Pengertian Android

Posted on

Pengertian Android – Android kini sudah seperti keperluan pokok dan telah menguasai pasar smartphone semua dunia. Hampir seluruh orang menggunakannya mulai dari aktivtas keseharian sampai untuk bekerja. Namun masih tidak sedikit orang tidak memahami apa itu Android sebenarnya. Kali ini ruang pengetahuan akan membahas mengenai OS mulai dari pertama diciptakan sampai dapat menguasai pasar smartphone.

Tentunya beberapa dari kamu sudah tidak asing dengan kata Android. Apalagi bagi kamu yang memakai smartphone dan belakangan ini Hp Android biasanya dibicarakan tidak sedikit orang. Lalu apa itu Android? Nah kali ini akan diterangkan lebih lanjut tentang pengertian Android beserta hal-hal yang berhubungan di dalamnya.

Pengertian Android

Android adalah sebuah sistem operasi seluler yang didasarkan pada versi modifikasi dari kernel Linux dan perlengkapan sumber tersingkap lainnya. Android dirancang untuk perlengkapan seluler khususnya layar sentuh laksana smartphone dan tablet. Sistem operasi ini kesatu kali dikenalkan pada bulan September 2008, di mana Android dikembangkan oleh Open Handset Alliance yang disponsori secara komersial oleh Google.

Selain tersebut Android pun adalahperangkat lunak cuma-cuma dengan sumber terbuka, dalam artian Google mengizinkan pemakai guna mengembangkan sistem operasi tersebut. Android pun mempunyai toko software yang mempunyai nama Google Play Store. Tentunya untuk Anda yang memakai smartphone dengan sistem Android, bisa bebas mendownload software atau game yang ada pada Google Play Store.

Saat ini Android memiliki sejumlah versi yang sudah diluncurkan, mulai dari Android 1.0 sampai yang teranyar Android 11. Menariknya dalam sistem operasi ini, terdapat sejumlah versi yang memakai nama dessert sebagai penanda. Misalnya Android Cup Cake, Donut, Froyo, Jelly Bean, KitKat, Marshmallow, Oreo sampai Pie. Mungkin guna ke depannya versi Android melulu menggunakan sistem penomoran saja, laksana halnya Android 10 dan Android 11.

Sejarah Sistem Operasi Android

Di balik kesuksesan Android di masa sekarang, pasti saja sistem operasi ini mempunyai latar belakang sejarah yang barangkali masih tidak banyak pemakai yang mengetahuinya. Perkembangan sistem Android dibuka pada bulan September 2008, di mana ketika ini dilaksanakan peluncuran Android kesatu versi 1.0. Untuk memahami lebih jauh sejarah Android pada masing-masing versinya, bisa Anda lihat pada poin berikut ini.

1. Android 1.0 – 1.1

Untuk yang satu ini adalah versi kesatu dari Android, di mana saat tersebut diluncurkan pada tanggal 23 September 2008. Sebenarnya Android 1.0 dulu disebut dengan Astro, namun sebab terdapat tantangan yang terjadi ketika itu. Pihak android menyimpulkan untuk tidak memakai nama ini secara komersial. Meski demikian, versi ini pernah dicantumkan pada ponsel jenis HTC Dream.

Kemudian pada 9 Februari 2009 disusul dengan versi terbarunya yakni Android 1.1. Seperti sebelumnya, pada versi ini pun memiliki tantangan yang sama yakni hak cipta merk. Meski versi ini terlihat paling mendasar, tetapi perangkat empuk ini sudah menyertakan rangkaian software Google laksana Gmail, Maps, Kalender, YouTube, atau Android Market.

2. Android 1.5 : Cupcake

Pada Android 1.5 ini lah mula penamaan versi Android lahir, di mana ketika itu diserahkan nama Cupcake. Versi ini menyediakan tidak sedikit penyempurnaan pada antarmuka Android, tergolong Keyboard di layar utama. Namun yang urusan menonjol pada versi Cupcake ini ialah kerangka kerja guna widget software pihak ketiga dan perekaman video.

3. Android 1.6 : Donut

Versi Android 1.6 Donut diluncurkan pada 15 September 2009 ini berfokus pada sejumlah celah pada Android, misalnya keterampilan OS guna beroperasi di sekian banyak ukuran dan resolusi layar yang berbeda. Selain tersebut terdapat penambahan dalam segi UI yang lebih user friendly.

4. Android 2.0 – 2.1 : Eclair

Setelah sejumlah minggu semenjak peluncuran Android Donut, Android 2.0 diluncurkan dengan nama Eclair. Pada versi ini terdapat peningkatan navigasi belokan demi belokan dengan petunjuk suara dan info kemudian lintas real – time, atau barangkali sekarang dinamakan dengan Google Maps. Di samping Navigasi, Eclair pun menghadirkan wallpaper animasi ke Android serta faedah Speech to text.

5. Android 2.2 : Froyo

Sekitar empat bulan selesai saat Android 2.1, Google menghadirkan langsung Android 2.2 dengan inisial nama Froyo. Android Froyo menghadirkan sejumlah fitur menarik, contohnya penambahan fitur Voice Actions. Di mana Anda bisa melakukan faedah dasar laksana mendapatkan tuntunan arah dan membuat daftar dengan mengetuk ikon lalu menyampaikan perintah.

Baca juga: Pengertian AMDAL

6. Android 2.3 : Gingerbread

Android Gingerbread rilis pada tanggal 6 Desember 2010. Pembaruan kali ini sedikit bertolak belakang dengan sebelumnya, di mana ada fitur sokongan format video dan pun adanya kamera depan.

7. Android 3.0 – 3.2 : Honeycomb

Android 3.0 dengan nama Honeycomb muncul pada mula tahun 2011, perilisan versi ini diutamakan untuk tablet. Bagi pembaruan pada versi 3.1 dan 3.2 berikutnya masih tetap sama menjadi entitas tablet ekslusif. Menariknya dalam versi Honeycomb ini, mengenalkan UI yang dirancang secara mengharukan untuk Android. Yaitu mempunyai desain “holografik” yang mencerminkan kesan luar antariksa dan menekankan pemakaian ruang layar guna tablet secara maksimal.

8. Android 4.0 : Ice Cream Sandwich

Pada 19 Oktober 2011, Android 4.0 dengan nama Ice Cream Sandwich diluncurkan. Pada versi ini ada penyempurnaan konsep visual yang diperkenalkan pada Honeycomb sebelumnya. Meski demikian ICS menghilangkan mayoritas tampilan “holografik” tetapi tetap memakai warna biru sebagai sorotan di semua sistem. Di samping itu, ICS juga muncul dengan fitur penghapusan notifikasi dan software terbaru.

9. Android 4.1 – 4.3 : Jelly Bean

Android menerbitkan versi Jelly Bean pada tahun 2012. Versi ini telah mengenalkan fitur Google Now, di mana bermanfaat untuk sekian banyak keperluan secara cepat (voice assitant). Di samping itu, Jelly Bean pun menempakan widget di layar kunci Anda.

10. Android 4.4 : KitKat

13 Oktober 2013, Android versi KitKat dikenalkan dengan membawa peningkatan dari versi sebelumnya. Yaitu dalam urusan user experience, dengan memperlihatkan bilah kedudukan yang transparan dan tampilan yang lebih kontemporer.

11. Android 5.0 : Lollipop

Android Lollipop rilis pada 12 November 2014 dengan adanya evolusi pada User Interface yang dibekali Material Design. Bahkan konsep UI ini membawa tampilan baru yang meluas di seluruh versi Android, aplikasi, sampai produk Google lainnya. Perubahan yang sangat menonjol pada versi ini ialah adanya kontrol suara melewati perintah “OK, Google” dan mode prioritas guna manajemen pengumuman yang lebih baik.

12. Android 6.0 : Marshmallow

Lain halnya dengan versi Marshmallow yang dikenalkan pada 5 Oktober 2015. Di mana pada versi ini menghadirkan sejumlah fitur terbaru, yakni fitur penelusuran layar “Now On Tap”, perizinan aplikasi, sokongan sidik jari dan USB-C.

13. Android 7.0 : Nougat

Di tahun 2016, Google merilis Android Nougat bersamaan dengan produk Google “Pixel”. Pada versi ini terdapat evolusi yang lumayan besar, contohnya tersedia fitur Multi Window, Penghemat Data, Pintasan Aplikasi, dan yang sangat penting ialah Google Asisten.

14. Android 8.0 : Oreo

Android 8.0 Oreo rilis pada 21 Agustus 2017, di mana terdapat sokongan fitur multi-tasking, mode gambar, pilihan nonaktifkan pemberitahuan, dan pun peringatan notifikasi. User Interface yang dipakai pun dimodernisasi supaya lebih rapi, segar dan pastinya mempermudah pemakai dalam mengakses aplikasi.

15. Android 9.0 : Pie

6 Agustus 2018, Google merilis Android 9.0 dengan nama Pie. Dibanding sebelumnya, versi ini menghadirkan tidak sedikit fitur di dalamnya. Salah satu di antaranya ialah sistem navigasi gerakan/ tombol hybrid dan beranda multi-fungsi. Di samping itu, Pie pun menyertakan sejumlah fitur produktivitas laksana sistem yang lebih modern untuk manajemen daya, kecerahan layar, penghemat baterai android, dan pun peningkatan privasi serta keamanan.

16. Android 10.0

Kemudian untuk Android versi 10 ini tidak lagi memakai penamaan laksana yang dilaksanakan sebelumnya. Perubahan yang gampang kelihatan pada versi ini ialah menghadirkan antarmuka yang sepenuhnya diatur ulang. Di lanjutkan dengan perbaikan lainnya pada versi sebelumnya, laksana perizinan software yang diperbarui. Apalagi pada versi ini menyertakan tema gelap di semua sistem.

17. Android 11.0

Android 11 adalah versi teranyar dari Android yang dikenalkan pada bulan September 2020. Terdapat tidak sedikit sekali evolusi pada versi ini, mulai dari penambahan privasi dari versi sebelumnya dan lainnya. Misalnya seperti keterampilan pemakai menyerahkan izin tertentu pada aplikasi, membatasi software untuk berinteraksi dengan penyimpanan lokal, penyempurnaan notifikasi, mengenalkan pemutar media baru untuk software pemutaran video atau audio dalam satu ruang, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Pengertian Qada dan Qadar

Kelebihan dan Kekurangan Android

Jika disaksikan dari kesuksesan Android ketika ini, pasti saja urusan itu tidak lepas dari keunggulan dan kelemahan dari layanan yang diberikan. Mengingat Android dapat menyediakan berbagai fitur untuk pemakainya supaya nyaman, aman serta efisien. Meski demikian, bukan berarti sistem Android ini tidak mempunyai kekurangan. Berikut keunggulan dan kelemahan yang dipunyai Android.

1. Kelebihan

  • Mendukung Aplikasi pihak ketiga. Dengan Android, kita tidak melulu dapat mengunduh software melalui Google Play Store saja. Melainkan Anda pun dapat unduh melalui sekian banyak situs web lain. Dengan daftar Anda melulu perlu mengotorisasi software untuk diunduh.
  • Notifikasi. Semua pengumuman aplikasi, pesan, email atau baterai lemah sekali juga akan diperlihatkan melalui jendela layar.
  • Hotspot seluler. Dengan fitur Hotspot ini, pemakai bisa bebas guna berbagi jaringan internet dengan perlengkapan lain atau PC.
  • Upgrade memori. Tidak laksana produk dari Apple, Android menghadirkan pilihan untuk pemakai yang hendak menambah memori. Hal ini bertujuan agar pemakai bisa menyimpan lebih tidak sedikit file pada smartphone.
  • Layar lipat. Pada versi Android 10 yang teranyar ini, menyokong perangkat yang bisa dilipat.
  • Open Source. Di bawah naungan Apache, sistem Android ini menyerahkan akses ke kode inti untuk developer maupun perusahaan.
  • Cloud Storage. Dengan akun Google pemakai bisa menyinkronkan dibanyak perangkat, laksana halnya Gmail dan produk Google lainnya. Google Drive menyerahkan penyimpanan Gratis guna pemakai sebesar 15 GB untuk masing-masing akunnya.
  • Pulih dan cadangkan Aplikasi. Adanya fitur ini pada Android, pemakai dapat mencadangkan atau mencairkan datanya. Baik berupa aplikasi, file atau juga yang lainnya.

2. Kekurangan

  • Aplikasi berlangsung di latar belakang. Untuk Anda yang masih memakai Android versi lama, pasti akan menikmati hal tersebut. Mengingat beberapa besar software selalu berlangsung di latar belakang. Hal ini dapat menguras baterai smartphone Anda.
  • Perlindungan virus. Android tidak baik dalam mengerjakan perlindungan dari serangan virus. Untuk tersebut supaya kita data lebih aman, kita unduh dan pasang software antivirus.
  • Iklan pada Aplikasi. Kita tahu bila tidak sedikit sekali software Android yang cuma-cuma selalu memperlihatkan iklan. Tentu saja urusan ini paling menjengkelkan untuk pemakai. Terlebih bila hendak menghilangkan iklan, pemakai diwajibkan membeli lisensinya.
  • Membutuhkan akun Google. Jika pemakai hendak menginstal software dari Google Play Store, pasti saja urusan yang dibutuhkan ialah Akun Google. Pengguna mesti menciptakan akun Google untuk memakai produk Google lainnya.

Perkembangan Android Terkini

Android ketika ini tidak sedikit sekali digunakan sekian banyak pihak karena sekian banyak alasan. Yang kesatu, ia mempunyai harga yang paling terjangkau dikomparasikan Anda mesti menemukan iPhone dengan sistem operasi iOS miliknya sendiri. Terlebih lagi ketika ini Apple belum berencana guna merilis iPhone dan pun iPad dalam versi yang lebih murah.

Bahkan, sudah tidak sedikit Android ketika ini yang dapat didapatkan dengan harga terjangkau. Tentu saja harga yang terjangkau tidak sedikit diminati oleh sekian banyak kalangan masyarakat di Indonesia dan pun di India. Perlu kita ketahui, iPhone tidak bisa merajai pangsa pasar smartphone di Indonesia dan India sebab Android merajai pemakaian ponsel pintar di kedua negara tersebut.

Pesaing yang digadang-gadang dapat mengalahkan Android laksana Windows 10 Mobile, Ubuntu Touch dan pun Firefox ternyata pun belum dapat menjadi pesaing Android. Maka dari itu, tidak heran bilamana pemakai smartphone berbasis Android semakin merajalela di Indonesia.

Pada Juli 2006 berkolaborasi dengan Google menjadikan Android lebih tenar dan lebih tidak sedikit digunakan oleh pemakai di sekian banyak belahan dunia. Fiturnya yang gampang untuk dipakai memungkinkannya meningkatkan penggemar dan pemakai lagi.

Seperti aplikasi lainnya, Android sendiri pun memiliki sekian banyak macam nomor versi dan perkembangan. Google menyerahkan nama julukan untuk masing-masing versi teranyar Android. Nama julukan tersebut dipungut dari nama makanan penutup, urusan itu bukanlah urusan yang mengherankan bagi kita pemakai setia Google dan pun Android.

Baca juga: Pengertian Domain

Android di Berbagai Merk dan Perkembangannya

Kelebihan dari Android ialah, perusahaan pihak ketiga laksana samsung, xiaomi, ataupun asus dapat mengolah aspek Android secara borongan atau sebagian. Terdapat dua fitur yang dapat diolah oleh perusahaan.

Fitur kesatu yang dapat diolah oleh perusahaan produsen smartphone ialah desain antarmuka Android. Terdapat tidak sedikit cara yang dapat dipakai untuk mengolah tampilan Android tersebut sendiri dan salah satunya ialah Launcher.

Launcher memungkinkan evolusi tampilan pada unsur depan laksana beranda, ikon aplikasi, tampilan notifikasi dan sekian banyak tampilan pada smartphone lainnya. Dengan begitu, masing-masing smartphone yang diluncurkan perusahaan tertentu mempunyai tampilan khas-nya sendiri yang tentunya bertolak belakang dari tampilan khas merk smartphone lainnya. Jangan khawatir sebab sebagian besar tampilan ponsel Android gampang untuk dipelajari dan dioperasikan.

Poin kedua yang dapat diolah dari Android merupakan fitur atau software tambahan di dalamnya. Perusahaan produsen smartphone dapat meningkatkan aplikasi-aplikasi ekstra pada smartphone yang mereka rilis. Bahkan sejumlah merupakan software tanam yang tidak bisa di-uninstall oleh pemakainya. Sama laksana pada poin kesatu, fitur ekstra yang diserahkan tersebut adalahkhas yang dipunyai masing-masing perusahaan.

Ada satu urusan yang butuh Anda simaklah sebelum melakukan pembelian ponsel Android yakni dengan mengecek terlebih dahulu fitur – fitur ekstra apa saja yang terdapat pada ponsel tersebut. Karena, fitur ekstra yang terlalu tidak sedikit dapat meminimalisir performa smartphone berbasis Android tersebut sendiri. Pastikan fitur ekstra tersebut tidak memakan terlalu tidak sedikit RAM terdapat ada pada ponsel Anda.

Setelah memahami informasi lebih dalam tentang Android, apakah Anda telah memiliki bayang-bayang tertentu bakal model Android yang bakal Anda pilih? Sesuaikanlah jenis Android kita dengan keperluan yang kita inginkan. Pastikan pun Anda melakukan pembelian ponsel Android pada perusahaan dengan reputasi dan pun review pelanggan yang baik supaya mendapatkan ponsel dengan kualitas terbaik. Bagaimana juga juga, Android sudah menjadi di antara hal yang tentunya Anda butuhkan pada pekerjaan sehari-hari.

Kesimpulan

Android adalah sistem operasi seluler yang mempunyai sifat open source, di mana tidak sedikit sekali pemakai yang berkontribusi di dalamnya tergolong Google. Sistem Android mulai dikenalkan pada tanggal 23 September 2008 dengan versi Android 1.0.

Sebelum versi Android 10 dan 11 diluncurkan, Google menyerahkan penamaan pada masing-masing versinya. Mulai dari Android Cupcake, Donut, KitKat sampai yang terakhir ialah Android Pie. Pada masing-masing versi Android yang diluncurkan ini, pasti saja memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Baik dari sisi kenyamanan, kecepatan maupun ketenteraman sistem.

Demikianlah penjelasan tentang Android dari RuangPengetahuan.Co.Id semoga bermanfaat dan menambah wawasan kalian, sampai jumpa …