial untuk masyarakat umum terhadap sebuah profesi tertentu.
  • Sebagai sarana untuk menangkal campur tangan dari pihak beda di luar organisasi, berhubungan hubungan etika dalam keanggotaan sebuah profesi.

Tujuan Etika Profesi

Tujuan dari etika profesi yaitu sebagai berikut:

  • Untuk menjungjung tinggi martabat sebuah profesi.
  • Untuk mengawal dan mengelola kesejahteraan anggota profesi.
  • Untuk menambah pengabdian semua anggota profesi.
  • Untuk menolong meningkatakan mutu sebuah profesi.
  • Untuk menambah pelayanan sebuah profesi di atas deviden pribadi.
  • Untuk menilai standar baku untuk suatu profesi.
  • Untuk menambah kualitas organisasi menjadi lebih profesional dan terjalin dengan erat.

Baca juga: Pengertian Server

Contoh Etika Profesi

Sebagai contoh, kita bisa mengambil etika profesi kedokteran yang menata prinsip-prinsip moral dan etik dalam menjalankan pekerjaan kedokteran. Dalam urusan ini, lingkup kode etik profesi kedokteran merangkum perilaku dokter terhadap pasien, keluarga, masyarakat, rekan sejawat, dan partner kerjanya.

Berikut ini misal kode etik profesi kedokteran secara umum;

1. Kewajiban Dokter

  • Memberikan pelayanan medis cocok dengan standar formalitas operasional serta keperluan medis pasien.
  • Memberikan rujukan untuk pasien ke dokter beda yang memiliki kemahiran yang lebih baik bila diperlukan.
  • Menjaga kerahasiaan pasien, bahkan sesudah pasien itu meninggal dunia.
  • Memberikan pertolongan terpaksa atas dasar kemanusiaan, kecuali bila ada pihak beda yang bertugas dan dapat melakukannya.
  • Meningkatkan ilmu pengetahuan di bidang ilmu kedokteran.

2. Larangan Untuk Dokter

  • Memuji keterampilan atau kemahiran diri sendiri.
  • Ucapan atau perbuatan yang bisa melemahkan daya tahan pasien.
  • Mengumumkan dan mengerjakan suatu kiat kedokteran yang belum diuji kebenarannya.
  • Melepaskan kemandirian profesi sebab pengaruh tertentu.
  • Mengambil alih pasien tanpa persetujuan rekan sejawat.
  • Menetapkan imbalan atas jasanya secara tidak wajar.
  • Melakukan diskrimininasi dalam mengerjakan pelayanan.
  • Melakukan kolusi dengan perusahaan farmasi.
  • Mengabaikan kesehatannya sendiri.
  • Mengeluarkan penjelasan palsu, meskipun diminta oleh pasien.
  • Melakukan pelecehan seksual terhadap pasien atau orang lain.
  • Membocorkan rahasian pasien untuk orang lain.

Demikianlah penjelasan tentang Etika Profesi dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa…