Pengertian Blog

Posted on

Pengertian Blog – Banyak teknik untuk menemukan sumber informasi secara cepat tanpa mesti pergi ke perpustakaan atau lokasi untuk mengakses berita terbaru. Salah satu cara yang sangat efektif yaitu dengan mengakses internet yang memuat sekian banyak konten web dan tulisan di dalamnya. Blog merupakan salah satu teknik paling tepat guna untuk menemukan informasi secara cepat dari sekian banyak narasumber yang dapat kamu pilih sendiri.

Pada artikel kali ini, kami akan menyampaikan informasi teranyar seputar pemakaian blog dan jenis – jenisnya. Sehingga, guna kedepannya kamu dapat menciptakan halaman blog sendiri dengan kaidah dan penyusunan konten yang tepat.

Pengertian Blog

Blog merupakan website atau jurnal online yang memuat berbagai informasi laksana artikel, foto, atau video, yang selalu dimodernisasi secara teratur dan dikelola oleh blogger. Pengertian blog sendiri ialah “web log”, yang berarti lokasi untuk menyimpan “log” informasi di website.

Apa tersebut blogger? Blogger ialah orang yang menulis atau mempunyai dan mengelola blog, menyalurkan pandangan serta perspektif untuk audiens guna tujuan individu maupun bisnis. Bahkan, ketika ini sudah tidak sedikit blogger yang familiar dan menjadi ‘selebriti’ baik di dunia online maupun offline.

Blogging ialah aktivitas mengelola blog, laksana menulis, memperbarui, atau menambahkan unsur lainnya (misalnya video) pada konten blog. Aktivitas ini dilaksanakan oleh blogger dengan memanfaatkan tool digital yang terdapat di Internet.

Aktivitas blogging mulai populer pada mula tahun 2000-an saat sejumlah blog berbau politik bermunculan. Beberapa ketika setelahnya, tema how-to dan tutorial mulai muncul. Sejak ketika itu, kegiatan ini juga menjadi paling populer. Namun, yang jadi pertanyaan, mengapa pekerjaan mengelola blog dapat jadi seterkenal ini?

Sejarah Blog

1. 1994: Personal Home Page Justin Hall

Cikal akan blog dibuka pada tahun 1994 oleh Justin Hall yang menciptakan jurnal individu online dengan nama links.net. Tampilan blog Justin paling sederhana, melulu laman dengan background warna putih polos yang dipenuhi tulisan. Sampai kini pun kita masih dapat mengakses blog Justin.

Berkat inisiatifnya menciptakan jurnal online mengandung konten personal, pada tahun 2004 The New York Times Magazine menobatkan Justin Hall sebagai The Founding Father of Personal Blogger.

Walaupun begitu, inisiatif Justin Hall pada tadinya tidak dinamakan sebagai blog, namun sebagai “personal home page”. Justin memanfaatkan personal home page itu untuk menyebutkan kehidupan pribadinya, dari kuliah, hubungan dengan ayahnya, sampai kehidupan asmaranya.

2. 1997: Muncul Istilah Weblog

Baru pada tahun 1997, Jorn Barger mengenalkan istilah weblog yang merupakan campuran dari kata web dan log. Jorn Barger menyimpulkan untuk memakai istilah itu untuk menggambarkan kegiatan internetnya, yakni “logging to the web” yang berarti menulis di web dalam Bahasa Indonesia.

Selain mengenalkan istilah weblog, Jorn Barger juga ialah orang kesatu yang mengenalkan konsep kronologi dalam weblognya sendiri, yakni Robot Wisdom. Konsep kronologi ini memungkinkannya menanam postingan terbarunya di urutan teratas dalam weblog. Dengan begitu pengunjung dapat membaca artikel dari yang teranyar sampai artikel terlama.

3. 1999: Istilah Blog Dikenalkan

Istilah weblog bertahan sekitar dua tahun, hingga Peter Merholz, seorang desainer website mengenalkan istilah “blog” sebagai kependekan dari weblog. Di blog pribadinya, Peter Merholz mengaku bahwa ia memang menyenangi permainan kata dan ia tidak menduga keputusannya guna menyebut weblog sebagai blog akan dominan besar sampai saat ini.

4. 1999: Lahirnya Blogger, LiveJournal, dan Xanga

Tahun 1999 masih menjadi tahun penting untuk sejarah blog. Tahun ini menjadi tahun diluncurkannya tiga platform blog personal. LiveJournal menjadi platform blog kesatu yang didirikan pada tahun itu oleh Brad Fitzpatrick.

Pyra Labs yang digawangi oleh Evan Williams dan Meg Hourihan menyusul LiveJournal pada Agustus 1999 dengan platform blog mempunyai nama Blogger. Kemudian dilanjutkan dengan kehadiran platform blog ketiga, yakni Xanga.

5. 2003: Akuisisi Blogger dan Lahirnya WordPress

Tahun 2003 menjadi tahun urgen dalam sejarah blog. Pada Februari 2003, Google sah mengakuisisi Pyra Labs, pembuat Blogger. Akuisisi itu menandakan bisnis blog memiliki masa mendatang cerah.

Di tahun yang sama, pesaing utama Blogger, yakni WordPress sah diluncurkan. Blogger dan WordPress sama-sama meluangkan layanan blog personal gratis. Di samping gratis, layanan yang disediakan oleh WordPress dan Blogger termasuk gampang untuk dioperasikan, bahkan untuk orang yang awam teknologi sekalipun.

6. 2018: WordPress Menjadi Platform Paling Populer

Dalam 15 tahun perjalanannya, WordPress berkembang tidak melulu menjadi platform penyedia blog. WordPress pun dapat dipakai untuk membuat sekian banyak macam website, dari toko online sampai website perusahaan. Bahkan WordPress menguasai market share CMS situs dengan angka 51.09 persen, sementara Blogger mesti puas dengan market share sebesar 2 persen.

7. Sejarah Blog di Indonesia

Di Indonesia sendiri, blog mulai diluncurkan oleh Enda Nasution pada tahun 2001 melalui tulisan berjudul “Apa tersebut Blog”. Berkat inisiatifnya mempromosikan blog di Indonesia, sejumlah media massa Indonesia menyebutnya sebagai Bapak Blogger Indonesia, The Jakarta Post ialah salah satunya.

Kiprahnya mengenalkan blog untuk masyarakat Indonesia tidak melulu berhenti di artikel “Apa Itu Blog?”. Enda pun aktif berkata di sekian banyak media untuk mengenalkan apa tersebut blog dan kemerdekaan berbicara.

Enda pun memprakarsai Pesta Blogger yang kesatu kali diselenggarakan pada 27 Oktober 2007 Enda bersama sejumlah blogger nasional lain menyelenggarakan Pesta Blogger yang pun bekerja sama dengan perusahaan konsultan komunikasi, Maverick. Acara ini bertujuan menjadi ajang berkumpulnya semua blogger Indonesia untuk bertukar pikiran dan berdiskusi mengenai blog.

Di Pesta Blogger kesatu itu Menteri Komunikasi dan Informasi, Muhammad Nuh, berinisiatif menyinggung 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional di sambutan pendahuluan acara. Sampai ketika ini 27 Oktober diperingati sebagai Hari Blogger Nasional dan dirayakan oleh semua blogger di sekian banyak daerah.

Pada tahun 2015, Antara mengadukan ada 3,5 persen blogger dari 88,1 juta pemakai internet di Indonesia atau selama 3 juta blogger. Angka ini tergolong kecil, menilik penduduk Indonesia yang berjumlah lebih dari 200 juta orang.

Baca juga: Pengertian Biaya

Jenis-Jenis Blog dan Contohnya

Dalam perkembangannya, blog tidak melulu dimanfaatkan untuk keperluan pribadi. Blog merupakan alat yang dapat dipakai untuk sekian banyak macam tujuan. Bahkan blog dapat menjadi ladang bisnis dan menghasilkan uang. Baik menghasilkan duit untuk individu atau perusahaan.

Apa saja jenis blog yang dapat Anda kelola? Berikut jenis-jenis blognya

1. Blog Pribadi

Di mula kemunculannya, blog memang dimanfaatkan untuk destinasi pribadi. Kebanyakan orang memakai blog untuk mencatat cerita-cerita individu yang dapat diakses secara online. Blog sering pun disebut sebagai jurnal online sebab memungkinkan pemakainya untuk menulis “buku harian” secara online.

Konten blog pribadi seringkali sangat bebas, tidak terbelenggu aturan tertentu. Pemilik blog bebas menilai konten laksana apa yang bakal ditulis. Bisa mengenai kisah liburan, empiris sekolah, kisah tentang keluarga, atau bahkan tentang cerita asmaranya.

Beberapa blogger yang dapat sukses dengan jenis blog ini ialah Raditya Dika dan Agus Mulyadi. Raditya bahkan sukses menerbitkan kitab menurut empiris yang ditulis di blognya.

2. Blog Profesional

Berbeda dengan blog pribadi, blog profesional mempunyai batasan tertentu dalam konten yang diterbitkan. Biasanya blog profesional mengandung konten-konten yang dapat mengindikasikan profesionalitas empunya blog di sebuah bidang.

Misalnya, Anda berpengalaman di bidang SEO dan digital marketing maka Anda dapat mengisi blog profesional kita dengan konten yang sehubungan dengan SEO dan digital marketing. Anda mesti membicarakan topik-topik yang sehubungan dengan SEO dan digital marketing dengan detail supaya pembaca benar-benar mengetahui yang kita tulis.

Contoh blog profesional yang bisa Anda jadikan referensi ialah Sugeng.id. Blog Sugeng.id sukses mengumpulkan tidak sedikit pengunjung dan juga diandalkan sebagai berpengalaman di bidang digital marketing, SEO dan pembuat template blog keren.

3. Blog Bisnis (Content Marketing)

Tidak hanya dipakai untuk destinasi pribadi, blog pun dapat (bahkan perlu) dimanfaatkan untuk menyebabkan trafik untuk website perusahaan atau toko online.

Mengapa mesti memakai blog? Karena blog lebih dinamis dan dapat merilis update konten tanpa batasan. Berbeda dengan situs perusahaan atau toko online yang kontennya melulu mengandung informasi produk.

Dengan memanfaatkan blog untuk destinasi content marketing, Anda dapat mendatangkan pengunjung melalui keyword yang sering ditelusuri oleh calon konsumen Anda.

Misalnya, kita mempunyai toko online yang memasarkan tas. Anda dapat membuat konten blog yang sehubungan dengan tas laksana tips teknik merawat tas berbahan canvas atau tips memilih tas yang sangat cocok.

Ingat, banyak sekali calon konsumen menggali informasi produk terlebih dahulu sebelum mengerjakan pembelian. Oleh karena tersebut Anda mesti hadir di hasil penelusuran mereka. Salah satu teknik paling efektif untuk menyebabkan trafik dari organic search ialah dengan memakai blog (content marketing).

Baca juga: Pengertian Matematika

Struktur Blog

Struktur blog terdiri atas sejumlah bagian, tergantung pada tujuannya. Namun, secara umum, struktur blog terdiri dari:

  • Header. Bagian ini ialah tempat kolom navigasi berada, yang seringkali ada di unsur atas.
  • Area konten. Di sinilah tempat artikel terbaru atau sorotan (highlight) berada.
  • Sidebar. Pada lokasi ini, terdapat sejumlah informasi tambahan laksana profil media sosial author dan artikel terpopuler.
  • Footer. Terletak di unsur bawah, yang memuat informasi seperti kepandaian privasi, disclaimer, dan informasi kontak.

Manfaat dan Fungsi Blog

Manfaat dan faedah blog kebanyakan untuk blog yang dapat dikelola oleh pribadi seperti blog individu dan blog profesional. Berikut manfaat dari blog:

1. Mengasah Kemampuan Menulis

Menulis ialah keahlian urgen yang dapat dilakukan oleh siapa saja dan Anda dapat mengasah keterampilan tersebut melewati blog.

Anda bebas menulis tulisan sebanyak-banyaknya sampai keterampilan menulis kita semakin baik. Terlebih lagi blog ialah platform yang sesuai digunakan guna tema apa saja, dari traveling sampai parenting.

2. Media Publikasi untuk Siapa Saja

Selesai mencatat sebuah tulisan atau cerita, pasti Anda ingin tidak sedikit orang yang membacanya bukan? Nah, blog dapat melakukan publikasi guna Anda.

Jika mengirim artikel ke suatu media, pasti akan terdapat seleksi dan ada bisa jadi tulisan yang kita kirimkan tidak terbit. Melalui blog, Anda dapat menerbitkan artikel atau karya kita kapan saja.

3. Bukti Profesionalitas

Blog pun dapat dimanfaatkan untuk mengindikasikan profesionalitas kita di bidang tertentu. Misalnya, Anda ialah seorang profesional di bidang marketing, Anda dapat membuat blog yang mengandung tips-tips sehubungan dengan marketing.

4. Sebagai Sarana untuk Branding

Konten-konten di blog Anda dapat menjadi portofolio online yang dapat diakses siapa saja, tergolong oleh perusahaan yang bakal merekrut Anda. Apalagi rekrutmen di era digital ini tidak terbatas pada CV yang diantarkan saja, tetapi pun pada jejak digital yang kita miliki.

5. Menghasilkan Uang

Fungsi blog terakhir ialah untuk menghasilkan uang. Anda pun dapat menghasilkan duit dari blog. Terdapat sekian banyak cara guna menghasilkan uang melewati blog. Pertama, Anda dapat menggunakan Ads Google. Blog dengan trafik trafik tinggi seringkali dapat dengan gampang bekerja sama dengan layanan iklan kepunyaan Google tersebut.

Kedua, Anda dapat mendapatkan duit dari endorsement produk. Perusahaan akan hadir mengajak kerjasama endorsement dengan Anda bila Anda ialah Key Opinion Leader (KOL). KOL biasanya ialah seorang profesional di bidang tertentu yang dapat menggerakkan opini pembaca.

Ketiga, semakin tidak sedikit yang mengenal karya Anda, semakin terbuka pun peluang guna membuka jasa freelance. Anda bisa membuka jasa freelance cocok dengan kemahiran yang kita punya. Bisa desain, copywriting, ilustrasi, fotografi, atau kemahiran lain yang dibutuhkan tidak sedikit orang.

Untuk dapat menghasilkan duit dari blog, Anda butuh punya domain sendiri dan web hosting. Mengapa? Karena dengan punya domain sendiri, blog kita lebih terpercaya. Di sisi beda web hosting bermanfaat untuk menyimpan data-data blog Anda. Jadi pastikan guna beli domain dan web hosting Indonesia di perusahaan terbaik ya!

Baca juga: Pengertian Game

Perbedaan Blog dan Website

Banyak orang yang memandang dua-duanya sama. Terlebih lagi ada tidak sedikit perusahaan yang menggunakannya ketika bersamaan sampai-sampai perbedaan dua bentuk ini lumayan membingungkan. Memang kelihatannya susah untuk memisahkan kedua platform tersebut, tapi sebetulnya ada poin-poin eksklusif yang menjadikan blog dan situs berbeda.

Blog, laksana yang sudah kami sebutkan sebelumnya, mempunyai konten yang mesti terus update dan dikelola. Lebih jauh lagi, Anda mesti memakai desain yang unik untuk menculik perhatian audience dan memaksimalkan potensi. Salah satu contohnya ialah dengan menggiatkan kolom komentar sampai-sampai pengunjung situs dapat menyebutkan benak atau kritikannya.

Website, di sisi lain, ingin ‘statis’ – tidak mesti tidak jarang kali update. Saat masuk ke suatu blog, kita pasti menyaksikan bahwa kontennya tidak jarang kali baru. Hal ini bertolak belakang ketika mendatangi sebuah website, Anda bakal lihat bahwa nyaris semuanya sama dan tidak terdapat perubahan.

Di samping konten yang terus diperbarui, ada teknik lain untuk menyaksikan perbedaan blog dan website. Blog mempunyai tanggal publishing, referensi author, kategori, dan tag dalam byline. Meskipun tidak semuanya punya unsur ini, website malah tidak memilikinya sama sekali. Nah, jadi demikianlah perbedaan blog dan situs secara ringkas.

Perbedaan Blog Post dan Halaman Website

Lalu bagaimana dengan blog post dan halaman website? Kami sudah melafalkan kata ‘statis’ sebelumnya saat merujuk pada pengertian website. Kata ini pun berlaku guna halaman website.

Blog post ditulis menurut urutan artikel terbaru ke postingan sangat awal. Secara default, beranda utama ialah halaman post blog dan di sinilah Anda dapat melihat artikel terbaru.

Jika hendak tampilan yang lebih apik di mana semuanya terorganisir dengan baik serta dapat diakses melewati bar navigasi atau fitur serupa, maka usahakan pakai halaman statis, yakni halaman website.

Contoh yang sangat populer ialah toko online. Anda hendak membuat halaman situs yang memuat seluruh informasi urgen dan relevan, namun di ketika bersamaan menawarkan pilihan untuk menggali item yang diharapkan satu per satu.

Metode ini tidak dapat diterapkan dengan blog post sebab semua artikel akan ‘ditimpa’ dengan artikel baru. Pengunjung website pun mengalami kendala jika hendak mencari item yang mereka butuhkan.

Mengapa Orang-orang Membuat Blog?

Pada awalnya, jurnal online ini menjadi wadah untuk para pemakai guna mengekspresikan pendapat atau perasaan pribadi. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kegunaannya semakin berkembang dan merambah sekian banyak cabang.

Banyak perusahaan yang mulai memanfaatkannya untuk menyerahkan informasi yang up-to-date untuk klien mereka. Semakin tidak sedikit orang yang mendatangi situs Anda, brand awareness dan keyakinan terhadap perusahaan pun akan meningkat.

Interaksi adalah salah satu urusan utama yang dominan terhadap kesuksesan blog. Apabila orang-orang dapat berinteraksi dengan perusahaan dan pun brand yang diciptakan, maka feedback-nya bakal positif.

Di samping itu, tidak sedikit orang pun sudah mulai melirik layanan ini sebagai sumber pendapatan baik paruh maupun sarat waktu. Anda melulu perlu menyebutkan opini atau benak erhadap sebuah topik, lantas mendapatkan uang. Siapa, sih, yang tidak suka dengan konsep laksana ini?

Cara sangat manjur guna mendapatkan duit dari blog ialah dengan memanfaatkan layanan iklan dari pihak ketiga. Anda memperlihatkan ads (iklan) pihak ketiga (biasanya dalam format banner) yang kemudian dapat pengunjung lihat.

Jika pengunjung mengklik iklan tersebut, Anda bakal mendapatkan pendapatan yang terbilang cukup. Namun, andai Anda punya bisnis sendiri, telah lebih dari lumayan untuk memperlihatkan informasi tentang produk yang kita tawarkan.

Demikianlah penjelasan tentang Blog dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa..