Pengertian Bisnis

Posted on

Pengertian Bisnis – Kita semua sering mendengar istilah kata bisnis. Tidak jarang banyak anak muda saat ini ingin menjadi pebisnis atau sudah berkecimpung di dunia bisnis.

Meski istilah bisnis sering terdengar di mana-mana, namun tidak sedikit dari kita yang masih kurang memahami arti bisnis. Jika Anda adalah seseorang yang memiliki keinginan untuk berkecimpung dalam bisnis, sebaiknya Anda terlebih dahulu mempelajari apa sebenarnya arti bisnis.

Pengertian Bisnis

Bisnis adalah aktivitas atau kegiatan perseorangan atau organisasi yang meliputi kegiatan memproduksi, membeli, menjual, atau bahkan menukar barang atau jasa dengan tujuan untuk memperoleh laba atau keuntungan.

Dalam ekonomi kapitalis di mana sebagian besar bisnis dimiliki secara pribadi, bisnis didirikan untuk menghasilkan keuntungan dan meningkatkan kesejahteraan pemiliknya. Pemilik dan operator bisnis diberi penghargaan berdasarkan waktu, tenaga, atau modal yang mereka berikan.

Namun tidak semua perusahaan mencari keuntungan seperti ini, seperti upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau lembaga pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli

Berikut adalah pengertian bisnis menurut beberapa para ahli:

1. Dicksee

Bisnis menurut Dicksee adalah suatu bentuk kegiatan yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan yang dimanfaatkan oleh orang-orang yang berusaha untuk memiliki kepentingan pada bisnis yang bersangkutan.

Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa usaha adalah suatu bentuk usaha atau bentuk aktivitas penjualan jasa dan barang yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan bagi mereka yang ingin berbisnis secara langsung dan terus menerus.

2. Peterson dan Plowman

Bisnis menurut Peterson dan Plowman terdiri dari rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan sistem jual beli barang dan jasa yang dilakukan secara berulang. Menurut Peterson dan Ploughman, menjual barang dan jasa ini sekali saja tidaklah murah. Oleh karena itu, kegiatan yang akan didefinisikan sebagai perusahaan harus diulangi beberapa kali.

3. Prof.L.R.Dicksee

Bisnis menurut Prof.L.R.Dicksee adalah bentuk kegiatan yang dirancang untuk memberi manfaat bagi mereka yang tertarik atau mencari aktivitas bisnis ini.

4. William Spregal

Bisnis menurut William Spregal adalah kegiatan yang berkaitan dengan pembuatan dan pendistribusian barang atau jasa yang dapat digolongkan sebagai kegiatan usaha.

5. Prof.Owen

Bisnis menurut Prof.Owen adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan pendistribusian barang yang dimaksudkan untuk dijual kembali di pasar atau yang memberikan harga barang atau jasa.

6. Urwick dan Hunt

Bisnis menurut Urwick dan Hunt adalah setiap perusahaan yang memproduksi, menjual, dan menyediakan barang atau jasa yang dibutuhkan perusahaan berdasarkan kesediaannya untuk membeli atau membayar.

Baca juga: Pengertian Pemasaran

Fungsi Bisnis

Berikut adalah fungsi dari bisnis:

  • Form Utility, yaitu suatu fungsi produksi dimana suatu perusahaan memproduksi barang atau jasa yang dibutuhkan perusahaan. Misalnya perusahaan furniture, perusahaan jasa keuangan.
  • Place Utility, yaitu fungsi penjualan dimana perusahaan mendistribusikan barang atau jasa ke tempat terdekat yang dapat mereka jangkau konsumen.
  • Possessive Utility, yaitu fungsi penjualan perusahaan dimana suatu perusahaan menjual suatu produk kepada konsumen yang membutuhkannya, baik barang maupun jasa.
  • Time Utility, yaitu fungsi pergudangan dan pemasaran di perusahaan yang barangnya kurang bermanfaat pada saat ini untuk dikeluarkan nanti pada saat barang tersebut paling berguna.

Manfaat Bisnis

Berikut adalah manfaat dari bisnis:

1. Menjadi Bos untuk Diri Sendiri

Melalui bisnis, Anda dapat menjadi penentu sekaligus pemimpin dalam bisnis yang Anda kelola. Ukuran bisnis yang Anda kelola sepenuhnya bergantung pada kemampuan Anda untuk membuat keputusan dan mengelola bisnis Anda.

2. Mengatur Waktu

Jam kerja Anda untuk diri sendiri telah ditetapkan saat Anda menjalankan bisnis. Anda tidak harus terikat oleh jadwal dan jenis aturan yang berbeda untuk menjalankan bisnis Anda dengan lebih bebas.

Selain itu, Anda dapat dengan mudah mengatur waktu bersama keluarga karena bisnis yang Anda kelola dapat dilakukan di mana saja. Tentunya, apalagi jika Anda sudah memiliki karyawan, Anda bisa bersantai di rumah dengan sesekali mereview bisnis Anda, menghitung keuntungan, dan membuat berbagai macam keputusan yang perlu diambil tanpa harus meninggalkan keluarga.

3. Masa Depan Cerah

Ketika bisnis yang Anda impikan sudah berkembang, seiring dengan kegigihan dan passion Anda dalam berbisnis, Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Hal ini secara tidak langsung mengajarkan Anda untuk terus berdisiplin dan memperoleh ilmu baru yang mungkin tidak didapat di sekolah. Dengan cara ini Anda dijamin akan mendapatkan masa depan yang cerah jika aktivitas Anda sudah pada level mahir dan selalu berlangsung secara rutin.

4. Menentukan Gaji Sendiri

Bisnis juga memungkinkan Anda membayar diri anda sendiri karena Anda sudah bisa mendirikan unit bisnis sendiri, punya modal sendiri, dan akhirnya menentukan pendapatan dan penghasilan Anda.

Sekalipun perusahaan Anda besar dan Anda memiliki banyak karyawan, Anda dapat berperan dalam meningkatkan tingkat ekonomi karyawan Anda melalui sistem bagi hasil atau penggajian yang Anda terapkan.

5. Mendapat Pengakuan

Jika bisnis yang dijalankan bisa sukses dan menghasilkan banyak keuntungan serta bisa berkembang dengan baik, apalagi jika bisa memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat maka Anda juga akan mendapat pengakuan dan tanggapan positif dari masyarakat sekitar.

Baca juga: Pengertian Sampah

Tujuan Bisnis

Pada dasarnya, tujuan utama dari semua bisnis adalah mendapatkan keuntungan dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat.

Berikut beberapa tujuan dari bisnis:

  • Untuk pengiriman barang atau jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.
  • Menunjukkan prestasi dan kesuksesan.
  • Manfaatkan aktivitas komersial.
  • Menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat.
  • Untuk mencapai kebaikan pemilik faktor-faktor produksi dan masyarakat.
  • Meningkatkan kemajuan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pada umumnya.
  • Menunjukkan eksistensi perusahaan dalam jangka panjang.

Jenis-jenis Bisnis

Ada banyak jenis usaha yang dijalankan oleh para pengusaha saat ini. Secara umum bisnis dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain yaitu:

1. Bisnis Agraris

Bisnis Agraris atau agribisnis adalah jenis usaha yang kegiatan usahanya di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan.

Beberapa contoh bisnis di bidang pertanian adalah:

  • Menanam padi di sawah.
  • Perusahaan perkebunan kelapa sawit.
  • Budidaya tanaman obat atau herbal.
  • Menanam sayuran organik.
  • Dan lain sebagainya.

2. Bisnis Ekstraktif

Bisnis Ekstraktif adalah suatu jenis bisnis yang kegiatan komersialnya berupa menambang atau mengekstraksi barang mineral di dalam bumi, yang hasil produksinya merupakan bahan baku untuk diolah kembali.

Beberapa contoh bisnis di bidang pertambangan adalah:

  • Tambang emas.
  • Tambang minyak.
  • Tambang gas alam.
  • Tambang tembaga.
  • Dan lain sebagainya.

3. Bisnis Perdagangan

Bisnis Perdagangan adalah jenis bisnis komersial yang membeli produk dari produsen atau mitra lain dan kemudian menjual kembali produk eceran tersebut kepada pengguna akhir.

Jenis bisnis ini berperan sebagai perantara antara produsen dan konsumen. Beberapa contoh kegiatan di bidang komersial adalah:

  • Toko grosir.
  • Toko pakaian.
  • Toko kelontong.
  • Supermarket.
  • Dan lain sebagainya.

Baca juga: Pengertian Jaringan Komputer

4. Bisnis Jasa

Bisnis jasa adalah suatu kegiatan yang kegiatannya menciptakan dan menjual produk atau jasa tak berwujud kepada konsumen untuk mendapatkan keuntungan.

Beberapa contoh bisnis di bidang jasa adalah:

  • Jasa perawatan seperti salon.
  • Layanan pendidikan, misalnya sekolah.
  • Pelayanan kesehatan seperti rumah sakit.
  • Layanan keuangan seperti bank.
  • Layanan konsultasi seperti penasihat keuangan.
  • Jasa konstruksi bangunan.
  • Dan lain sebagainya

5. Bisnis Manufaktur

Bisnis manufaktur adalah kegiatan di bidang mengubah bahan mentah atau bahan baku menjadi bahan jadi. Pelaku ekonomi dalam produksi adalah produsen yang mengembangkan suatu produk dan menjualnya ke konsumen baik secara langsung maupun melalui perantara (distributor).

Beberapa contoh bisnis di bidang manufaktur adalah:

  • Pabrik Plastik.
  • Pabrik baja.
  • Pabrik tekstil.
  • Pabrik kertas.
  • Perusahaan furnitur.
  • Pabrik mobil.
  • Dan Lain sebagainya.

Kesimpulan

Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa bisnis adalah pekerjaan, pekerjaan, bisnis atau kegiatan komersial lainnya dimana barang atau jasa dipertukarkan untuk mendapatkan keuntungan.

Namun, keuntungan dalam bisnis tidak selalu berupa uang. Dalam bisnis, keuntungan dapat dibuat dalam bentuk lain yang diakui oleh perusahaan yang terlibat dalam kegiatan komersial, misalnya relasi.

Demikianlah artikel tentang Bisnis ini semoga bisa memberi manfaat dan menambah wawasan bagi kalian, terimakasih.