Pengertian BUMS, Jenis, Fungsi, Tujuan, Ciri dan Contohnya

Posted on

Pengertian BUMS, Jenis, Fungsi, Tujuan, Ciri dan Contohnya – BUMS (Badan Usaha Milik Swasta) adalah suatu badan usaha yang mana seluruh modalnya itu berasal dari pihak swasta. Pihak swasta di sini yaitu pihak swasta dalam negeri serta juga pihak swasta asing.

Melihat dari pengertian BUMS (Badan usaha milik swasta) tersebut, terdapat dua hal yang harus diperhatikan, yaitu: Pihak swasta dalam negeri yaitu seluruh pihak yang diluar pemerintahan yang mengurus serta juga mengelola sumber daya ekonomi tidak vital serta tidak strategis.

Pihak swasta asing yaitu masyarakat luar negeri pemilik utuh modal yang terdapat di badan usaha milik swasta asing (BUMS asing). Dalam suatu perusahaan biasanya memiliki unit BUMS terkecil, sehingga BUMS ini dibayangi atau mengambil alih kepemimpinan beberapa perusahaan. Banyak pelaku bisnis yang menggunakan BUMS sebagai mitra bisnis dianggap lebih menguntungkan daripada harus membangun bisnis dengan individu, terutama dalam hal modal dan pemasaran.

Adapun tujuan utama dari didirikan BUMS yaitu untuk mendapatkan keuntungan seoptimal mungkin serta membuka lowongan pekerjaan sebanyak mungkin sesuai dengan yang tercantum pada Pasal 33 UUD 1945. Badan usaha milik swasta adalah badan usaha yang berkekuatan hukum.

Jenis BUMS (Badan Usaha Milik Swasta)

Terdapat beberapa bentuk BUMS (Badan Usaha Milik Negara) yang terdapat di Indonesia. Apabila Anda tertarik menggeluti bisnis dengan membuat BUMS, Dibawah ini merupakan macam jenis BUMS yang mungkin dapat menjadi alternatif bisnis Anda:

Perusahaan Perseorangan (Persero)

Perusahaan yang modal dan tanggung jawabnya dipegang secara eksklusif oleh pemilik perusahaan.

Firma

Firma adalah persekutuan dari dua orang atau lebih untuk mendirikan sebuah perusahaan serta membagi keuntungannya sama rata untuk tiap-tiap anggota.

Persekutuan Komanditer (CV)

Persekutuan Komanditer yaitu Persekutuan dari dua orang atau lebih di mana satu pihak memberikan modal kepada pihak lain untuk memulai bisnis.

Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas yaitu Perusahaan yang didirikan oleh beberapa orang serta berbadan hukum dan terbagi atas saham-saham.

Fungsi dan Peranan BUMS

Setelah memahami mengenai pengertian BUMS (Badan Usaha Milik Swasta), tentunya kita perlu mengetahui mengenai apa itu fungsi BUMS. Secara umum Badan Usaha Milik Swasta memberikan kontribusi besar pada perkembangan perekonomian di Indonesia.

Kelebihan dari BUMS dalam hal finansial, profesionalisme, serta fleksibilitas, membuat pemerintah berinisiatif untuk melibatkan BUMS didalam pembangunan ekonomi Indonesia.

Dibawah ini adalah beberapa fungsi serta peran BUMS, antara lain:

Fungsi BUMS (Badan Usaha Milik Swasta)

  • Sebagai mitra pemerintah guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
  • Sebagai mitra dalam pengelolaan berbagai sumber daya
  • Sebagai pihak yang dinamis atau bahkan yang menyebabkan momentum dalam perekonomian lokal
  • Sebagai pihak yang memberikan layanan kepada masyarakat

Peranan BUMS (Badan Usaha Milik Swasta)

Berperan sebagai Mitra BUMN

  • Berperan sebagai pihak yang menambah produksi nasional.
  • Berfungsi sebagai pekerjaan pembuka.
  • Untuk bertindak sebagai pihak yang mempromosikan pendapatan nasional dan juga berkontribusi pada kas negara.
  • Untuk membantu sebagai Asisten Pemerintah dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan ekonomi yang tidak dilakukan oleh Pemerintah.
  • Bertindak sebagai bantuan pemerintah dalam upaya menyeimbangkan pendapatan nasional.

Maksud dan Tujuan Di Bentuk BUMS

Sesuai dengan pengertian BUMS yang dituliskan diatas, maksud serta tujuan didirikannya BUMS adalah untuk memperoleh keuntungan serta pengembangan modal. BUMS bertanggung jawab untuk menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk tujuan komersial.

Keuntungan BUMS berfungsi sebagai sumber pengembangan modal dan tidak boleh digunakan sebagai kontrol ekonomi oleh individu atau kelompok yang dapat merugikan pemilik faktor produksi.

Berikut ini adalah tujuan dari dibentuknya BUMS:

  • Peningkatan pendapatan pemerintah melalui pajak
  • Dukungan pemerintah di pembukaan kerja
  • Membantu pemerintah dalam menjalankan kegiatan produksi untuk kesejahteraan seluruh masyarakat
  • Untuk membantu meningkatkan devisa negara dari perusahaan swasta di sektor ekspor-impor.

Ciri BUMS (Badan Usaha Milik Swasta)

Berikut ini adalah ciri-ciri BUMS di Indonesia, yaitu:

Ciri Secara Umum

Modal untuk mendirikan badan usaha sepenuhnya itu berasal dari pihak swasta, baik perorangan maupun kelompok. Modal tidak hanya diperoleh oleh anggota, tetapi juga dapat berasal dari pinjaman bank atau negara. Namun, ini tidak berarti bahwa pemberi pinjaman ini adalah seorang investor.

Pemilik atau pemegang badan usaha mempunyai wewenang serta tanggung jawab untuk melakukan pengawasan dengan secara hierarki dan fungsional. Badan usaha milik swasta berorientasi untuk bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Pembagian modal serta keuntungan didasarkan atas penanaman saham di perusahaan. Selain dari itu hak suara didalam mengelola badan usaha itu disesuaikan dengan presentase saham.

Pemilik saham bisa/dapat menjual saham yang mereka miliki di bursa efek.

Ciri Berdasarkan Kepemilikan

BUMS Perseorangan

  • Pemilik perusahaan adalah seorang individu.
  • Pemilik perusahaan memiliki otoritas tertinggi dan otoritas penuh dalam bisnis.
  • Kebijakan dalam semua kegiatan bisnis berasal dari kebijakan individu.
  • Semua tanggung jawab perusahaan ada di tangan pemilik perusahaan.

BUMS Persekutuan

  • Pemilik kemitraan harus sekurang-kurangnya dua (2) orang.
  • Semua hak, kewajiban dan kekuasaan diatur oleh perjanjian kemitraan yang disimpulkan oleh beberapa pihak.
  • Semua kegiatan dan perkembangan perusahaan adalah tanggung jawab bersama anggota kemitraan.
  • Tujuan utama dari kegiatan perusahaan mitra adalah untuk mencapai saling menguntungkan.

Contoh BUMS (Badan Usaha Milik Swasta)

Saat ini cukup banyak BUMS (Badan Usaha Milik Swasta) yang ada di Indonesia. Badan usaha tersebut menjalankan fungsi serta peranannya dalam peningkatan perekonomian Indonesia. Dibawah ini merupakan beberapa contoh Badan Usaha Milik Swasta yang terdapat di Indonesia:

Contoh Badan Usaha Swasta Nasional

Dibawah ini merupakan Beberapa BUMS nasional yang beroperasi di indonesia diantaranya antara lain:

  • PT Djarum; perusahaan yang bergerak pada industri rokok.
  • PT Indofood Sukses Makmur; perusahaan yang bergerak pada industri makanan.
  • PT Agung Podomoro; perusahaan yang bergerak pada industri properti.
  • PT Unilever Indonesia; perusahaan yang bergerak pada industri consumer product.
  • PT Air Mancur; perusahaan yang bergerak pada industri bahan makanan herbal.

Contoh Badan Usaha Swasta Asing

Dibawah ini merupakan beberapa BUMS asing yang beroperasi di indonesia diantaranya antara lain:

  • PT Freeport Indonesia; perusahaan yang bergerak pada bidang engergi.
  • PT fastfood Indonesia Tbk (KFC); perusahaan yang bergerak pada bidang makanan cepat saji.
  • PT Ericsson; perusahaan yang bergerak pada bidang telekomunikasi.
  • PT CityBank; perusahaan yang bergerak pada bidang perbankan.

Demikianlah artikel tentang Pengertian BUMS, Jenis, Fungsi, Tujuan, Ciri dan Contohnya ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Pengertian Hukum Bisnis, Ruang Lingkup, Fungsi dan Tujuannya

Pengertian Kebijakan Publik, Ciri, Proses, Jenis dan Bentuknya

Pengertian Badan Hukum, Bentuk, Teori, Jenis dan Cirinya