Pengertian Corel Draw

Posted on

Pengertian Corel Draw – Aplikasi atau software desain grafis menjadi di antara kebutuhan untuk pecinta desain grafis dalam menciptakan sebuah karya visual. Dalam perkembangannya banyak software desain grafis yang diciptakan oleh pengembang untuk memenuhi keperluan pecinta desain grafis. Mulai dari aplikasi berbasis dekstop maupun berbasis mobile.

Salah satu software yang tidak sedikit digunakan oleh kalangan desain grafis yaitu Corel Draw. Apa itu corel draw? Apa faedah dan manfaat corel draw? dan Bagaimana sejarah corel draw? Mari simak ulasannya dibawah ini.

Pengertian Corel Draw

Secara umum, Corel Draw merupakan perangkat lunak editor grafik berjenis vektor yang dipublikasikan Corel Corporation. Perusahaan ini yakni perusahaan bidang perangkat lunak yang bermarkas di Ottawa, Kanada.

Berbeda dengan aplikasi jenis lainnya, aplikasi populer ini digunakan untuk mengubah gambar yang selanjutnya dipublikasikan ke masyarakat. Kebanyakan aplikasi editor ini dipakai di pusat percetakan sampai bidang beda yang memperlukan visualisasi produk agar lebih menjanjikan.

Softwarenya memiliki tidak sedikit fitur bertolak belakang sehingga meningkatkan nilai vektor guna desain yang sedang dikerjakan. Banyak editor yang menggunakan perangkat empuk ini. Meskipun guna versi yang resmi, pemakai mesti menerbitkan dana besar.

Sejarah Corel Draw

Sejarah dari program atau software corel draw pada tahun 1987, insinyur dari Corel Michel Bouillon dan Pat Beirne mengerjakan pengembangan program ilustrasi berbasis vektor guna digabungkan dengan sistem penerbitan desktop mereka.

Program itu, CorelDraw, tadinya diluncurkan pada tahun 1989. versi CorelDraw 1.x dan 2.x berlangsung pada Windows 2.x dan 3.0 kebawah. Versi CorelDraw 3.0 rilis tersendiri dengan rilis Microsoft Windows 3.1.

Dimasukkannya TrueType di Windows 3.1 mengolah program Corel Draw menjadi program ilustrasi yang serius yang dapat menggunakan font outline yang dipasang secara sistem tanpa membutuhkan perangkat empuk pihak ketiga laksana Adobe Type Manager ;

dipasangkan dengan program pengeditan potret (Corel Photo-Paint), pengelola font dan sejumlah perangkat lunak lainnya, itu juga adalah bagian dari suite grafis all-in-one kesatu.

Fungsi Corel Draw

Setelah paham definisi Corel Draw, berikutnya berpindah ke faedah software ini. Corel Draw memberi pelbagai fitur yang menjadi keunggulannya. Sebagai aplikasi yang sesuai untuk visualisasi desain, wajar andai Corel Draw dapat memberi hasil gambar desain yang berbobot | berbobot | berkualitas tinggi dan tidak kalah dengan aplikasi lainnya.

Bahkan hasil gambarnya dapat dibandingkan dengan kualitas bitmap yang jauh lebih tinggi dibanding vektor. Menariknya, pemakai bisa menggabungkan artikel dan gambar dengan cepat dan gampang layaknya saat memakai Photoshop. Bagi jelasnya, simak faedah Corel Draw berikut ini.

1. Membuat Logo

Bisa disebut faedah yang sangat ketara dari Corel Draw merupakan software yang digunakan untuk menciptakan logo. Logonya mempunyai dua dimensi dengan beragam format dan warna opsi didalamnya.

Alasan utama mengapa pemakai sering menggunakan Corel Draw untuk menciptakan logo yaitu proses manipulasi garis guna logo mudah dilaksanakan dibanding aplikasi lain.

2. Membuat Desain Undangan dan Brosur

Fungsi lain pemakaian Corel Draw yakni untuk menciptakan desain undangan dan brosur cocok kebutuhan. Didalam aplikasi ini, pemakai mendapat opsi front yang melimpah.

Bahkan masing-masing front dapat digabungkan dengan gambar sampai-sampai menghasilkan desain yang benar-benar rapi dan menarik. Ini dalil kenapa banyak sekali desainer memakai Corel Draw untk menciptakan undangan dan brosur.

3. Membuat Sampul Buku

Sampul buku umumnya memerlukan pewarnaan yang maksimal supaya lebih menarik. Menggunakan Corel Draw merupakan pilihan terbaik untuk menciptakan sampul kitab karena lebih tidak sedikit pilihan warna dan kiat pewarnaan dididalamnya. Bahkan rinci gambar yang ada pun sempurna dan lebih jelas dengan menggunakan Corel Draw.

4. Membuat Desain Ilustrasi

Ketika hendak mendesain ilustrasi, banyak sekali desainer lebih sering memakai Corel Draw. Wajar sebab didalamnya fitur yang terdapat lebih dapat diandalkan dan gampang digunakan.

Untuk menciptakan lengkung dan garis, aplikasi ini lebih dapat diandalkan dibanding aplikasi lain. Pasalnya hasil garisnya leih akurat dan tidak pecah-pecah.

5. Pembuatan Kartun

Jika berpikir untuk menciptakan kartun mesti memakai software yang rumit, maka anggapan tersebut salah. Pasalnya, Anda dapat membuat kartu memakai software simpel seperti Corel Draw.

Pembuatan kartu 2D dapat dilakukan dengan Corel Draw. Tenang hasil kartu yang kita hasilkan tidak kalah dengan aplikasi lain. Bahkan andai mempunyai sisi kreatifitas yang tinggi, hasilnya bakal lebih baik.

Baca juga: Pengertian Linux

Kegunaan Corel Draw

Corel Draw memiliki sejumlah kegunaan yang nyatanya memang digunakan di kehidupan sehari-hari. Adapun manfaat yang sering didatangi di Corel Draw merupakan:

  • Digunakan untuk membuat sekian banyak pola dari desain logo maupun simbol, terutama logo guna dua dimensi yang terdapat di sekitar. Corel Draw meluangkan fitur yang dapat mengolah warna dan garis dengan baik yang kesudahannya mengjhasilkan logo yang sempurna guna desainer.
  • Software yang dipakai untuk mendesain sekian banyak kebutuhan publikasi offline dan pun periklanan laksana undangan, brosur, leaflet dan sekian banyak kebutuhan lainnya.
  • Softwarenya dapat membaca sekian banyak front yang sering digunakan ketika mengerjakan editing. Hal tersebut kemudian memberi fasilitas pemakai untuk mengalirkan kreatifitas dalam format tulisan dan desain.
  • Corel Draw sering dipakai untuk mendesain cover dan sampul kitab dengan tingkat pewarnaan yang maksimal dan hasil yang mumpuni.
  • Corel Draw dipakai untuk menciptakan gambar-gambar ilustrasi yang tidak jarang ada di dekat kita. Khususnya sekian banyak gambar yang memperlukan sudut, lengkung dan garis secara sempurna. Tidak heran sebab Corel Draw memiliki ukuran akurasi tinggi sampai-sampai bagus andai diterapkan.

Kelebihan Corel Draw Dibanding Software Sejenisnya

Setiap software tentu mempunyai kelebihan bertolak belakang yang membuatnya tidak sedikit digunakan. Hal itu berlaku guna software editor vektor laksana Corel Draw.

Untuk aplikasi Corel Draw, sejumlah kelebihan tersebut dapat dibandingkan dengan aplikasi lain sejenisnya. Berikut keunggulan Corel Draw yang dimaksud merupakan:

  • Gambar editing memakai Corel Draw ialah vektor yang menciptakan pemakainya dapat menekat ukuran gambar ke tingkat terendah. Meskipun demikian hasil gambarnya tetap tajam dan tidak terdapat yang pecah ataupun blur. Bahkan kualitas gambarnya tidak kalah dengan gambar yang didapatkan bitmap.
  • Corel Draw memiliki tampilan yang begitu friendly untuk semua pemakainya. Jadi tidak heran andai para pemakai pemula tidak bakal terlalu kendala untuk mempelajari sekian banyak tools yang disediakan.
  • Ingin mengkolaborasi teks dan gambar? Tenang saja aplikasi ini sangat sesuai digunakan. Pasalnya hasil kolaborasinya benar-benar rapi dan tidak kalah dengan aplikasi lainnya.
  • Corel Draw mempunyai komunitas membludak di internet. Jadi kita bisa tidak sedikit belajar dan kenalan dengan penggua lainnya.
  • Softwarenya menyediakan tidak sedikit format file yang dapat dipakai. Menariknya bentuk file yang disediakan begitu populer sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan import dan export. Contohnya terdapat DWG- AutoCAD PDF, PSD- Adobe Photoshop dan sekian banyak format file lainnya.,
  • Corel Draw pun termasuk gampang digunakan. Bahkan didalamnya terdapat fitur help hingga pertolongan online. Ada juga sekian banyak menu yang gampang dipelajari dan sangat tak asing untuk semua pemakainya.
  • Corel Draw menyiapkan sekian banyak tools yang dapat dipakai. Beberapa tools yang dimaksud ialah editing, selection, efek dan sebagainya. Semua itu dapat digunakan guna menghasilkan editing yang bagus dan cocok dengan yang diharapkan. Menariknya, masing-masing tools dapat dipakai tanpa memprovokasi kualitas gambar yang dihasilkan.
  • Dibanding aplikasi lain, Corel Draw mempunyai harga yang tercapai dengan fitur menyeluruh didalamnya. Bahkan terdapat yang cuma-cuma dengan fitur terbatas guna Anda gunakan.

Baca juga: Pengertian Sosialisasi

Kekurangan Corel DRAW

Dimana ada kelebihan, disitu pasti ada kekurangannya juga, berikut merupakan kekurangan dari software Corel Draw.

1. Mahal/ Berlisensi

Yang paling dialami kekurangannya yakni berlisensi, jadi untuk menggunakannya anda harus melakukan pembelian lisensi dan tersebut cukup tidak sedikit mengeluarkan duit tapi urusan ini tidak bakal jadi persoalan untuk yang mempunyai uang lebih. Tapi urusan itu sebanding dengan support dan kecanggihan yang didapatkan.

2. Kurang Cocok Bagi Mengedit Foto

Bukannya tidak dapat melakukan editing potret tapi Corel Draw lebih sesuai untuk menciptakan desain grafis berbasis vektor, guna mengedit potret lebih baik memakai Adobe Photoshop sebab lebih ke berbasis bitmap. Baca Juga: Pengertian Adobe Photoshop

3. Kurang Memuaskan Jika Grafis Vektor dan Bitmap Digabung

Seperti yang sudah diterangkan bahwa Corel DRAW adalahsoftware yang lebih sesuai untuk menciptakan grafis berbasis vektor, jadi andai digabungkan dengan gambar berbasis bitmap hasilnya tidak cukup bagus atau tidak memuaskan.

4. Ukuran File Yang Besar dan Membutuhkan Spesifikasi PC Tinggi

File grafis yang dihasilkan lumayan besar sebab mempunyai kualitas yang tinggi dan untuk memakai software ini pun mengharuskan pemakai mempunyai komputer spesifikasi yang tinggi mulai dari processor, vga, sampai kapasitas RAM nya, semakin baru versinya semakin tinggi pun spesifikasi komputer yang di butuhkan.

Versi Corel DRAW dan Tahun Rillisnya

Berikut ini versi dari yang pertama sampai yang terbaru, diantaranya:

  • Versi 1 – Januari 1989
  • Versi 2 – September 1991
  • Versi 3 – Mei 1992
  • Versi 4 – Mei 1993
  • Versi 5 – Mei 1994
  • Versi 6 – Mei 1995
  • Versi 7 – Oktober 1996
  • Versi 8 – Agustus 199
  • Versi 10 – November 2000
  • Versi 11 – Agustus 2002
  • Versi 12 – Februari 2004
  • X3 – Januari 2006
  • X4 – Januari 2008
  • X5 – Februari 2010
  • X6 – Maret 2012
  • X7 – Maret 2014
  • X8 – Maret 2016.

Jenis Format File CorelD RAW

1. .CDR

.CDR merupakan format file CorelDraw yang asli, jenis file ini sering dipakai untuk proses sekian banyak macam percetakan khusunya produk desain grafis. File .CDR ini merupaka data lembaraan kerja grafik vektor, didalamnya dapat mengandung teks, gambar, garis, efek, warna, dll. Jensi .CDR juga dapat menyimpan desain surat undangan, brosur, poster, spanduk, dll. Format ini bisa di eksport menjadi bentuk .jpg, .png, .bmp, .ai, dan .pdf.

2. .BMP

.BMP yaitu singkatan dari Bitmap Image merupakan bentuk file yang terdapat pada CorelDraw, jenis file grafis ini tergolong luwes sehingga dapat terbaca oleh program desain grafis lainnya dan dapat menyimpan gambar dengan mode warna Grayscale, RGB, sampai Index Color. .BMP dapat menyimpan file grafis dengan kualitas 1 sampai 24 bit.

3. .EPS

.EPS yakni singkatan dari Encapsuled Postcript, merupakan bentuk file berbasis vektor yang dapat digunakan untuk kebutuhan pertukaran dokumen pada program desin grafis. Format .EPS adalahjenis file yang seringkali dibuat oleh Adobe Ilustrator. Tapi jenis ini kompetible dengan tidak sedikit program desain grafis salah satunya CorelDraw.

4. .CDT

.CDT merupakan file grafis yang dapat di bikin CorelDraw, berisikan objek, halaman, vektori. .CDT bermanfaat untuk menciptakan dokumen desain grafis laksana logo, surat undangan, halaman web, brosur, dan lain-lain.

Bagian Unsur Corel Draw

Pada unsur corel draw mempunyai faedah dan isi yang berbeda-beda, silahkan disimak.

  • Menu bar : Area ini berisi pilihan menu
  • Property bar : Sebuah bar yang dapat diblokir dengan perintah yang berhubungan dengan tool atau objek aktif, misalkan, saat text tool aktif, bar text propertymenampilkan perintah seperti menciptakan atau mengedit teks
  • Toolbar : bar yang bisa ditutup, mengandung pintasan ke menu dan perintah lainnya
  • Title bar : Area ini memperlihatkan judul desain yang sedang terbuka
  • Rulers : Batas horisontal dan vertikal yang dipakai untuk menemtukan ukuran dan posisi objek
  • Toolbox : didalamnya mengandung tool guna menggambar atau mendesain serta memodiikasi laksana pick tool, crop, dan beda sebagainya
  • Drawing window : Area ini di luar halaman gambar yang diberi batas oleh scroll bar dan application controls
  • Drawing page : Are persegi empat ini adalaharea cetak dan eksemplar kerja
  • Color palette : Dock yang berisi opsi warna – warna
  • Docker : Window yang mengandung perintah dan penataan yang relevan dengan tool atau tugas tertentu
  • Status bar : Area di unsur bawah window software yang mengandung informasi tetang properti objek laksana type, size, color, fill, dan resolution. Status bar pun menunjukkan posisi cursor anda
  • Document navigator : Area ini dibagian kiri bawah wondow software yang mengandung kontrol untuk beralih antar halaman dan meningkatkan halaman
  • Navigator : Sebuah tombol di pojok kanan bawah yang lebih kecil bermanfaat untuk mengalihkan gambar.

Baca juga: Pengertian Hidroponik

Tool pada Corel Draw

Pada software corel draw tersedia banyak tools yang bisa kita pakai untuk mendesain ataupun menggambar, disini bakal saya sampaikan satu persatu faedah dari masing-masing tools tersebut.

  • Pick tool : Fungsinya guna memilih, mengolah ukuran dan memutar sebuah objek
  • Freehand pick tool : Pilih objek memakai freehand selection marquee, memposisikan dan ubah objek
  • Shape : Mengedit format dari suatu objek
  • Smudge brush : Ubah atau distorsi objek dengan menyeret garis besarnya
  • Roughen brush : Ubah atau distorsi tepi objek dengan unik garis besarnya
  • Free transform tools : Ubah gambar objek dengan rotasi (bebas), sudut rotasi, ubah ukuran, dan memiringkan format gambar
  • Crop tool : Untuk mencukur atau menghilangkan unsur dari objek
  • Knife tool – Mengiris suatu objek guna membaginya menjadi dua benda terpisah.
  • Eraser tool (X) – Hapus lokasi yang tidak diharapkan dalam gambar.
  • Virtual segment delete tool – Hapus segmen yang tumpang tindih dalam objek.
  • Zoom tool (Z) – Mengubah tingkat pembesaran dari jendela dokumen.
  • Pen tool (H) – Seret lokasi tersembunyi gambar ke tampilan, tanpa mengolah tingkat zoom.
  • Freehand tool (F5) – Menggambar kurva dan garis segmen lurus.
  • 2-Point line tool – Gambar garis lurus dengan menggambar dari titik mula ke titik akhir.
  • Bezier tool – Untuk menciptakan gambar melengkung satu segmen dalam satu waktu.
  • Artistic media tool (I) – Tambahkan brush artistik, spray, dan efek kaligrafi dengan memakai sapuan freehand.
  • Pen tool – Gambar kurva dalam segmen, dan pratinjau masing-masing segmen ketika Anda menggambar.
  • B-Spline tool – Untuk menciptakan garis lengkung dengan menata titik kontrol yang menyusun kurva tanpa memecahnya menjadi segmen.
  • Polyline tool – Untuk menciptakan gambar kurva yang terhubung dan garis lurus dalam satu klik yang dapat berkelanjutan.
  • 3-Point curve tool – Menggambar kurva dengan menyeret dari titik mula ke titik akhir dan lantas memposisikan titik pusat.
  • Smart fill tool – Buat objek dari lokasi yang tumpang tindih, dan lakukan fill (isian) ke objek tersebut.
  • Smart drawing tool (Shift S) – Konversi sapuan tangan bebas ke format dasar atau kurva halus.
  • Rectangle tool (F6) – Menggambar kotak dan persegi panjang dengan menyeret pada window gambar.
  • 3-Point rectangle tool – Untuk menciptakan persegi panjang pada sudut.
  • Elipse tool (F7) – Untuk menciptakan lingkaran dan elips dengan unik di window gambar.
  • 3-Point elipse tool – Menarik elips ke sebuah sudut.
  • Polygon tool (Y) – Untuk menciptakan poligon dengan drag di window gambar.
  • Star tool – Untuk menciptakan bintang-bintang yang seragam dan digaris bawahi.
  • Complex star tool – Untuk menciptakan bintang yang mempunyai sisi berpotongan.
  • Graph star tool (D) – Untuk menciptakan kotak.
  • Spiral tool (A) – Menggambar spiral simetris dan logaritmik.
  • Basic shapes tool – Untuk menciptakan segitiga, lingkaran, silinder dan format lainnya.
  • Arrow Shapes tool – Menggambar panah dengan berbagai format dan arah.
  • Flowchart Shapes tool – Menggambar simbol flowchart.
  • Tool Banner Shapes – Untuk menciptakan objek pita.
  • Callout shapes tool – Buat label dan speech bubbles.
  • Text tool (F8) – Tambah dan edit paragraf dan teks artistik.
  • Table tool – Gambar, pilih, dan edit tabel.
  • Parallel dimension tool – Menggambar garis dimensi miring.
  • Horizontal or vertical dimension tool – Untuk menciptakan gambar garis dimensi horisontal atau vertikal.
  • Angular dimension tool – Untuk menciptakan gambar garis dimensi sudut.
  • Segment dimension tool – Menampilkan jarak antara simpul ujung pada segmen tunggal atau ganda. 3-Point callout tool – Bagi membuat penjelasan dengan leadingline dua segmen.
  • Straight-Line Connector tool – Untuk menciptakan gambar garis lurus, guna menghubungkan dua objek.
  • Right-angle connector tool – Untuk menciptakan sudut siku-siku, guna menghubungkan dua objek.
  • Right-angle round connector tool – Menggambar sudut siku-siku dengan sudut yang melengkung guna menghubungkan dua objek.
  • Edit anchor tool – Memodifikasi garis konektor titik jangkar objek.
  • Blend tool – Blend objek dengan menciptakan perkembangan objek dan warna menengah.
  • Contour tool – Terapkan serangkaian format konsentris yang menyemprot ke dalam atau terbit dari sebuah objek.
  • Distort tool – Transpose object dengan merealisasikan efek Push and Pull, Zipper, atau Twister.
  • Drop Shadow tool – Terapkan bayang-bayang di belakang atau di bawah objek.
  • Envelope tool – Mengubah format objek dengan merealisasikan dan menyeret simpul dari suatu amplop.
  • Extrude tool – Terapkan efek 3D ke objek untuk membuat ilusi kedalaman (objek).
  • Transparency tool – Untuk menciptakan objek mempunyai sifat transparan atau tembus pandang.
  • Color Eyedropper tool – Ibarat anda mengcopy warna sampel, dan menerapkannya ke objek.
  • Outline Pen (F12) – Menetapkan properti garis sebagai ketebalan garis, format sudut, dan jenis panah.
  • Outline color (Shift F12) – Pilih warna garis tepi dengan memakai pemilihan warna dan palet warna.
  • Uniform Fill (Shift F11) – Pilih warna pengisi yang solid untuk suatu objek dengan memakai palet warna, pemilih warna, harmoni warna, atau gabungan warna.
  • Fountain Fill (F11) – Isi objek dengan gradien warna atau gradasi.
  • Pattern Fill – Menerapkan pola preset ke sebuah objek atau menciptakan pola khusus.
  • Texture fill – Terapkan tekstur prasetel fiil ke objek untuk membuat ilusi sekian banyak tekstur, laksana air, awan dan batu.
  • PostScript fiil – Menerapkan tekstur PostScript yang rumit untuk memenuhi objek.
  • Interactive fill tool (G) – Buat pengisian secara dinamis dengan memakai penanda di jendela gambar dan bilah properti untuk mengolah sudut, titik tengah, dan warna.
  • Mesh fill tool (M) – Isi objek dengan memadukan sejumlah warna atau nuansa yang ditata di atas grid mesh.

Kesimpulan

Jadi definisi Corel Draw merupakan jenis aplikasi yang dapat membuat desain grafis atau sebagai editor grafis berbasis vektor, bentuk file aslinya yakni .CDR yang didalamnya dapat berisikan data halaman kerja grafis vektor, teks, gambar, efek, warna, dan lain-lain. Banyak desainer atau perusahaan memakai software ini khususnya untuk mendesain brosur, sampul buku, spanduk, undangan, atau kebutuhan grafis lainnya. Corel Draw pertama kali dikenalkan pada januari tahun 1989 oleh perusahaan Corel Corporation yang terletak di Ottawa, Kanada.

Demikianlah penjelasan tentang Corel Draw dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa…